30 Hari Dalam Cinta-Nya: Antologi Suka Duka Pengalaman Berpuasa di Negara Non Muslim

30 Hari Dalam Cinta-Nya: Antologi Suka Duka Pengalaman Berpuasa di Negara Non Muslim

30 HaRI DALAM CINTA-NYA

Meski buku antologi ini diterbitkan dan beredar di Taiwan, namun semua penulisnya dipastikan adalah warga negara Indonesia. Malah, dari 24 orang penulis 28 karya yang terangkum dalam 3o Hari Dalam Cinta-Nya ini hanya sebanyak 8 orang. Karena penulis lainnya tersebar di Hong Kong sebanyak 6 orang, dan sisanya berada di negara Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, Belanda, Finlandia dan Jerman.

12834774_10205726771914107_1683287907_n

Antologi yang sangat inspiratif ini menceritakan kisah perjuangan serta pengalaman menjalani bulan suci Ramadhan di berbagai penjuru dunia. Satu hal yang tidak banyak diketahui masyarakat umum. Lewat buku ini, pembaca diajak mendalami secara lebih jauh warna Ramadhan di berbagai belahan dunia.

Antologi 30 Hari Dalam Cinta-Nya dikemas menarik untuk versi Taiwan, setelah sebelumnya sempat terbit di Hong Kong untuk pertama kalinya.

Dua puluh delapan karya dari 24 orang penulis yang tinggal di berbagai negara terdiri dari berbagai latar belakang mulai pelajar, ibu rumah tangga sampai buruh migran ikut hadir menyuguhkan kisah inspiratif, menyentuh, menggugah dan membukakan mata hati pembaca betapa sesungguhnya banyak pelajaran hidup yang bisa diambil dari kisah mereka.

Tidak mudah untuk menjalankan kewajiban dalam situasi dan kondisi yang jauh berbeda dengan keadaan pada saat penulis berada di Indonesia. Demi metaih kasih-Nya, perjuangan pun dilakukan. Menyadarkan kita untuk selalu mensyukuri betapa lebih beruntungnya kita, dibanding kesulitan yang mereka hadapi.

12226393_10205726769674051_1999188779_n (1)

Karena memiliki tema dan latar kepenulisan yang cukup unik serta beragam, menjadikan buku ini banyak diminati dan dipastikan menjadi penyemarak Ramadhan setiap tahunnya. Disamping menggiatkan kembali gerakan membaca dan menulis, diterbitkannya buku ini juga bermaksud sebagai sarana penghubung dalam menyampaikan suka duka liku-liku perjuangan menegakkan kewajiban hamba atas perintah Sang Pencipta.

Secara tidak langsung buku ini juga mengangkat kredibilitas buruh migran yang menempati posisi hampir dua per tiga dari keseluruhan kisah.

Comments

  1. menarik banget bukunya, jadi penasaran ..

    • Limit edition, Mbak…
      stoknya banyak di Taiwan
      hehehe… berat di ongkir mau bawa ke sini banyak-banyak πŸ™‚

  2. Penasaran sama bukunya, kayaknya bagus nih kumpulan-kumpulan tulisannya.

    • Terimakasih Mbak… Insya Allah kedepannya saya publish tulisan saya yang masuk di antologi ini ya πŸ™‚

  3. Haloo, mba
    penasaran dengan buku ini. Jadi teryatik untuk membaca. Kadang kalau kita mengeluh, kayaknya harus membaca pengalaman muslimah yang kesulitan yaa …

    • Halo juga Mbak…
      iya benar, dengan membaca kisah mereka yang kesulitan, sepertinya kita harus banyak bersyukur karena ternyata lebih baik dibanding pengalaman mereka…

  4. boleh juga nih buku , keren nih

Speak Your Mind

*