Aksi Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali (Sabang Merauke)

Aksi Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali (Sabang Merauke)

SabangMerauke, atau kependekan dari Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali adalah program pertukaran pelajar antar daerah di Indonesia, dengan tujuan membuka cakrawala anak-anak Indonesia untuk memahami pentingnya pendidikan bagi masa depan mereka dan menanamkan nilai kebhinekaan, sehingga mereka dapat memahami, menghargaiserta menerima keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

IMG00663-20150124-1444

Terus terang saya baru mendengar program SabangMerauke ini. Rasa penasaran membuat saya dan suami menyempatkan diri untuk ikut pertemuan SabangMerauke yang diselenggarakan hari Sabtu, 24 Januari 2015 pukul 14.00 sampai selesai bertempat di XL Xplor, lantai 4 Senayan City, Jakarta.

Di sana, kami bertemu dengan komunitas-komunitas lain. Selain jadi tahu apa itu SabangMerauke, kami juga berdiskusi dan menyampaikan beberapa ide masukan untuk pertukaran pelajar #Batch3 yang akan berlangsung sekitar bulan Juli 2015 nanti.

Lokasi Acara

Lokasi Acara

Tahukah bahwa tidak setiap anak Indonesia merasakan bagaimana senangnya tinggal dan hidup di kota? Sekian juta anak Indonesia terpaksa harus menghabiskan masa kecilnya dengan bekerja membantu orang tua, atau bahkan bekerja demi menghidupi keluarga serta dirinya sendiri.

Jika ada anak yang mampu bersekolahpun, mereka hanya mempunyai kesempatan yang kecil untuk bisa berkunjung ke ibu kota, menikmati sejenak kehidupan serta kecanggihan berbagai teknologinya, hal yang mungkin masih mereka sulit temukan di desa tempat mereka tinggal.

IMG00650-20150124-1428

Melalui aksi yang dilakukan SabangMerauke, anak-anak dari berbagai daerah akan diajak untuk meluangkan waktu libur sekolah selama 2 minggu untuk tinggal di daerah lain, khususnya daerah ibu kota dan sekitarnya (Jabodetabek). Selama masa pertukaran, anak-anak ini akan tinggal bersama keluarga angkat yang memiliki nilai-nilai luhur dan pencapaian kehidupan yang baik sehingga bisa menjadi panutan nyata dalam kehidupan anak-anak tersebut.

IMG00654-20150124-1438

SabangMerauke merangkul mereka, anak-anak usia SMP untuk bisa berkesempatan merasakan tinggal di kota dengan segala kenyamanan dan fasilitasnya selama beberapa minggu. SabangMerauke menggarisbawahi pentingnya menjaga anak-anak ini (yang selanjutnya disebut ASM/Anak SabangMerauke) untuk terus memegang teguh prinsip-prinsip kebaikan yang telah ditanamkan akar budayanya dan memaknai pengalamannya setelah acara SabangMerauke berlangsung dijalaninya.

Setelah ASM kembali ke daerahnya diharapkan mereka dapat menjadi jendela kemajuan bagi teman-temannya dan diharapkan menjadi duta perdamaian di daerahnya masing-masing.

IMG00677-20150124-1453

Siapa saja peserta SabangMerauke ini? Adalah sebanyak 15 orang anak usia pelajar SMP/sederajat sebagai subjek kegiatan pertukaran SabangMerauke selama dua minggu. Untuk terjaring menjadi peserta SabangMerauke, peserta harus lolos seleksi yang diselenggarakan di daerah masing-masing.

Dan tahukah kalau kita juga bisa ikut berkontribusi dalam menyukseskan acara SabangMerauke tersebut?

Seperti apa jelas kontribusinya? Kita, bisa ikut menjadi relawan, dan atau Famili SabangMerauke. Relawan SabangMerauke diperlukan sebanyak 30 orang. Tugasnya untuk mendampingi para ASM nanti selama mengikuti program pertukaran SabangMerauke. Setiap satu orang ASM, akan didampingi oleh dua orang Kakak Relawan SabangMerauke. Kemungkina Kakak pendamping bisa bergantian. Syarat utamanya, menjadi Kakak Sabang Merauke, adalah mahasiswa atau mahasiswi.

Blogger sedang mewawancarai ketua SabangMerauke

Blogger sedang mewawancarai ketua SabangMerauke

Adapun Famili SabangMerauke (FSM) adalah 15 keluarga angkat yang akan ditempati oleh ASM selama program SabangMerauke berlangsung. Kandidat FSM tentu saja harus memenuhi syarat tertentu. Diantaranya berasal dari keluarga cukup, mapan, mempunyai nilai sosial hidup yang luhur dan mampu mengedepankan toleransi terhadap berbagai perbedaan.

Pada acara diskusi, saya dan suami, selaku peserta yang datang dengan membawa bendera komunitas blogger, khususnya dari Blogger Reporter Indonesia (BRID) tentu saja menyampaikan beberapa ide serta saran yang berkaitan dengan dunia blog dan reporter. Kami menyarankan, saat berlangsung pertukaran ASM nanti, setiap hari, ASM diperkenalkan kepada dunia blog. Jadi mereka bisa menceritakan pengalamannya setelah beraktivitas seharian dalam dunia blog, yang bisa dibaca semua orang. Selain untuk melatih mereka, itu juga sebagai bukti dan kenangan jika kelak mereka sudah kembali ke daerah masing-masing.

peserta dari berbagai komunitas sedang berdiskusi

peserta dari berbagai komunitas sedang berdiskusi

IMG00686-20150124-1526

Berbagai sudut XL Xplor ditempati para peserta diskusi

Berbagai sudut XL Xplor ditempati para peserta diskusi

Sebaliknya, dari pihak SabangMerauke, mereka menerima dengan antusias ide dari kami para blogger tersebut. Bahkan, mereka berencana akan mengundang blogger, minimal satu orang untuk satu hari kegiatan SabangMerauke untuk ikut berinteraksi sekaligus mereportasekan acara-acara yang diagendakan SabangMerauke #Batch3 ini.

Oya, peserta ASM itu datang dari seluruh penjuru tanah air lho, kecuali dari daerah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Kenapa anak dari Jabodetabek tidak diperkenankan ikut program SabangMerauke ini? Karena anak-anak di Jabodetabek tentunya tidak akan asing dengan kondisi serta lingkungan yang jadi lokasi SabangMerauke nanti. Selin itu bisa saja jika selama program SabangMerauke, si ASM jenuh, atau bosan dan tidak kerasan tinggal di FSM, lalu “kabur” pulang sendiri. 🙂

IMG00653-20150124-1435

Tertarik dengan kegiatan SabangMerauke ini? Yuk cari lebih banyak informasinya di
website : sabangmerauke.org
email : sabang.merauke@outlook.com
twitter : sabangmeraukeID
facebook : Sabang Merauke

IMG00645-20150124-1421

IMG00648-20150124-1423

IMG00657-20150124-1441

IMG00671-20150124-1448

Comments

  1. Virgorini says:

    Mantap, keren abis Mak, jadi pengen mantau terus perkembangan ASM selanjutnya.

Speak Your Mind

*