Bagaimana Suasana Panen Padi Saat Equinox?

Bagaimana Suasana Panen Padi Saat Equinox?

1458752291717

Sawah Tengah, Pagelaran. Tampak Mesjid Nurussaadah, Mesjid Kevamatan Pagelaran, Kab. Cianjur

Sawah Tengah, Pagelaran. Tampak Mesjid Nurussaadah, Mesjid Kevamatan Pagelaran, Kab. Cianjur

Alhamdulillah, meski tidak punya lahan sawah masih bisa menyaksikan panen padi depan rumah. Kegiatan memanen ini jadi tontonan, padahal di kampung yang pastinya tidak asing lagi dengan yang namanya memotong padi, ya? Tidak terbayangkan jika ini terjadi di kota. Mungkin antusiasnya akan jauh lebih berlebihan kali nih. Panen tetap dilakukan meski bertepatan dengan equinox dan sebagian padi masih hijau.

Kok bisa? Apa itu equinox dan kenapa tidak menunggu padi semua menguning untuk memanen secara maksimal?

Bagian padi masih ada yang hijau, belum matang sempurna

Bagian padi masih ada yang hijau, belum matang sempurna

Hama, begitu banyak dan karena itu panen lebih awal...

Hama, begitu banyak dan karena itu panen lebih awal…

Fenomena equinox, mungkin istilah itu yang membuat orang kampung jadi merasa harus melihat pelaksanaan panen. Sebab seperti pemberitaan yang meluas fenomena ini disebut akan meningkatkan suhu yang cukup signifikan sampai dengan 40 derajat celcius. Karenanya pada saat fenomena equinox terjadi warga dihimbau tidak keluar. Tuh kan, yang bikin unik dan mau menuliskannya tuh ya disini. Dilarang keluar, ini malah sengaja manen padi, dijadikan tontonan warga pula. #tepukjidatsendiri

Nyari-nyari informasi di internet sambil ngasuh anak ikut nonton yang panen, akhirnya ketemu juga. Menurut Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dr. Yunus S Swarinoto menjelaskan, fenomena equinox adalah salah satu fenomena astronomi saat matahari melintasi garis khatulistiwa.

Fenomena ini secara periodik berlangsung 2 kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September. Begitu jelasnya. Saat equinox terjadi, matahari berada di khatulistiwa. Sehingga matahari benar-benar berada di atas kepala pada siang hari.

Dikutip dari portal media online, saat fenomena equinox berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis di bagian utara maupun selatan. Hal ini mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis, dari rata-rata suhu maksimal di Indonesia bisa naik hingga 32-36 derajat celcius.

Wah, pantas beberapa hari kemarin gerah gak ketulungan yak… Meski gak nyampe 40 derajat seperti berita yang beredar, tapi terasa panas dan gerahnya memang tidak biasa.

Depan Kantor PLN Pagelaran, sekaligus depan rumah. Depan kantor dan depan rumah sawah?? Sudah kekinian belum ya?

Depan Kantor PLN Pagelaran, sekaligus depan rumah. Depan kantor dan depan rumah sawah?? Sudah kekinian belum ya?

Juragan sawah depan rumah sepertinya tidak memperdulikan imbauan fenomena equinox ini. Justru merasa bakal untung karena yang buburuh dibuat (buruh panen) akan berkurang. Tapi buktinya, justru malah banyak yang nonton!hihi… Untung aja gak pakai karcis alias gratis.

Nyimak berita di tv juga kalau kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia cenderung kering. Malah Sumatera bagian utara mulai memasuki musim kemarau. Sementara di Bandung ini masih berenang dalam kubangan banjir. Dengan ketidakbiasaan musim/iklim sebaiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.

Angkut!

Angkut!

Ada yang menyarankan warga untuk berdiam di dalam rumah pada pukul 12.00 – 15.00 WIB pada saat equinox karena dapat menyebabkan dehidrasi dan heat stroke. Warga bahkan disarankan untuk meletakkan baskom yang diisi air di ruang tamu untuk menjaga kelembaban udara. Selain itu disarankan pula memasang lilin di luar rumah untuk mendeteksi tingkat panas apakah sampai membuatnya meleleh. Equinox pada tahun ini katanya berbeda karena terkena dampak El Nino.

Yang jelas kini baru kepikiran tidak perlu khawatir karena matahari melintas itu hal yang biasa dan tak ada perubahan. Justru pada saat equinox ini, lama siang sama dengan malam. Dan buktinya dampak yang ditimbulkan oleh equinox tidak separah yang dijelaskan dalam pemberitaan yang meluas.

Pas equinox katanya suhu bisa sampai 40 derajat. Yang ada di Pagelaran, mataharinya saja tidak muncul. Anak-anak malah asyik nonton yang panen :)

Pas equinox katanya suhu bisa sampai 40 derajat. Yang ada di Pagelaran, mataharinya saja tidak muncul. Anak-anak malah asyik nonton yang panen 🙂

Dan panen pun berlangsung. Mulai dari mengarit padi, mengumpulkannya sesuai masing-masing pendapatan para kuli, lalu menggebuknya supaya bulir padi jatuh dari pohonnya. Anak-anak tak kalah ramai memunguti jerami dan membuat terompet buatan alakadarnya menggunakan batang padi.

tanah sawah becek, siap jadi lahan bermain warga kampung...

tanah sawah becek, siap jadi lahan bermain warga kampung…

Setelah semua proses ngahebuk selesai, jaringan bulir padi atau gabah diangkut ke tempat si empunya sawah. Setiap 10 liter/rantang gabah, kuli mendapat satu liter sebagai upah. Demikian seterusnya.

Setor hasil panen, foto: Devy

Setor hasil panen, foto: Devy

Hingga tiba saatnya menjemur, warga yang memiliki hewan peliharaan seperti ayam siap-siap saja kalau ayamnya sewaktu-waktu kena sambut yang menjemur padi, gara-gara sang ayam tanpa permisi nyolong gabah. Yah, namanya juga ayam… Lagian kalau permisi dulu mah bukan nyolong atuh ya? #tepukjidatlagisendiri

Bolak balik terusss... Foto: Devy

Bolak balik terusss… Foto: Devy

Begitulah hingga gabah mengering, padi yang terkumpul itu bisa disimpan sebagai cadangan makanan hingga musim selanjutnya, atau bisa dijual kepada bandar.

Ngiler setiap panen hasilnya berkarung-karung... Photo: Devy

Ngiler setiap panen hasilnya berkarung-karung… Photo: Devy

Itu bagi yang punya lahan sawah. Bagaimana dengan yang tidak punya sawah kaya saya? Cadangan makannya cukup sediain duit saja. Maksudnya ya beli beras pake duit kan? Dimana belinya? Yang jelas bukan di toko matrial, cieen… Beli berasnya kalau aku di Pak RT. Beli beras raskin yang murah itu lho! 😊

20160322_080416
20160322_080658
20160322_080659
20160322_080701

Proses "ngagebug" ada cara lain yaitu ngirik, menggilas dengan kaki. Tujuannya sama, supaya bulir padi jatuh dari tangkainya

Proses “ngagebug” ada cara lain yaitu ngirik, menggilas dengan kaki. Tujuannya sama, supaya bulir padi jatuh dari tangkainya

Comments

  1. kayaknya saya bakal sama juga, keluar untuk nonton 😀
    Meski equinox, Alhamdulillah di tempat saya hujan cukup sering hadir Teh

  2. Alhamdulillah meskipun lagi musim hujan masih bisa panen ya mbak dengan hasil yang tak mengeewakan

  3. Alhamdulillah meskipun lagi musim hujan masih bisa panen ya mbak dengan hasil yang mem

  4. Oooo pantes beberapa hari terakhir gerah banget, padahal hujan juga sih tapi tetep aja gerah.
    Alasan dipanen saat equinox saya masih bingung, apa krn kebetulan aja udah waktunya dipanen? Atau sengaja emang biar cepet dikeringkan krn suhunya pas? malah banyak nanya :))

    • Kebetulan aja waktunya pas, Mbak. Kami memanen lebih dahulu meski masih hijau sebagian, karena hujan terus, padi “jatuh” sehingga bila terus menerus bisa rugi. Selain itu hama juga mulai berdatangan. jadi meski masih hijau, tetap dipanen, dan waktunya pas sama fenomena equinox yang diberitakan di TV itu 🙂

  5. Foto-foto yang langka buat saya. Berguna sekali nanti akan saya tunjukkan ke anak saya tentang panen padi ini. Di Bekasi nggak pernah lihat panen padi, mak! Dan saya taunya Equinox itu merek alat-alat rumah tangga… heheheh…TFS yaaa

    • Wah, kalau tahu gitu akan saya upload lebih banyak lagi, termasuk masa menebar benih, menanam, pengurusan hingga panen ini ya Mbak 🙂

      Terimakasih, semoga bermanfaat 🙂
      salam dari sawah 🙂

  6. mampir ke blog ini dan baca2 artikelnya, termasuk ttg panen saat equinox ini bikin nambah pengetahuan deh…, makasih banyak yaa mba Oktiii..

    • Makasih kembali Mbak Zata…
      dari kampung tidak ada yang bisa diangkat sebagai bahan tulisan, disini tidak ada even, hehehe! Selain kegiatan dan kondisi sehari-hari dari kampung saja 🙂

Speak Your Mind

*