Bangsa ASEAN Satu Nenek Moyang

Bumi penuh. Penyebaran penduduk dunia begitu pesat. Beberapa Negara berpenduduk padat seperti Cina dan Jepang memberlakukan aturan kelahiran kepada warga negaranya. Hal itu bertujuan untuk menekan laju penduduk yang sangat tidak berimbang dengan kondisi Negara serta kesejahteraannya.

Jangan kaget bila saat berjalan-jalan di Singapura, selain logat Inggris Singaporean, tiba-tiba terdengar juga logat Jawa yang sangat medok di telinga. Begitu juga saat melancong ke Malaysia. Kok banyak dijumpai kesenian daerah yang mirip dengan kesenian daerah kita di kampung?

Semua itu karena bangsa-bangsa di Asia Tenggara berasal dari rumpun yang sama, Melayu Austronesia. Setiap orang pergi merantau ke daerah lain, dia membawa adat serta kebiasaannya. Di tempat baru dia bermukim, adat serta kebiasaannya itu kembali dilakukan dan lambat laun, besar maupun kecil pengaruhnya ikut berperan dalam terciptanya kebiasaan serta kebudayaan baru dimana dia tinggal.

Bukan suatu hal yang mustahil jika relief Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah ada kemiripan dengan Candi Angkor Wat, yang berada di Kamboja. Kemungkinan terjadi arus perpindahan penduduk, atau perkembangan adat istiadat serta kebudayaan termasuk penyebaran agama. Pola kehidupan sehari-hari, tata kenegaraan, dan proses penyembahan atau ritual dalam keagamaan jelas mereka gambarkan pada relief bangunan suci yang mereka agungkan.

Relief yang ada pada Candi Borobudur yang dibangun tiga abad lebih dulu adalah pola hidup yang dibawa oleh para penduduk yang berimigrasi dan diterapkan di tempat mukimnya yang baru. Pantas saja jika kebiasaan adat istiadat yang tergambar pada relief Candi Borobudur mirip dan atau ikut mempengaruhi adat serta budaya penyembahan masyarakat Kamboja khususnya yang beragama sama karena pada dasarnya, adat istiadat serta kebudayaan mereka berasal dari satu sumber yang sama.

Persamaan beberapa kata baik secara arti maupun pelafalan/pengucapan di beberapa Negara seperti bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu maupun bahasa Tagalog di wilayah Asia Tenggara juga menandakan kalau pada awalnya bangsa-bangsa di ASEAN itu adalah satu rumpun satu nenek moyang.

#days2

Speak Your Mind

*