Bincang Bareng Bupati Malinau, Dr. Yansen TP.

Bincang Bareng Bupati Malinau, Dr. Yansen TP.

Dok. Pribadi

Dok. Pribadi

Meski lelah pulang dari Bandung, Sabtu 8 November 2014, subuhnya kami satu keluarga kecil kembali mengendarai sepeda motor menuju Jakarta, demi bisa ikut acara Kompasiana Tokoh Bicara bersama DR. Yansen TP yang tiada lain Bupati Kabupaten Malinau yang bertempat di Hotel Santika Premiere Jakarta, Ruang Mawar, Jl. AIPDA KS Tubun 7, Slipi Jakarta Pusat.

Bupati Yansen adalah seorang doktor ilmu pemerintahan. Ia telah menerbitkan buku berjudul “Revolusi dari Desa”, buka yang berasal dari disertasinya saat meraih gelar doktor. Dalam acara Nangkring ini ia menuturkan jurus-jurus membangun desa, yang tertuang dalam bukunya tersebut. Sebuah tema yang sangat penting bagi para pejabat publik khususnya bagi calon pemimpin dan yang sedang memimpin.

Kompasianer non-pejabat publik pun perlu mengetahui jurus-jurus mengelola pemerintahan karena tanpa menjadi pejabat publik pun dapat bersinergi dengan pemerintah untuk membangun desa.

Tema dari acara Tokoh Bicara ini adalah “Revolusi dari Desa: Saatnya dalam Pembangunan, Percaya Sepenuhnya kepada Rakyat.”

Undang-undang No 6 tahun 2014 tentang Desa mengatur keuangan desa yang diberikan pemerintah pusat. Presiden Jokowi dalam debat calon presiden beberapa waktu lalu bahkan berjanji akan memberikan dana pembangunan desa sebesar Rp 1,4 miliar per desa per tahun.

Dok. Pribadi

Dok. Pribadi

Dr. Yansen, selaku Bupati terpilih Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, justru sudah menerapkan pembagian keuangan desa jauh sebelum undang-undang tentang desa diberlakukan. Yang lebih salut, seorang bupati yang meraih kekuasaan dengan berlaga di Pilkada, justru berbagi kekuasaan ke desa-desa. Bupati yang dimaksud, yakni Bupati Malinau Dr.Yansen telah berbagi pengalaman empiris menjalankan pemerintahan dalam acara Kompasiana “Tokoh Bicara”.

Aku sendiri hanya fokus sebentar dalam bahasan Pak Yansen ini karena disambi sambil momong anak.Tapi yang pasti terimakasih untuk bukunya, Pak 🙂

Speak Your Mind

*