Bisnis Rumahan Ibu Rumah Tangga Menguntungkan ini Cocok Bagi Anda yang Memiliki Modal Terbatas

Bisnis Rumahan Ibu Rumah Tangga Menguntungkan ini Cocok Bagi Anda yang Memiliki Modal Terbatas

Adakah bisnis menjanjikan dengan modal minimal? Ada. Dan saya rasa ini tergantung kepada pemikiran dan pandangan pelaku bisnisnya karena modal minimal itu relatif. Modal hanya puluhan ribu rupiah bagi seorang ibu rumah tangga seperti saya jelas beda dengan modal minimal ratusan ribu rupiah bagi teman-teman yang memang punya pekerjaan, penghasilan dan menjadikan bisnis sebagai sampingan saja.

Termasuk modal peralatan. Untuk yang sudah punya tentu tidak akan memberatkan sama sekali, beda bagi mereka yang belum punya alat, tentu mereka harus menyediakan peralatan lebih dahulu untuk bisa memulai bisnisnya.

Lalu bisnis rumahan apa yang saya tawarkan? Yang pasti ini bukan sistem MLM atau bisnis sistem tanam modal. Ini adalah bisnis jualan atau dagang. Iya, bisnis rumahan es krim yang banyak digemari anak-anak.

Berawal dari postingan teman sesama TKI Purna, Mbak Mahmudah di Jawa Tengah yang cukup berhasil menjalankan usaha jualan es krim ini. Saya tertarik dan ingin mencoba, setelah mendapat resep cara membuat es krim rumahan yang sehat darinya. Namun karena berbagai kendala niat itu selalu mundur dan mundur.

Baru saat Mbak Ida Raihan upload es krim buatannya di akun media sosialnya, semangat saya untuk mencoba kembali muncul. Modal tanya-tanya sampai detail yang dijawab dengan detail juga oleh Mbak Ida disela-sela momong bayi salehahnya yang baru menginjak usia tiga bulan itu akhirnya saya bisa mempraktekkan membuat es krim itu di rumah. Senangnya luar biasa.

Percobaan pertama saya ternyata gagal. Dibanding es krim buatan Mbak Ida, hasil yang saya buat mempunyai endapan sehingga warna menjadi terbagi. Percobaan kedua pun masih dibilang gagal karena sama seperti percobaan pertama masih mengendap meski sedikit. Percobaan ketiga rasa sudah mulai membaik menurut lidah saya dan keluarga sebagai tester. Baru pada percobaan keempat, saya merasa sudah menemukan takaran yang pas serta rasa dan tampilan yang mendekati sempurna.

Saat ini hujan terus menerus ya. Cuaca dingin membuat kita bawaannya malas untuk makan es. Tapi ternyata tidak demikian untuk anak-anak di sekitar rumah tempat saya tinggal. Dan saya pun merasa tidak masalah anak-anak makan es krim buatan saya karena saya jamin es krim rumahan buatan saya jelas bersih, sehat dan justru mengandung nutrisi baik untuk anak-anak karena bahannya dari susu. Dan meski namanya es krim tapi tidak seperti es-es dagangan lain, karena es krim rumahan ini teksturnya lembut, segera lumer di mulut dan gak bikin bosan (justru ketagihan)

Itulah kenapa saya bilang jualan es krim rumahan ini sebagai bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan meski modal terbatas. Karena niat awal saya buat es krim untuk cemilan si buah hati, tapi manakala berbagi kepada anak-anak santri, eh ujungnya anak santri ketagihan dan mereka mengatakan mau membeli. Akhirnya ya siklus terus berlanjut. Habis di freezer segera buat lagi, habis lagi buru-buru buat lagi. Demikian selanjutya. Karena (mungkin) rasanya enak dan disukai anak, mereka saling promosi dari mulut ke mulut. Tidak hanya teman-teman mengaji Fahmi di Al Hidayah saja yang membeli es krim dari rumah tetapi juga anak-anak SD Pagelaran juga anak-anak sekitar kampung.

Bisnis pun perlahan dijalankan, setiap hari sekitar 30-40 cups es krim habis terjual. Kadang kasihan saat ada anak mau beli es krim tapi kehabisan akhirnya dia pulang sambil kembali membawa uang.

Kenapa tidak buat es krim skala banyak? Selain terbentur kepada modal, juga karena fasilitas di rumah yang memang tidak memungkinkan sehingga setiap hari saya hanya membuat es krim satu takaran saja. Freezer lemari es mungil kami hanya sanggup menampung maksimal 60 cups. Selain itu saya juga mengutamakan kualitas. Biar anak-anak tetap puas dan tidak menimbulkan sakit perut, sakit tenggorokan atau lainnya karena kebanyakan makan es krim.

Kadang saya suka pilih-pilih pembeli lho! hahaha, unik kan? Saat ada anak beli es krim kedua kalinya dalam satu hari saya melakukan aturan tidak diperbolehkan beli es krim kecuali keesokan harinya. Kenapa? Karena selain biar es krimnya buat anak-anak lain supaya kebagian, juga biar ia terhindar dari akibat “kebanyakan makan es krim” itu tadi. Kalau sudah makan hari ini saya batasi baru bisa beli lagi keesokan harinya. Hahaha… pedagangnya emak-emak galak ini ternyata…

Lalu bagaimana cara saya membuat es krim rumahan ini? Sama seperti resep-resep yang dibuat dan dishare di internet kok, jadi sebetulnya mudah untuk mendapatkan rsep dan caranya. Coba intip di cookpad.com dan search cara buat es krim, akan ada banyak resep yang bisa akita pilih mana yang cocok dengan selera kita.

Resep es krim sumber Fan Page Resep Harian

Saya hanya mengeluarkan modal awal sekitar RP 40 ribu untuk membuat es krim 4 takaran dengan hasil sekitar 200 cups. Jika dijual satu cup seribu rupiah saja, maka untung (bruto) sebesar RP160 ribu. Cukup menyenangkan bukan untuk bisnis seorang ibu rumah tangga yang stay di rumah dan tanpa harus mengorbankan banyak waktu karena buat es krim ini tidak sampai berjam-jam.

Dan satu lagi, saya tidak harus keliling menjajakan es krim ini, karena justru anak-anak yang datang sendiri ke rumah. Biasanya kalau siang hari hanya saya dan Fahmi saja di rumah, kini setiap waktu istirahat anak sekolah (rumah berjarak sekitar 100 m dari SD) selalu saja terdengar panggilan anak-anak: “Punten, bade meser es krim…”

Dan dengan lucunya Fahmi suka ribut sendiri. Ujung-ujungnya dia juga minta es krim sehingga saat anak-anak pada makan, Fahmi juga ikut makan. Tujuan awalnya sih es krim ini memang buat cemilan Fahmi. Tapi bila bisa dijadikan bisnis, kenapa tidak?

Ayo dicoba dan jadilah ibu rumah tangga berdaya, paling tidak untuk buah hati kita 🙂

Comments

  1. Wah, eskrim 🙂 enaaak dan banyak disukai, tak hanya untuk anak-anak saja, saya pun suka 🙂

  2. teteh aku penggemar esk krim, kalau deket aku beli terus hehhehe

  3. Alhamdulillah. Moga usaha ice creamnya makin laris ya. Aamiin

  4. Alhamdulillah, semoga laris terus es krimnya ya, Mbak. Jualan jajanan untuk anak-anak emang enak. Beberapa tahun lalu aku pun pernah jualan yoghurt dalam kemasan plastik untuk anak-anak SD. Seru…..

  5. Aahh Teh Oktii, semangaat!!
    Mau laah es krimnya, main aah ke sana !!
    Nah udah tau laku, ganti frezeernya yang lebih gedeeee, kan mantaaab teteeh

  6. Wuaa dari bentuknya menggiurkan teh. Jadi pengen mencoba. 🙂 Semoga makin disuka anak2 dan sayap bisnisnya makin melebar. Aminnn….

  7. Wah keren mba, saya jg ibu rumah tangga yg mimpinya punya bisnis sendiri.. Buat latihan bisa cobain bisnis ky gini dulu yaa 🙂 Makasih sudah menginspirasi mbaaa!

  8. Wah keren mba, saya jg ibu rumah tangga yg mimpinya punya bisnis sendiri.. Buat latihan bisa cobain bisnis ky gini dulu yaa 🙂 Makasih sudah menginspirasi ya mbaaa!

  9. Waw keren pisan, sugan teh cemilan seperti brownies ngga taunya ice cream

    Ya pastinya suka banget, murah pula, walau rasanya pasti dahsyat da susunya enak

  10. ide bisnisnya menarik mb, sederhana tapi kena di omset ^^ beli freezer lagi aja mb biar muat banyak es krimnya

  11. kalau PLN mati bisa bubar jalan bisnisnya ya mba mhihi semoga sukses ya mb ide bisnisnya inovatif

  12. Sangat membantu sekali mbak.

  13. Ass.Saya IBU ARYANI .Dari Manado

Speak Your Mind

*