Buku Paket, Dulu dan Sekarang…

Buku Paket, Dulu dan Sekarang…

www.tehokti.com

Masih ingat dengan pelajaran Bahasa Indonesia

Ini Budi

Ini Ibu Budi

Ini Bapak Budi…

 

Anak sekolah dasar tahun delapan puluhan pasti sudah tidak asing dengan metode belajar membaca Bahasa Indoenesia seperti itu. Buku paketnya sampai lecek karena dipakai oleh beberapa generasi.

Jaman itu buku paket tidak usah beli. Bekas kakak kelas, dari sekolah mana pun masih bisa dipergunakan oleh adik kelasnya. Maka tidak heran meski kertas buku paket itu sudah keriting saking banyak dibuka oleh berganti-ganti tangan namun tetap digunakan sebagai acuan belajar murid.

Kini, buku paket itu sudah tidak demikin lagi wujud dan kedudukannya. Setiap angkatan dari satu sekolah buku paket yang digunakan selalu berbeda-beda. Tidak ada lagi istilah tunggu turunan buku paket.

Resiko nya setiap siswa harus membeli buku paket yang berbeda setiap ganti tahun pelajaran. Dan mau tidak mau ini berdampak kepada pos keuangan para orang tua murid.

Meski jaman sekarang terkenal dengan istilah sekolah gratis, namun kenyataannya tidak semua biaya seratuss persen murni gratis. Selalu saja ada akal-akalan pihak sekolah yang mengharuskan muridnya mengeluarkan uang. Baik itu untuk membeli seragam, alat sekolah, dan termasuk buku paket untuk latihan mata pelajaran tertentu. Biasanya disebut Lembar Kerja Siswa atau LKS.

Setiap mata pelajaran, mempunyai buku LKS tersendiri. Bayangkan jika mata pelajaran di kela ada sepuluh saja, maka murid harus memiliki sepuluh LKS yang berbeda. Jika harganya satu LKS sepuluh ribu saja, maka otomatis seratus ribu rupiah harus dianggarkan orang tua siswa setiap tahun (bahkan mungkin semester) hanya untuk membeli buku tersebut.

Tidak ada lagi istilah tunggu turunan buku dari kakak kelas, atau dari saudara yang lebih tinggi jenjang tingkatan kelasnya. Setiap ganti tahun pelajaran baru, maka semua buku paket harus baru.

20160901_114422

Lain dulu lain sekarang. Lain jamannya lain pula kebijakannya. Mungkin saat ini sudah modern, maka sistem buku pelajaran untuk belajar pun ikut menjulang. Kalau dulu, angkatan tahun delapan puluhan belum mengenal dunia canggih seperti saat ini, maka tak heran jika sistem pembelajaran pun hanya lungsuran.

Apakah ada kelebihan serta kekurangannya dari dua tipe sistem buku paket belajar itu? Pasti ada. Iya, ada dan terasa kan?

Speak Your Mind

*