Bunga Ilalang dan Ilmu Bushcraft Persembahan Suami di Hari Ulang Tahun Pernikahan

Bunga Ilalang dan Ilmu Bushcraft Persembahan Suami di Hari Ulang Tahun Pernikahan

Hari ini, 5 April 2015, tepat tiga tahun pernikahan kami. Kami tidak merayakannya, meski jauh-jauh hari kami mengingatnya. Di akhir pekan sekaligus libur panjang bagi mereka yang berliburan (Jumat tanggal merah) bagi kami tetap sebagai hari-hari biasa yang penuh dengan aktivitas.

Pagi-pagi, suami sudah bersiap hendak ke kebun. Aku mengusulkan ingin ikut. Setelah diskusi cukup lama, akhirnya aku dan Fahmi diperbolehkan ikut.

Ada waktu sekitar satu jam untuk mempersiapkan semuanya, sambil menunggu suami mencuci. Aku segera menanak nasi, menggoreng ikan asin dan menyiapkan sambal serta lalapannya untuk bekal ke kebun.

Fahmi sempat diajak ke warung dekat rumah untuk beli bubur dan gorengan untuk camilan. Praktis, beres semua itu kami langsung tinggal berangkat ke kebun yang jaraknya sekitar 2 Km dari rumah.

Seperti mau piknik saja, bedanya selain membawa bekal, kami membawa bibit pohon untuk ditanam. Ada pohon manggis dan kelapa. Dua pohon itu bakal berbuah dalam jangka waktu yang cukup lama. Suami bilang, andai tidak ada umur panjang, biar anak cucu yang akan memetik buahnya kelak…

Di kebun yang masih banyak ilalang serta jauh dari perkampungan ini, banyak nyamuk dan bunyi-bunyian binatang, seperti burung dan serangga. Kami lalu mencari ranting serta patahan kayu yang tumbang untuk dijadikan bahan membuat api. Ilmu bushcraft yang kami pelajari dari IMOSA beberapa waktu lalu di Leuweung Tengah pun kami praktekkan.

Berhasil! Akhirnya api nyala juga :)

Berhasil! Akhirnya api nyala juga πŸ™‚

Persiapan membuat api

Persiapan membuat api

Taraaa… perapian pun lancar dibuat. Tidak begitu besar karena hanya butuh asap buat mengusir nyamuk saja. Sambil menunggu suami yang memeriksa pohon serta batas kebun yang banyak dirusak orang (jahil) aku dan Fahmi duduk di hamparan, sambil menunggui api. Sesekali kami bermain dengan ranting, daun dan permainan kata diselingi tawa.

Agak siangan, setelah nyamuk tidak begitu banyak mengerubungi kami, aku dan Fahmi ikut ayahnya menanam pohon manggis serta kelapa. Semoga tidak ada warga yang jahil dan merusak apa yang sudah kami tanam ini, pintaku dalam hati.

Bibit manggis dan kelapa: tanda bibit cinta kami berdua, cie...cieee...

Bibit manggis dan kelapa: tanda bibit cinta kami berdua, cie…cieee…

Kembali ke hamparan dekat perapian yang dibuat, kami langsung menyantap makanan sederhana yang sudah aku siapkan. Kami berdoa tepat di hari ulang tahun ketiga pernikahan ini rumah tangga serta anak kami ada dalam keadaan baik-baik saja. amin…

Nasi liwet dengan ikan asin, sambal plus lalapan pun terhidang. Beginilah hidup di kampung, jauh dari kata light candle, dinner, atau istilah lainnya untuk merayakan ulang tahun perkawinan. Tapi meski teramat sederhana, kami tertawa-tawa saja.

menu murmer ala kampung di ulang tahun pernikahan

menu murmer ala kampung di ulang tahun pernikahan

Terlebih ketika selesai makan, suami sempat menghilang entah kemana. Aku pikir mencari tambahan kayu bakar untuk perapian yang sebentar lagi padam. Eh, ternyata suami mencari bunga dan rerumputan liar. Dia merangkainya dan menghadiahkannya untukku! hahaha… aku tak bisa menahan tertawa. Kami tak pernah bisa serius apalagi romantis dalam urusan begini.

IMG_20150405_092121

Tapi rangkaian bunga itu memang cukup bagus dan cantik. Bisaan ih si ayah, itu kata Fahmi, lho!… Terimakasih ayah πŸ™‚

IMG_20150405_092337

Comments

  1. Kompak banget, Mbak. Bahkan si Mas mau nyuci segala… πŸ™‚

    • Okti Li says:

      Hehehe, alhamdulillah… suami ridho melakukan semua itu. soalnya kalo saya yang nyuci, anak akan ikut basah-basahan…
      malah makin repot…

  2. Assalamualaikum, teh Okti..
    perkenalkan saya Mario, Relawan TIK Cianjur. Kira-kira saya bisa ngobrol dgn teteh via telpon atau email? Jika boleh, bisa hubungi saya di mariodevys@gmail.com

    • Waalaikumsalam πŸ™‚
      salam kenal ya…

      boleh saja, dengan senang hati. malah kalau kebetulan pas saya di Cianjur, kita bisa kopdar langsung juga boleh πŸ˜‰

      no hp saya 085846006694
      email saya okti_li@indosuara.net ya πŸ™‚

Speak Your Mind

*