Paralegal: Profesi Peduli Buruh Migran?

Paralegal: Profesi Peduli Buruh Migran? Setelah sukses dikegiatan Paralegal se-Jawa Barat pada angkatan pertama awal Mei lalu, sekarang saatnya untuk memanggil kembali para jawara dan petarung untuk pekerja migran Indonesia (PMI) se-Jawa Tengah. Silakan jika punya kenalan, teman atau saudara, atau bahkan mungkin Anda sendiri yang merasa peduli terhadap permasalahan buruh migran, yuk ikut acara semacam pelatihan ini. Insyaallah ilmunya banyak sehingga ketika berada di lapangan kita semakin siap saat menghadapi kasus atau permasalahan para buruh. Memanggil Paralegal For Migrant {Read More}

TAK SELAMANYA HIDUP DI LUAR NEGERI INDAH: HAPPY LIFE BEFORE 40’S

TAK SELAMANYA HIDUP DI LUAR NEGERI INDAH: HAPPY LIFE BEFORE 40’S Karena masalah ekonomi saya berani ambil resiko menjadi TKW meski banyak terdengar kabar buruknya daripada kesuksesannya. Saya tidak mengenyam pendidikan, tidak ada pekerjaan yang memenuhi kecuali jadi TKI. Disaat kebutuhan hidup terus meningkat disertai harga-harga kian melambung tinggi, tidak ada pilihan lagi. Bekerja di rantau menjadi surga dunia bagi TKW yang beruntung. Gaji bulanan melebihi penghasilan tetangga yang jadi PNS, libur tiap tanggal merah, ditambah kesempatan lain yang bisa {Read More}

Mantan Buruh Penggerak Karakter Baik

Mantan Buruh Penggerak Karakter Baik Banyak tokoh (perempuan) yang menginspirasi. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Keinspiratifan seorang tokoh (terpelajar) sudah banyak ditemukan di berbagai tempat dan ini (seolah) menjadi tidak asing. Tapi mungkin bagi sebagian orang, keinspiratifan dari seorang pemulung atau fakir miskin, justru itu lebih menarik. Sekali lagi tergantung dari sisi mana sudut pandang kita melihatnya. Selain ibu di rumah, ibu menteri Susi Pudjiastuti, saya juga punya sosok inspiratif dari kalangan yang (maaf) keluarganya tidak utuh (maksudnya orang {Read More}

Mengarang Membawa Nikmat 

Mengarang Membawa Nikmat Beberapa puluh tahun lalu paling suka kalau masuk sekolah setelah libur panjang. Yang dinanti adalah pelajaran Bahasa Indonesia dimana ada sub materi yang isinya mengarang. Siswa diharuskan mengarang kisah pengalaman saat liburan. Aih suka banget deh! Entahlah jika sebagian murid merasa malas atau bete kalau disuruh mengarang, saya mah malah suka sendiri. Tidak jarang kalau teman-teman diam saja melamun karena merasa bingung mau nulis apa, sementara saya terus ngagudrud dan tiba-tiba kertas yang disediakan sudah penuh bolak {Read More}

Kenangan dari Garongan 

Kenangan dari Jambore Buruh Migran di Desa Wisata Garongan Yogyakarta Dapat salak satu kardus, dapat bibit pohon buah hasil stek warga, dapat nasi kotak jatah 5 orang, plus umpel-umpelan dalam mobil menuju terminal dan rumah masing-masing yang meninggalkan kesan sangat mendalam. Pengalaman dibawa “kebut-kebutan” mengejar waktu biar tiket yang sudah dipesan tidak hangus itu pokoknya sesuatu banget! Itu belum seberapa. Masih banyak yang saya dan keluarga dapat di acara Jambore Nasional Keluarga Migran ini. Khususnya ilmu, jejaring dan silaturahmi. Tiga {Read More}

Oleh-oleh Nyeleneh dari Yogyakarta

Oleh-oleh Nyeleneh dari Yogyakarta Biasanya kan ciri khas orang abis bepergian dari kota pelajar Yogyakarta kalau tidak bakpia ya salak, kalau bukan salak ya baju atau batik khas daerah di Daerah Istimewa tersebut. Nah kali ini ketika saya dan keluarga berangkat ke Yogyakarta, pulangnya sama sekali tidak membawa oleh-oleh seperti apa yang sudah saya sebut di atas. Lalu apa coba? Jadi ceritanya selama di Yogyakarta saya dan teman-teman lain tidak bisa kemana-mana karena selain cuaca selalu hujan juga acara demi {Read More}