Mengarang Membawa Nikmat 

Mengarang Membawa Nikmat Beberapa puluh tahun lalu paling suka kalau masuk sekolah setelah libur panjang. Yang dinanti adalah pelajaran Bahasa Indonesia dimana ada sub materi yang isinya mengarang. Siswa diharuskan mengarang kisah pengalaman saat liburan. Aih suka banget deh! Entahlah jika sebagian murid merasa malas atau bete kalau disuruh mengarang, saya mah malah suka sendiri. Tidak jarang kalau teman-teman diam saja melamun karena merasa bingung mau nulis apa, sementara saya terus ngagudrud dan tiba-tiba kertas yang disediakan sudah penuh bolak {Read More}

Kenangan dari Garongan 

Kenangan dari Jambore Buruh Migran di Desa Wisata Garongan Yogyakarta Dapat salak satu kardus, dapat bibit pohon buah hasil stek warga, dapat nasi kotak jatah 5 orang, plus umpel-umpelan dalam mobil menuju terminal dan rumah masing-masing yang meninggalkan kesan sangat mendalam. Pengalaman dibawa “kebut-kebutan” mengejar waktu biar tiket yang sudah dipesan tidak hangus itu pokoknya sesuatu banget! Itu belum seberapa. Masih banyak yang saya dan keluarga dapat di acara Jambore Nasional Keluarga Migran ini. Khususnya ilmu, jejaring dan silaturahmi. Tiga {Read More}

Oleh-oleh Nyeleneh dari Yogyakarta

Oleh-oleh Nyeleneh dari Yogyakarta Biasanya kan ciri khas orang abis bepergian dari kota pelajar Yogyakarta kalau tidak bakpia ya salak, kalau bukan salak ya baju atau batik khas daerah di Daerah Istimewa tersebut. Nah kali ini ketika saya dan keluarga berangkat ke Yogyakarta, pulangnya sama sekali tidak membawa oleh-oleh seperti apa yang sudah saya sebut di atas. Lalu apa coba? Jadi ceritanya selama di Yogyakarta saya dan teman-teman lain tidak bisa kemana-mana karena selain cuaca selalu hujan juga acara demi {Read More}

Jadi Babu Modal Bahagiakan Ibu

Jadi Babu Modal Bahagiakan Ibu Satu-satunya keputusan nekat selama seumur hidup yang dianggap gila dan tidak mungkin tetapi kini sangat disyukuri karena ternyata membawa keberuntungan dan rezeki (yang insya Allah berkah) adalah menjadi buruh migran selepasnya pengumuman kelulusan sekolah diumumkan. Saat usia labil penuh dengan gelora jiwa anak muda, bukannya belajar tekun dan melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi demi bisa meraih cita-cita, yang ada dilanda bingung dan tanggung jawab sebagai anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga setelah bapak tiada. {Read More}

Amplop Sisa Lebaran

Amplop Sisa Lebaran Tentang tetangga yang masih judes meski sudah maaf-maafan saat lebaran, tentang momen lebaran yang bikin stres sebagian orang, dan cerita lebaran lainnya sudah saya kisahkan di beberapa tulisan sebelumnya. Kini saya ingin cerita kakaren lebaran terkait mereka para pemilik hati yang mulia. Setiap melihat sisa amplop yang tersimpan rapi di meja hati ini selalu dipenuhi berbagai rasa. Bahagia, syukur, rindu, haru hingga galau; apakah masih ada kesempatan apa yang sudah terjadi dengan amplop itu kembali terulang pada {Read More}

Memberdayakan Pekerja Rumah Tangga Menabung Dunia dan Akhirat

Memberdayakan Pekerja Rumah Tangga Menabung Dunia dan Akhirat Tahukah hari ini 16 Juni diperingati sebagai Hari PRT Internasional? Ya, pekerja rumah tangga macam emak-emak ini yang kerjanya ngurus rumah tangga ternyata punya hari internasional juga. Sayangnya di Indonesia orangnya masih berpikiran sempit. PRT itu dalam pikirnya hanya identik dengan (maaf) pembantu, babu, pekerja rendahan yang kadang sama sekali tidak dipandang meski sebelah mata. Walau gak semua orang Indonesia punya pikiran pendek begitu tentunya. 16 Juni diperingati sebagai Hari PRT Internasional, {Read More}