Blogger Dikerjain dan Tertipu Trayek APTB

Bubar acara dariperempuan.com di CMB Niaga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, rencananya aku mau naik busway ke arah UKI bareng Mba Prima, Zidan dan Pak Indra. Dari UKI, aku mau pake APTB ke Ciawi untuk langsung naik bus yang ke Cianjur. Eh, gak sengaja di halte busway GBK ketemu sama Mba Lia dan Mas Matahari Timur (MT) yang juga mau pulang ke Bogor. Mereka bilang mereka juga mau pake APTB. Dan sesuai info dari mereka, dari GBK pun ada APTB {Read More}

Seribu Rupiah Pembawa Berkah

Tukang mie ayam jamur bakso itu dengan ramah mengikhlaskan uangnya untukku. Meski hanya satu ribu, duh! Jadi terharu… Benar kata Mba Prima, “Ntar malam Raka ngajak makan mie ayam itu tuh!” Tunjukknya saat melewati lapak dagang mie ayam jamur bakso setelah menjemputku dari Cijantung ke rumahnya. “Tukang mie ayam jamur baksonya baik, padahal masih muda-muda. Kalau rasa mie ayam jamurnya lumayan sih…” Lanjutnya. Lebih dari satu tahun aku gak nginep di rumah Mbak Prima di Cijantung. Paling kalau ada acara {Read More}

APTB: Sedikit Solusi Mempercepat Menuju Lokasi

Sudah sering melihat bus bertuliskan APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway), tapi baru kali ini aku menaikinya dari Cawang UKI menuju ke Ciawi, Bogor. Niatku selain mencoba, juga karena melihat cuaca mendung berat. Hujan sebentar lagi akan turun sementara aku ingin cepat sampai di Cianjur, sebelum meneruskan ke Sukanagara. Selepas menghadiri acara dari sekitaran Monas aku naik busway menuju ke Harmoni lalu transit ke PGC. Di halte Cawang UKI inilah saat melihat bus warna biru bertuliskan APTB Jakarta (Tanah Abang) – {Read More}

Dua Jam Depan Istana Negara itu Sesuatu…

Rabu 19 Maret 2014 ATKI (Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia) dan organisasi lainnya termasuk Forum Nasional Mahasiswa (FNM) mengadakan aski unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Tujuan aksi ini menyerukan kepada pemerintah SBY untuk segera memberikan perlindungan kepada Satinah, Buruh Migran Indonesia (BMI) asal Semarang yang menjalani hukuman pancung di Arab Saudi, jika tidak bisa membayar uang pengganti sebesar Rp 21 milyar! Sebelum acara aksi dimulai, aku sudah sampai di depan Istana. Ini lebih baik daripada aku kesiangan. Sambil {Read More}

Peluncuran Buku Thamrin Dahlan: Prabowo Presidenku

Sempet bimbang antara datang atau tidak. Kawan-kawan berdiskusi di lapangan parkir cari alternative bagaimana baiknya. Memikirkan jalan mana yang harus ditempuh… (Alaaah… gayanya macem-macem aja) 🙂 Sudah diinfokan sejak awal melalui undangan baik di group, blog maupun di jejaring sosial mengenai acara launching buku “Prabowo Presidenku” karya salah satu senior dan “orang tua” ku di Kompasiana, Thamrin Dahlan. Rencananya, setelah ikut acara Blogger Bicara di Demang Kafe, akan meluncur ke lokasi acara Pak Thamrin di Kalibata City. Apa mau dikata, {Read More}

Kenapa Tidak Perlu Membandingkan Imbalan antara Cerpenis dan Blogger?

Nunggu busway ke Harmoni iseng sambil beli koran Kompas. Kalau hari Minggu bacaan Klasika nya bagus-bagus buat referensi tulisan atau bahan cerita ke anak. Kirain dua ribu rupiahan, ternyata sekarang jadi tiga ribuan. Karena itu juga aku sempat tertinggal satu bus Transjakarta jurusan Harmoni. Abis kelamaan nyari-nyari duit recehan seribuannya buat bayar ke si bapak yang jualan koran. Tapi untung tak lama datang juga busway yang menuju tujuan yang sama. Malah yang ini kosong banyak. Aku jadi bisa duduk leluasa {Read More}