Anak Zaman Now VS Orangtuanya

Anak Zaman Now VS Orangtuanya Bukannya makan, eh malah minta tolong charge baterai ponsel yang tinggal 2 garis (dan itu berubah warna merah kedap kedip bunyi notifikasi untuk segera dicharge). Ampun deh anak zaman now. Saya segera memenuhi permintaannya. Dengan syarat setelah ngecharge langsung makan. Eh bener. Anak saya mau makan tuh. Ngecharge belum selesai malah makan malam nya sudah dihabiskan. Meski makannya sesekali merengek lagi, minta sambil nonton kartun favoritnya, dari channel youtube. “Bu, tolong sambung kan internetnya atuh…” {Read More}

Membahagiakan Buah Hati: Kecil Tampaknya Besar Maknanya

Membahagiakan Buah Hati: Kecil Tampaknya Besar Maknanya Yang saya lakukan ini mungkin bernilai kecil dimata orang lain. Bahkan mungkin tidak ada nilainya sama sekali. Tapi ketika mengetahui betapa sorot mata menandakan betapa senangnya anak saya, hati ini merasa senang luar biasa. Sungguh perjuangan selama ini telah mengantarkan sebuah kemenangan yang terasa manis. Tidak ada yang sia-sia. Senyum terpancar dari bibirnya yang mungil. Matanya mengerjap lucu. Tingkahnya jadi semakin agresif tidak mau diam. Tidak terkecuali ketika pramugari memberitahukan bahwa sabuk pengaman {Read More}

Anakku Jago Kandang

Anakku Jago Kandang “Maaf Teh, tidak bisa bawa anak.” Oh, baiklah. Skip kalau begitu. Belum rezeki. Mungkin next time. Aku menghibur diri. Demikian setiap kali ada acara atau kegiatan aku selalu memastikan dulu apakah bisa membawa anak? Jika bisa, maka aku akan mengikutinya. Jika tidak, aku lebih baik tidak ikut, kecuali Fahmi, putra pertamaku mau ditinggal bersama ayah atau neneknya. Tapi hampir setiap ada acara, anakku tidak mau ditinggal. Karena itu aku lebih memprioritaskan anak. Bukan tidak ingin mendidik anak {Read More}

Perpustakaan Gasibu Bandung

Perpustakaan Gasibu Bandung Dalam rangka mengejar sebuah cita-cita yang sudah lama diniatkan namun selalu saja terbengkalai, kali ini saya lagi giat membacakan buku anak sebanyak-banyaknya untuk Fahmi, putra saya. Apapun versinya yang penting buku anak-anak saja. Dulu, sebelum Taman Baca Mesjid Agung Cianjur diobrak-abrik saya sesekali mengajak anak mengunjungi perpustakaannya. Sambil nebeng wi-fi gratisan yang disediakan pemda. Tapi kini tidak lagi. Jangankan bisa baca seperti dulu, tahu kemana pindahnya saja itu buku-buku perpustakaan tidak tahu. Oh, nasibmu malang nian, warga {Read More}

Media Sosial, Anak dan Tanggung Jawab Kita

Media Sosial, Anak dan Tangung Jawab Kita Gara-gara ikut pelatihan yang diadakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) saya bisa ikut berdiskusi terkait media sosial yang zaman now lagi ngehit alias naik daun. Hari gini siapa pula yang tidak punya akun media sosial? Yang tidak punya ponsel aja kali ya? Dijawab sendiri… Informasi kalau Indonesia masuk peringkat lima besar pengguna internet itu tandanya masyarakat kita memang sudah melek internet yang di dalamnya termasuk pengguna media sosial. Serunya diskusi {Read More}

Konvensi Hak Anak: Yuk Hindari Racun Jiwa yang Dilakukan Orang Tua Tanpa Sadar Terhadap Anak Berikut…

Konvensi Hak Anak: Yuk Hindari Racun Jiwa yang Dilakukan Orang Tua Tanpa Sadar Terhadap Anak Berikut… Tidak ada orang tua yang jahat. Namun tanpa disadari banyak orang tua yang menanamkan racun jiwa terhadap anaknya sendiri sejak kecil dan melakukannya dalam keluarga di rumah. Penasaran kan yang dimaksud racun jiwa menurut A. Hadi Utomo, Pakar Anak kelahiran Yogyakarta itu yang bagaimana? Jangan-jangan saya pun melakukannya? Tidak ada orang tua yang jahat. Demikian ditekankan berkali-kali oleh Pak Hadi, Divisi Advokasi Hak-hak Anak {Read More}