Kopi Es + Luwak: Kerjasama Ciptakan Kekuatan

Menuju Komunitas ASEAN 2015 Vietnam dan Indonesia optimis bisa merebut pangsa pasar kopi dunia. Dua negara anggota ASEAN ini bisa menjadi partner produksi kopi yang akan menggoncangkan lidah para penikmat kopi. Bukan menjadi rival atau pesaing produk.

Ada yang bilang kopi dari Vietnam ibarat hadiah dari surga. Itu karena saking nikmat rasanya serta tiada tara murahnya.

Padahal dulu Vietnam belajar dari Indonesia mengenai perkebunan kopi dan pengolahannya. Kini kenapa malah terbalik, Indonesia berada di posisi bawah setelah Vietnam dalam urusan kopi. Kenapa bisa demikian?

Bukannya Indonesia punya lahan lebih luas. Jika Vietnam saja bisa menjadi penghasil kopi besar di dunia, pasti Indonesia juga bisa. Tugasnya cari dulu sebab dan akibatnya.

Kenapa tidak para peneliti kopi dari kedua negara bekerjasama untuk terus mencari varietas biji kopi yang unggul, sehingga menghasilkan kopi pilihan berkualitas?

Kawin silang antara kopi asal Vietnam dan kopi asli Indonesia tidak hanya memungkinkan adanya penemuan baru kopi kualitas baik, tapi juga sekaligus bisa mempererat dan memperkokoh kerjasama perekonomian kedua negara.

Seandainya di kita minum kopi hanya cukup diseduh dan ditambah gula serta sedikit susu, cobalah ramuan kopi Vietnam yang terkenal dengan campuran susu dan es batunya. Pasti akan menambah khazanah kuliner dan tradisi baru minum kopi kita.

Pemasaran juga bisa dilakukan sekaligus promosi. Demo menyajikan susu ala Vietnam bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kopi khususnya di negara yang hanya menyeduh kopi dengan cara instant, secara Kopi Vietnam itu punya nilai tersendiri.

Indonesia punya luwak, dan kopi luwak sangat diminati oleh penikmat kopi di seluruh dunia. Kenapa tidak kita terus kembangkan budidaya luwak untuk membantu pemilihan kopi terbaik yang dihasilkannya?

Optimis dengan kerjasama akan timbul kekuatan sebagai negara penghasil kopi dan menjadi pondasi untuk kekuatan kedua negara dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015.

Sebagai negara anggota ASEAN, yakin Vietnam bisa diajak kerjasama dalam memproduksi kopi unggulan dan bergandeng tangan dalam menghadapi Komunitas Ekonomi ASEAN. Vietnam dan Indonesia tinggal saling melengkapi dan memperbaiki kekurangan masing-masing negara saja.

Terus budidayakan kopi terbaik dan ciptakan inovasi-inovasi terbaru, niscaya kepercayaan masyarakat penikmat kopi dengan sendirinya akan tercipta. Hal itu yang akan membawa kedua negara ASEAN ini menjadi terus ternama, dipercaya dunia dan menjadi bagian gaya hidup modern pencinta kopi.

#days5

Speak Your Mind

*