Lebaran dan Pokemon Go

Lebaran dan Pokemon Go

Lebaran dan pokemon go

Oleh-oleh lebaranku bisa dibilang tidak ada. Mau cerita kuliner, kami tidak masak, tidak bikin ketupat maupun kue-kue lezat. Mau berbagi kisah seru saat pulang kampung, kami juga tidak mudik, tidak keluar kota hanya keliling kampung saja. Sok jadi mau cerita apa atuh bisa nyambung ke games Pokemon Go?

Aha! Dua hari ini dunia maya dihebohkan dengan permainan di ponsel pintar si Pokemon (yang kali ini ditambahin embel-embel kata ‘Go’) Hemm… Aku mau cerita ini saja oleh-oleh lebarannya. Boleh kan?

Sepertinya seru ya, kalau tidak mana mungkin dunia maya sampai dihebohkan dengan adanya games boneka Pikachu yang sudah lebih dulu beredar sejak beberapa puluh tahun lalu itu. Pernah dengar dan nonton tentang Pokemon ini dulu saat bekerja di luar negeri. Berarti Pokemon yang identik dengan maskot boneka pikachu warna kuning ini sekarang trend lagi? Bisa jadi…

Pokemon yang saya kenal, sumber bbc.com

Pokemon yang saya kenal, sumber bbc.com

Kali ini Pokemon hadir berkolaborasi dengan kecanggihan gadget masa kini. Menggunakan GPS (Sistem Pemosisi Global) kita pemilik ponsel akan diajak bermain dengan berjalan-jalan di dunia nyata untuk menangkap monster virtual yang ada di dunia games Pokemon yang kita mainkan itu. Tokoh Pikachu dan Jigglypuff akan menantang kita untuk terus bermain dan berekspolari. Keliling kampung, menelusuri orong-lorong kota, bahkan ke tempat-tempat yang mungkin belum pernah kita injak sebelumnya, si tokoh games ini bisa saja membawa kita ke sana untuk bertanding.

Tidak hanya bermain games, para penggila permainan ini pun ada beberapa yang mengalami hal-hal luar biasa. Seperti gara-gara bermain games Pikachu ini seorang gamer di Amerika secara tidak sengaja menemukan mayat yang sudah meninggal sekitar satu hari ketika ia sedang mencari Pokemon di seputaran tempat tinggalnya. Kalau tidak karena bermain Pokemon Go, mana mungkin ia keluar dan menemukan mayat dengan jenis kelamin laki-laki itu kan?

Ada juga orang jahat yang sengaja mengumpan para pengguna game Pokemon Go untuk datang ke tempat terpencil. Lalu apa yang terjadi setelah sampai di tempat sepi? Mereka dirampok! Wuih… Menakutkan ya? Ada juga cerita yang celaka dan terluka karena jatuh karena tidak memperhatikan sekitar saat berjalan dan berlari ketika bermain Pokemon Go ini. Segitunya…

Sumber bbc.com

Sumber bbc.com

Seru sepertinya ya? Sayang di Indonesia games yang bisa diunduh dari App Store (iPhone) atau Google Play (Android) secara gratis ini belum bisa dijalankan. Eh, ada ding! Mereka yang ngunduhnya lewat APK (Android application package) bisa tuh instal games ini. Saking banyaknya orang yang mau bermain games baru ini hingga server sering pisan eror. Dan hati-hati lho! Meski gratisan seperti game gratis lainnya, ada beberapa jalan untuk memuluskan games yang dijalankan yang ternyata harus dibeli dengan uang.

Saat ini Pokemon Go baru bisa diakses resmi di Australia, New Zealand dan Amerika. Katanya juga akan segera keluar juga di negara matahari terbit alias di Jepang. Di Indonesia kapan? Bukan habis lebaran yak? Jangan kelamaan, ini dana THR bisa keburu habis…

 

 

 

Comments

  1. Iya mbak penasaran mau ikut main, kayaknya seru tapi takut ketagihan juga ya 🙂 Oh iya THR nya boleh lah bagi2 ke Jakarta

  2. Udah ada link nyaa kok mbaa dan gak error hehe, kalo mau download bisa ke blog aku soalnya kbetulan jg nulis soal kegialaan pokemon go hihihi

Speak Your Mind

*