[Wanted] Asyiknya Sekolah di Desa: Buku Cerita Karya Bambang Joko Susilo Penerbit Bestari Kids

Mencari Buku Asyiknya Sekolah di Desa:Cerita Karya Bambang Joko Susilo Penerbit Bestari Kids

Akhir tahun lalu suami bercerita jika kebijakan sekolah tempat beliau mengajar mengharuskan setiap guru menyumbang sebuah buku (apa saja yang penting cocok jadi bacaan tenaga pendidik dan anak didik) paling tidak tiga bulan satu buku. Saya asyik-asyik saja mendengarnya secara dengan begitu berarti ada jalan buat belanja buku bareng-bareng, hahaha!

Secara pada dasarnya saya paling suka pilih-pilih atau baca-baca buku sendirian. Biar lebih anteng aja gitu. Beda kan kalau bareng sama orang yang kurang suka baca, atau tidak cocok segmen bacaannya. Saat kita tenggelam dalam kisah yang dilahap, bisa saja teman bareng kita justru kesal dan pengen segera beranjak ke food court atau tempat lainnya. Apalagi kalau lihat buku bareng anak, bisa punya me time bersama buku yang teramat dirindukan pasti sulit didapat. Namnaya anak pasti gampang bosan. Kalaupun anaknya gila suka baca juga dipastikan yang dibedah ya buku yang disukai si anak. Gerhhh… sabar mak…

Nah karena itu saat suami ada rencana mau hunting buku saya senang sekali. Cuma gak pakai ajrut-ajturan saja. Biarlah bahagia ini tersimpan rapi dalam hati saja, Ciee…

Liburan sekolah sekian jam lagi habis, dan itu artinya waktu suami kembali kerja hanya tinggal menunggu menggunakan sepatu tapi satu pun belum ada buku yang dicadangkan untuk disumbangkan ke sekolah. Buku di rumah memang cukup banyak. Tapi enggak mungkin lah, bukankah semua buku yang jadi koleksi itu justru buku yang dimau setengah mati? Lagian kalaupun disumbangkan ke sekolah, takutnya bukannya bermanfaat tapi malah dimakan rayap! Serem kan? Yalah, secara tahu sendiri minat baca di perkampungan itu masih rendah. Jangankan buku berat dengan ketebalan diatas 1 cm. Buku bacaan anak yang full colour saja hanya numpuk berdebu tidak ada yang menyentuh. Ini pengalaman yang saya lihat lho!

Dan akhirnya Minggu lalu juga berharap masih ada Minggu-minggu selanjutnya kami berkesempatan megunjungi Toko Buku Gramedia di Jalan Merdeka Bandung. Tuh, kalau tidak karena mencari buku, mana sampai petualangan kami ke Kota Varis Van Java? Pada saat lagi banyak-banyaknya bonek yang berseliweran di setiap suudut jalan di Bandung pula.

Keliling sana keliling sini, putar sana putar sini, buku yang dicari suami,

Judul: Asyiknya Sekolah di Desa

Pengarang: Bambang Joko Susilo

Penerbit: Bestari Kids

Tidak juga kami temukan. Akhirnya bertanya kepada seorang petugas di sekitar stand buku, didapat informasi untuk  mempermudah mencari buku dan diketahui (jika ada) diletakkannya di rak mana, kami harus ke bagian informasi yang terletak di lantai 2. Baik, kami pun masih bersemangat memutar arah menuju lantai dua Toko Buku Gramedia.

Seorang petugas yang ramah bertanya dan dengan gesitnya membantu suami mencarikan data buku yang dimaksud. Ternyata buku itu tidak ditemukan di data base Gramedia. Tapi pihak toko buku mau membantu. Jika ada informasi terkait keberadaan buku itu, maka akan segera diinformasikan. Sebagai tanda jadi, suami diberi selembar semacam nota berisi data buku dan terdapat nomor kontak suami.

Petugas bilang satu dua hari akan segera dikabarkan terkait buku yang dicari. Namun tidak menuutup kemungkinan bisa sampai satu bahkan dua minggu jika stok buku sudah habis dan alasan lain. Tidak ada pilihan ya kami sanggupi saja. Semoga saja masih berjodoh dengan buku bagus itu.

Buku bagus? Darimana tahu kalau punya saja bukunya belum?

Jadi ceritanya suami tidak sengaja berkenalan dengan buku yang berjudul “Asyiknya Sekolah di Desa” itu dari keponakan yang beberapa bulan lalu membawa buku yang dimaksud, pinjaman dari perpustakaan sekolahnya. Keponakan yang sudah tamat membaca buku itu menceritakan jika cerita dalam buku menggambarkan seorang anak kota yang pindah sekolah ke desa. Anggapan tentang di desa tak lebih menyenangkan dibanding di kota ternyata salah karena setelah beberapa lama hidup dan sekolah di desa, anak kota itu justru semakin betah dan senang.

Suami, merasa buku ini bagus dan mendidik. Cocok jika dijadikan rujukan bacaan bagi anak-anak didik di sekolahnya yang memang masih bisa dibilang kampung. Kondisi yang mirip dalam buku cerita itu. Suami ingin menyumbangkan buku itu sebagai setoran perdana nya.

Sayangnya buku itu ternyata sudah langka dan sulit dicari. Teman-teman yang tahu informasi atau tahu terkait buku yang kami maksud, boleh kiranya share informasi kepada kami ya 🙂 Ditunggu pula  jika ada rekomendasi nama-nama buku-buku bacaan bagus  yang sekiranya cocok dengan situasi anak sekolah di desa dengan segala kondisi lingkungannya. Kami berterima kasih kembali 🙂

Rencana mau nambah koleksi buku ini tidak jadi, soalnya udah dikirim Esa dari Subang 🙂

 

 

Comments

  1. kebetulan aku belum pernah baca buku itu teh, tapi jadi penasaran juga kalau memang bagus dan mendidik harus disebarkan ya 🙂

  2. Aku suka baca buku, suka hunting bukum sayangnyaaa pak suami ggsukaaaa…jadinyaaa gt dech kl di tokbuk

  3. Aku suka kalap kalau liat pameran buku ini. Jadi pengen belanja semuaaa ….

  4. Hobi saya banget deh ke toko buku.. Liat-liat aja udah senenggg 🙂
    Buku Asyiknya Sekolah di Desa ini aku blm pernah dengar, mgkn nanti kalau lihat aku infokan teh okti yaaa!

  5. Asiknya berburu bukuuu…
    Aku seneng berburu, tapi kl belum berjodoh, biasanya kesasar beli yang lain.

    Heuuheuu..khilap.

  6. Kalau beli onlen sudah nggak ada juga kah mbak? Moga ketemu bukunya ya 😀

  7. kalau saya ke gramed paling sering ke rak psikologi sama best seller :*

Speak Your Mind

*