Menu Buka Puasa Mudah Cepat Enak: Es Pisang Hijau

Menu Buka Puasa Dadakan Mudah Cepat Enak: Es Pisang Hijau

Inspirasinya datang dari es pisang ijo asal Makassar yang terkenal itu. Ide muncul begitu saja ketika masuk dapur mendapati satu sisir pisang dari kebun yang diantar sepupu sudah mulai matang dan sebagian kulitnya sudah berubah gelap. Makanan depan mata masa mau dianggurin?

Tanya Fahmi, yang emang suka nempel meski di dapur sekalipun kira-kira mau gak kita buat “permainan menggelindingkan setum”?

“Mau… Mau..!” jawabnya girang sambil lompat-lompat. Okelah, setelah tidur siangnya, diniatkan mau membuat “penampakan” dari es pisang ijo. Sementara nemenin Fahmi bobok siang, saya search di pencarian resep dan cara masak es pisang ijo yang cocok buat berbuka puasa dengan bahan-bahan seadanya di dapur.

Jika dalam resep contekan memakai pisang raja, saya yakin yang ada di dapur ini adalah pisang nangka. Gak masalah, sama-sama pisang ini. Maksa.

Kalau dalam resep yang saya baca lapisannya menggunakan daun pandan, daun suji dan pewarna makanan untuk pewarna hijau, maka saya memblender daun pandan saja yang ada di halaman rumah. Daun suji kebetulan ada niat baru mau nanam. Itu pun baru kepikiran ketika melihat daun suji saat ziarah ke makam sebelum Ramadhan.

Bahan tepungnnya menggunakan tepung beras, tepung tapioka, dan terigu. Bongkar-bongkar pertepungan di lemari, yang ada cuma terigu aja. Gimana nih? Jadi enggak ya cuma modal terigu aja? Yo wes jadikan aja apapun nanti jadinya bagaimana. Yang penting udah coba, dan kalau dibatalkan gara-gara bahan cuma beranggotakan terigu kasihan Fahmi. Dia sudah bahagia duluan membayangkan ketika bangun tidur akan “bermain menggelindingkan setum”.

Jadi dengan bahan utama pisang, terigu dan daun pandan –tambah gula putih– dan stok sirup serta susu kental manis yang sudah wajib ada selama puasa saya pastikan Fahmi bangun tidur, Es Pisang Ijo ala-ala keluarga petualang siap dieksekusi.

Es Pisang Hijau Mudah Cepat Enak: 

Bahan: Pisang, terigu, gula putih, daun pandan untuk pewarna.

Cara buat:

Karena pisang sudah kelewat matang, maka tidak dikukus terlebih dahulu. Cukup kupas, bersihkan dan sisihkan.

Blender daun pandan dengan air secukupnya, saring dan air nya digunakan mencampur terigu beserta gula putih secukupnya. Biar tidak lengket, saya tambahkan sedikit minyak sayur dan sedikit garam sebagai penambah rasa. Terus kocok hingga larut dan bercampur rata.

Simpan ke dalam mangkuk/loyang kemudian adonan itu dikukus selama 20 menit. Ini sih tergantung seberapa banyak adonan. Ceki-ceki saja kalau adonan sudah padat dan matang api bisa dimatikan.

Menggunakan sendok (kan masih panas tuh) ambil secukupnya adonan dan letakan di atas plastik atau daun pisang. Menggunakan botol, ditekan sambil digelindingkan supaya pipih merata.

Pengerjaan ini yang dinamakan Fahmi “Bermain menggelindingkan setum”. Botol yang dipakai memipihkan adonan diibaratkan setum yang sedang mengaspal jalan. Tertawa dan bahagia beberapa kali Fahmi melakukannya. Ah, bahagia bersama anak itu sederhana saja ternyata.

Setelah adonan pipih rata, bungkus pisang hingga tertutup rapat. Terus lakukan sampai adonan dan pisang habis.

Pisang yang sudah dibungkus simpan di loyang atau piring tahan panas, untuk kemudian dikukus lagi sebentar. Setelah dirasa cukup, angkat dan dinginkan.

 

Cara penjajian: 

Asli tanpa mengupayakan bahan atau campuran lain, kecuali bahan semua yang sudah ada di rumah saja es pisang ijo ala-ala ini siap disantap saat berbuka puasa.

Iris pisang ijo yang sudah dingin dan taruh dalam mangkuk saji. Campuran esnya, saya tuang syrup rasa pandan, es yang sudah diserut dan terakhir susu kental manis. Sudah, gitu saja. Hasilnya? Not bad lah untuk ukuran emak serba kekurangan kaya saya, hahaha!

Apalagi suami gak banyak menuntut, baginya asal manis dan dingin (kan namanya es) itu sudah lebih dari cukup. Gak perlu pakai campuran apapun kalau memang tidak ada. Tidak usah mengada-ada kalau memang tidak punya. Pas saya cicipi bagaimana rasanya, hem, ternyata tidak jauh beda dengan rasa kolak pisang, hahaha!

Pelajaran memasak es pisang ijo ala-ala keluarga kami bersama anak sore ini memberikan pelajaran hidup yang teramat dalam: Kebersamaan, kebahagiaan bersama anak, dan kesederhanaan. Kalau dikelola dengan maksimal ternyata hasilnya juga luar biasa. Sok geura dicoba…

Comments

  1. aku suka nih, Teh. Di sekolah anakku ada yg jual. Tapi enak kali yah kalu bikin sendiri.

    Kapan2 coba ah.

  2. Hastira says:

    wah bikin sendiri , hebring euy, apalagi anaknya ikut bantu ya

  3. Belum pernah buat ini teh,,, pernah makan di rumah teman iya,,, dulukan d Jakarta booming banget es pisang hijau,,,, baru tau cara buatnya mudah ternyata nuhun teh,,,u

Speak Your Mind

*