Modal Blogger Kampung

ponsel dan notebook jadul, hadiah ngeblog sekaligus modal terbesarku menulis hingga saat ini. (Dok. Pribadi)

ponsel dan notebook jadul, hadiah ngeblog sekaligus modal terbesarku menulis hingga saat ini. (Dok. Pribadi)

Komputer dan smartphone adalah modal untuk menjadi blogger. Tapi bagiku kalau ada uang tentu mendahulukan membeli beras dan lauk pauk, daripada membeli gadget yang tidak bisa maksimal aku pakai.

Masalahnya, di kampung belum ada internet masuk, kalau ada modem pun, sinyal jelek karena lokasi di pelosok.

Saat menjadi TKW di Taiwan, alhamdulillah Tuhan memberi hadiah terindah. Bermodal minjam komputer majikan dan atau ponsel canggih anak majikan, aku mengirimkan tulisan ke berbagai lomba ngeblog. Hasilnya, netbook serta smartphone yang tahun 2010 masih terbilang ‘wah’ itu menjadi milikku!

Pulang Indonesia, menggunakan dua alat ini aku terus menulis. Ya, dibantu netbook yang saat ini sudah rusak serta smartphone yang sudah dua kali turun mesin itu aku bisa terus menulis, bekerja dan berkarya.

Meski sudah jadul dan sering hang, netbook dan ponsel ini adalah modal terbesarku dalam ngeblog. Meski sudah rusak, aku tetap merawatnya demi bisa terus berkarya.

Selamat Hari Blogger Nasional

Comments

  1. Nggak istilah blogger kampung, Teh Okti 🙂
    Yang penting adalah menulis di blog, berbagi dan memberi inspirasi.
    terus menulis ya teh, biar kami tahu cerita-cerita tentang dirimu 🙂

Speak Your Mind

*