Bangsa ASEAN Satu Nenek Moyang

Bumi penuh. Penyebaran penduduk dunia begitu pesat. Beberapa Negara berpenduduk padat seperti Cina dan Jepang memberlakukan aturan kelahiran kepada warga negaranya. Hal itu bertujuan untuk menekan laju penduduk yang sangat tidak berimbang dengan kondisi Negara serta kesejahteraannya. Jangan kaget bila saat berjalan-jalan di Singapura, selain logat Inggris Singaporean, tiba-tiba terdengar juga logat Jawa yang sangat medok di telinga. Begitu juga saat melancong ke Malaysia. Kok banyak dijumpai kesenian daerah yang mirip dengan kesenian daerah kita di kampung? Semua itu karena {Read More}

Banyak Jalan Menuju Persaingan Ekonomi ASEAN 2015

Jika banyak berdiri salon-salon Thailand yang professional dan mempunyai sertifikat tingkat internasional tentu saja posisi salon lokal akan tergeser oleh salon-salon Thailand yang lebih professional dan mempunyai sertifikat tingkat internasional itu. Terlebih kalau salon-salon lokal tidak seprofessional mereka, akan lebih jauh tertinggal dan ditinggalkan oleh pengguna jasa salon. Meskipun misalnya salon lokal sudah mempunyai nilai lebih di mata warga, diantaranya seperti karena warga sudah merasa kenal dekat dengan pemilik salon lokal, atau karena salon lokal tarifnya lebih murah dari salon {Read More}

Menyongsong Komunitas ASEAN 2015 TKI (Purna) Siap Berintegrasi Usaha Kerakyatan

Ruangan sudah gaduh saat aku masuk. Aku memilih mengamati sejenak sebelum menyapa. Rupanya mereka sedang membahas topik yang aku sodorkan semalam: Menyongsong Komunitas ASEAN 2015. “Aku gak ngerti apa itu Komunitas ASEAN 2015. Yang pasti waktunya masih sekitar 2 tahun ke depan, kan ya? Babu kaya aku ini sing penting bisa finish kontrak dulu ben bisa bayar hutang, lah! Abis itu baru mikir lainnya. Termasuk Komunitas ASEAN 2015 itu.” Pendapat Nunung dari Singapura itu yang pertama aku lihat. “Sejak jaman {Read More}

Kemiskinan Membuat Saya Kaya

Terlahir dari keluarga tak mampu, tak membuatku kecil hati atau minder. Meski memang ada sebagian dari mereka yang mencemooh kemelaratan kami. Berhasil menamatkan sekolah bukan berarti aku mampu, tapi ada perjuangan emak dan adikku yang berdarah-darah, mengorbankan segalanya hanya demi aku bisa lulus sekolah. Emak peyemangatku supaya terus berprestasi. Ya, karena pertimbangan ekonomi yang sangat minim, aku harus terus mempertahankan prestasi supaya tetap bisa dapat beasiswa. Bersyukur Tuhan memberiku keberanian serta sedikit kecerdasan hingga nilai selalu di atas rata-rata. Karenanya {Read More}

Bagaimana Peran Orangtua Mengatasi Trend Mobile Internet Terhadap Perkembangan Anak?

Hari gini gak punya gadget rasanya ketinggalan zaman kali ya? Jangankan eksmud (eksekutif muda) atau ibu rumah tangga, anak-anak saja sudah banyak yang menjadikan gadget sebagai pegangan dan mainan. Hem… Masalahnya, apakah cocok gadget-gadget itu menjadi pegangan anak? Bagaimana seharusnya peran orangtua dalam menyikapi permasalahan ini? Padahal resiko untuk anak berupa pornografi, bicara dan bertemu orang asing, traffiking, pembajakan software, sampai terpaan pada konten yang ekstrim saat berinteraksi dengan orang asing di dunia maya itu sangatlah rentan. Karenanya, dariperempuan.com menggelar {Read More}

Seperti Apa Wisata Bahari Murmer di Kepulauan Seribu?

Malu rasanya jika warga negara Indonesia sebagai negara kepulauan tapi tidak pernah merasakan bagaimana indahnya pulau-pulau dari sekian belasan ribu pulaunya itu. Jangan hanya menginjakkan kaki di sekitar Pulau Jawa saja bagi penduduk Jawa, atau Sumatera saja bagi penduduk Sumatera. Bukankah masih banyak pulau lain di Indonesia yang indahnya tak kalah dengan Pulau Dewata? Melancong ke suatu pulau memang memerlukan biaya lebih. Tapi itu bukan lagi sebuah alasan jika ada beberapa pulau yang sangat menawan lokasinya dekat dengan tempat tinggal {Read More}