Sambal Combrang Sambal Keluarga Petualang

Sambal Combrang Sambal Keluarga Petualang

Nasi liwet ikan bakar dan lalap sambal, menu andalan keluarga petualang.

Nasi liwet ikan bakar dan lalap sambal, menu andalan keluarga petualang.

Setelah subuh bergegas menuju pasar, takut kehabisan lalapan segar plus bunga kecombrang. Beginilah keluarga kambing eh petualang, hahay! Tak sedap rasanya makan tanpa lalapan yang segar-segar. Apalagi rencananya hari Selasa ini kami mau membuat nasi liwet. Yey! Yuk urang ngaliwet

Bergegas takut kehabisan karena pasar di tempat kami hanya ada (buka) setiap hari Selasa dan hari Jumat saja. Berlomba paling pagi bersama masyarakat sekitar termasuk pembeli untuk dijual kembali di warungnya masing-masing yang berburu barang yang akan dijual kembali. Karena kalau siang sedikit saja, apa yang dicari sudah kehabisan. Kalaupun masih ada, sisa pilihan orang yang kualitasnya sudah tidak bagus lagi.

Memang sebagian bahan membuat sambal dan lalapan (sayur) hijau kami menanam di halaman sekitar rumah dan bisa kami petik. Tapi tentu saja dalam jumlah terbatas dan kadang merasa sayang melihat tanaman tumbuh subur lalu dipanen untuk dikonsumsi. Berasa lebih baik memilih membelinya saja di pasar. Tanaman sendiri di halaman biarlah tumbuh subur buat dipamerkan saja di Instagram, hahaha!

Bisa dipastikan setiap Selasa dan Jumat yang saya beli adalah sayuran (lalapan) hijau dan bahan untuk sambel seperti cabe dan tomat. Tanpa sambel, suami tidak berselera makan. Tambahan lainnya ikan asin dan lalapan yang sunda pisan: petai dan jengkol. Wuhuuu!

Tidak bosan hari-hari makan lalap sambal dan ikan asin? Ya sepintar-pintarnya ratu rumah tangga yang mengatur saja. Lalapan tidak mesti petai jengkol saja, tapi ada juga kacang panjang, kol muda, keciwis, sawi putih, buncis muda, terong hijau, mentimun, kemangi, seladah, dan masih banyak lalapan lainnya yang setiap hari berganti-ganti.

Rebus kol dan kiciwis. Sedang memperbanyak makan serat, mengurangi makan protein hewani

Rebus kol dan kiciwis. Sedang memperbanyak makan serat, mengurangi makan protein hewani

Tumis kangkung favorit, tak lekang dimakan usia

Tumis kangkung favorit, tak lekang dimakan usia

Tumis sayuran hijau favorit kami adalah tumis kangkung dan tumis pucuk labu. Saya memasaknya pertama tidak memakai pedas, karena mengambil dulu sebagian untuk anak. Setelah menyisihkan baru tumisan dikasih bumbu ala Thailand, ada rasa pedas, rasa manis dan rasa asamnya. Pokoknya nampol di lidah dech…

Sambal juga tidak asal berasa pedas. Sesekali ingin mencontek sambal dengan bahan-bahan yang tidak biasa atau belum pernah kami coba. Hanya terbentur kepada bahan seadanya yang kami peroleh di pasar kecamatan, maka sambal yang biasa saya buat selain sambal goang adalah sambal terasi, sambal combrang, sambal tomat, sambal kecap, sambal bajak, sambal dabu-dabu, sambal pecel, sambal rujak dan sambal goreng.

aneka lalap kesukaan kami dan sambal terasi.

aneka lalap kesukaan kami dan sambal terasi.

Ikan asin juga banyak ragamnya. Ada ikan peda merah, ikan sepat, asin cucut, asin jambal roti, pindang tongkol, salam, bandeng, ikan asin cumi, ikan teri dan sebagainya. Meski mengutamakan membeli ikan asin, bukan berarti tidak pernah membeli ayam dan atau daging. Hanya karena suami lebih menyukai ikan asin lalap sambal untuk menu makanan hariannya, maka ikan air tawar, daging ayam dan atau daging sapi sengaja saya kurangi. Eh, tahukah kalau harga ikan asin itu lebih mahal dari ikan air tawar dan atau ayam? Jika ayam per kilo sekitar 30 ribu, maka ikan asin per kilo nya ada yang sampai 80 ribu lho!

Anak yang tidak suka lalapan dan sambal disiasatinya dengan sayur. Fahmi akan nambah makannya jika dibuatkan sayur asem. Senang saat anak bisa lahap makan dengan terong, labu dan kacang panjang yang dicampur di sayur asem resep made in sendiri ini. Resep sendiri karena bahan-bahan memang ada yang dikurangi berhubung anak dan suami ada yang tidak suka bahan tertentu. Jadi meski namanya sayur asem, kalau dilihat dekat mungkin tidak nampak sebagai sayur asem sebagaimana biasa seperti resep bahan-bahan pada umumnya.

Sayur asem pun cocoknya disantap dengan sambal dan ikan asin. Plus kerupuk, wuih, pulang kerja suami pasti langsung melahap sajian di meja ini. Beruntung jaman sudah serba canggih, banyak dijual bumbu sayur asem instan sehingga tidak usah repot mengulek bumbu dan atau mengumpulkan rempah-rempah demi tersajinya hidangan khas tanah air untuk disantap keluarga.

Dan merujuk kepada judul yang menyebut sambal combrang, nah, ini sambal cukup sulit saya buat karena tergantung kepada kesediaan combrangnya itu sendiri. Saya bilang sambal combrang adalah sambal keluarga petualang, karena saat kami jalan berpetualang ke hutan, ke kebun, atau lagi kemping, sering kami menemukan pohon combrang yang sedang berbunga. Ini rezeki lho! Karena combrang terbilang sudah sangat sulit didapat. Menanam tanamannya pun belum tentu kapan bisa berbunga dan bisa diambil combrangnya.

Sambal Combrang Keluarga Petualang

Sambal Combrang Keluarga Petualang

Saat menemukan combrang inilah selalu kami buat sambal. Membuatnya mudah, tinggal mengulek cabe yang diberi garam secukupnya, lalu masukan bunga combrang dan ulek sesuai selera. Siap disantap. Wanginya itu hemmm… sangat khas dan tiada duanya. Sambal combrang cocok dimakan dengan ikan bakar. Mantep dech, dijamin nambah dan nambah lagi hingga kekenyangan.

Buncis muda, bisa ditumis atau direbus. anak suka sebagai cemilan.

Buncis muda, bisa ditumis atau direbus. anak suka sebagai cemilan.

Ikan bakar,  ikannya ngambil di kolam belakang rumah, jadi pada kexil-kecil. Yang santap habis ini suami.

Ikan bakar, ikannya ngambil di kolam belakang rumah, jadi pada kexil-kecil. Yang santap habis ini suami.

Comments

  1. mbaak, sambel kecombrang itu fav ku bangeetttt… waktu itu di kantor ada yg jual botolan… sekali beli aku lgs nagih.. makanya pake arem-arem :D.. tapi belakangan ini orangnya ga jualan, mungkin krn memang susah nyari kecombrangnya yaaa.. padahl itu enaak ^o^

    walo bukan orang sunda, tapi dari kecil mama selalu makan lalapan dan sambel terasi bikinannya.. dan itu lama2 bikin aku juga pengen nyicipin.. Jadi suka juga ama lalapan dan terasi.. paling doyan sih kacang panjang mentah, timun, dan un ubi ato daun pepaya rebus juga enak dicocolin ke sambel. Pahit2nya itu bikin kangen 😉 ..

Speak Your Mind

*