Stress Akibat Pindah Rumah

Pindah Rumah

08_08

Sress itu seperti ini kali ya? Banyak yang harus diurus, minta segera dikerjakan, sementara waktu mepet, anak rewel makanan belum terhidang, akhirnya kepala pusing.

Pindah rumah sepertinya bukan sebuah hal yang berat, atau menyusahkan. Itu jika dipersipakan dengan matang, cukup waktu. Jika waktu untuk mempersiapkan semuanya hanya lima hari, itu pun dipotong ke luar kota, dipotong urusan kerjaan, sementara cuaca di luar terus-terusan hujan. Bagaimana nasib buku-bukuku? Bagaimana nyusun dan nyimpen barang-barang pecah belah milik almarhumah mama mrtua?

Sebenarnya ini bukan mau pindah, tapi karena rumah lama sudah harus diganti, maka kami berencana mau merombaknya. Nah, karena mau dirombak itu meski hanya untuk sementara, kami harus pindah dahulu ke rumah sewaan, beserta semua isi rumah yang seabek-abrek itu, selama rumah kami dibangun. Yanng buat pusing dan lieur, adalah bagaimana menyimpan dan mengepak semua barang-barang yang enggan dan sayang dibuang ini?

Akhirnya dapat juga jalannya, berdasarkan pengalaman dan ngulik ide sendiri dalam kondisi kepepet.
Biar lebih mudah cara ngadepin pindah rumah itu:

* Mengepak barang berdasarkan ruangan.

Jadi misalkan dari ruang tamu, barang-barang yang dipak diurutkan mulai dari lemari rak bagian atas, terus hingga tingkat dasar. Selesai di ruang tamu, baru lanjut ke ruangan lain

* Label + Nomor

Mengepack barang di dus, kontainer atau tas, jangan lupa setelahnya diberi label. Maksudnya beri keterangan, baik ditulis langsung di dus, tas, atau kontainer itu terkait barang yang menjadi isinya. Misalkan barang yang kita packing dalam dus adalah gelas dari lemari di ruang tamu, maka tuliskan saja di dusnya: Gelas, Ruang Tamu. Sehingga saat mencari sesuatu atau mau beres-beres lagi tidak akan keliru karena mudah mengenali dengan melihat labelnya.

Adapun nomor yang ditulis, saya asumsikan ke dalam urutan mengepak barang dus keberapa. Jadi kelak saat akan mau menyimpan kembali, tinggal membuka dus atau kontainer sesuai urutan nomornya saja. Insya Allah, bisa dilakukan dengan santai tapi pekerjaan pasti rapi.

* Vacuum Cleaner

Ini bukan saatnya nyedot debu atau bersih-bersih, vacuum cleaner dipaki saat pindahan rumah untuk menyedot barang-barang supaya lebih simple dan tidak makan tempat. Pastinya hanya barang-barang yang menggunakan tas plastik yang bisa disedot. Jadi seperti pakaian, atau selimut, bahkan bisa juga bantal dan kasur! Tinggal masukkan ke dalam plastik, lalu ikat dan sedot menggunakan vacuum. Hasilnya barang akan mengecil, an rapi.

Tinggal mengikat ujung tas plastik dengan baik sehingga udara tidak bisa masuk. Ini memerlukan tenaga dan kecepatan. Tapi tentu saja sesuai dengan imbalannya. Selimut sebesar drum, saat sudah divacuum, tidak lebih besar dari sebuah guling saja. Praktis dan simple kan?

Masih ada sisa satu minggu lagi untuk kami mengepak semua barang di rumah. Sudah mepet sih, tapi dengan jalan dan tiga ide tersebut di atas, sepertinya pekerjaan mengemas barang itu semakin mudah.

Happy pindahan rumah ya! 😉

Speak Your Mind

*