Ketika Hati Mati untuk Semua Cahaya Dunia…

Ketika Hati Mati untuk Semua Cahaya Dunia… Jika boleh meminta, jangan dulu Tuhan ambil nyawa saya sebelum ibu saya terlebih dahulu. Karena jika saya lebih dahulu, saya tidak tahu siapa yang akan mengurusnya kelak. Namun sudah pasti, putra saya akan diurusnya, menjadi tanggungannya meski tidak diberi kesempatan atau dilarang. Sejak bulan puasa hati saya sudah gundah. Selalu terpikir bagaimana nasib Fahmi, putra saya jika saya lebih dahulu meninggalkannya. Pikiran saya mengerucut kepada ibu saya, neneknya Fahmi. Satu-satunya orang yang cukup {Read More}