Kurikulum Kitab Kuning (Bagian Dua)

Kurikulum Kitab Kuning (Bagian Dua) Kepikiran kalau anak mengaji di rumah beberapa orang sudah baligh dan sementara mereka tidak inisiatif masuk pondok pesantren (termasuk orang tuanya yang tidak bertindak tegas) maka sudah seharusnya pelajaran pengajian pun ditingkatkan. Bukan cuma Iqra atau hafalan surat pendek dalam juz 30. Ada banyak ilmu yang harus mereka dapatkan. Karena kalau tidak sungguh mereka anak-anak mengaji ini sangat sangat kasihan! Meski banyak yang mengatakan sulit kami berencana mengadakan pelajaran mengaji kitab kuning. Disebut kitab kuning {Read More}

Kurikulum Kitab Kuning (Bagian Satu)

Kurikulum Kitab Kuning Meski pengajian anak-anak di rumah tidak pernah diliburkan, namun mereka sudah inisiatif sendiri. Mentang-mentang sekolah libur, mengaji juga ikut libur. Suami sendiri sebagai gurunya malah jadi serba salah. Mau ditegur, anak anak sudah lebih dari ditegur, itu. Hampir setiap malam kalau mengaji lebih dari ditegur, diberikan pemahaman kalau mengaji itu kewajiban. Eh, mereka malah balik mencibir. Mau lebih keras lagi, gak enak sama orang tuanya. Ialah, masa anak orang kita paksa? Secara (maaf) orang tuanya sendiri cuek-cuek {Read More}