Penghargaan Diri Melalui Game Candy

Penghargaan Diri Melalui Game Candy Mungkin ada yang bilang kekanak-anakan. Atau mengira tidak punya kegiatan lain yang lebih positif? Tapi buat saya, sekitar tiga tahun terakhir ini me time yang paling menyenangkan adalah main game candy. Tidak asal main, karena saya tahu waktu saya terbatas sementara apa yang harus saya kerjakan bejibun. Saya mendisiplinkan diri, baru bisa membuka aplikasi game di hape ini ketika saya sudah selesai mengerjakan sesuatu sebagai pelepas penat, atau ketika saya mencapai suatu keberhasilan, sebagai balasan {Read More}

Seberapa Penting Laporan Keuangan Blogger?

Seberapa Penting Laporan Keuangan Blogger?     Berapa penghasilan dari ngeblog? Ada yang bisa jawab pasti? Saya sendiri sih tidak bisa memberikan data pasti, secara ngeblog masih berada di ambang kesukaan, belum mantap jadi profesi. Kalau pun ada masukan dari hasil ngeblog, itu paling kalau ikut lomba dan terpilih jadi pemenang. Kalau kalah, ya berarti tidak ada pemasukan sama sekali. Dan jika terpilih sebagai pemenang, frekuensi dapatnya pun belum tentu satu tahun satu kali… Hanya sebagai blogger yang terus belajar {Read More}

Mengapa Kita Harus Menghargai Kehidupan?

Mengapa Kita Harus Menghargai Kehidupan? Rabu-Sabtu kemarin,  7-10 September, ada kegiatan diskusi publik yang diadakan oleh Human Right Working Group (HRWG) dan Coalition For The Abolition Of The Death Penalty in ASEAN (CAPDA)/ koalisi anti hukuman mati di ASEAN, Bertempat di Plaza Indonesia, Jakarta. Diskusi publik yang bertema “Buruh Migran dan Hukuman Mati” ini dihadiri oleh masyarakat sipil dan para pegiat buruh migran. Diskusi ini sejatinya merupakan rangkaian dari acara Celebrating Life Week  #EndCrimeNotLife. Kenapa hidup harus dirayakan?   Inti {Read More}

Reuni Blogger Diantara Pejabat: Aku Mah Apa Atuh?

Reuni Blogger Diantara Pejabat: Aku Mah Apa Atuh? Reuni untuk jumpa kawan lama, tentu sangat menyenangkan. Tapi jika perjumpaan itu disusupi rasa tidak nyaman, misalnya saling pamer jabatan dan posisi terkini pastinya ini jadi hal yang paling menyakitkan buat seseorang yang tidak punya posisi bergengsi. Macam aku. Da aku mah apa atuh? “Hai, Makin cantik/ganteng saja kau ya. Mana anakmu? Tinggal di mana sekarang? Kerja di mana?” Berbagai pertanyaan pasti berhamburan keluar mana kala jumpa kawan lama baik secara tidak {Read More}

Jungkir Balik Sang Ratu di Istana Panggung

Jungkir Balik Sang Ratu di Istana Panggung   Akhirnya, sampai juga di rumah panggung yang hampir lima hari kami tinggalkan. Nyamannya itu tak punya tandingan meski di hotel berbintang lima sekalipun. Rumahku surgaku, kebebasan dan kebahagiaan terasa lengkap saat berada di dalamnya. Sejauh mana kaki melangkah, pulang ke rumah sendiri tetap jadi keinginan pertama. Di antara rumah tetangga, bisa dibilang rumah kami yang paling buruk dan sederhana. Rumah panggung peninggalan mama mertua yang sudah lapuk. Sebagian papan sudah berganti beberapa {Read More}

Secanggih Apapun Perlengkapan Ngeblog, Tetap Kurang Sebelum Ada Satu Ini…

Secanggih Apapun Perlengkapan Ngeblog, Tetap Kurang Sebelum Ada Satu Ini… Teringat pertama belajar ngeblog saat masih di Taiwan, kala itu menggunakan platform Multiply yang akhirnya harus dikubur untuk selama-lamanya. Bermodalkan hape dan internet gratisan, jadi jugalah sebuah blog sederhana hidupuntukberkaya.multiply.com Semakin banyak menjelajah dunia maya, berkenalan dengan blogger-blogger Multiply yang berpengalaman di bidangnya semakin bertambah pula wawasan saya. Modal nol seputar ngeblog dan pernak-perniknya lambat laun bertambah dan bisa memahami hal-hal yang sebelumnya teramat asing di kepala saya. Bersyukur banyak {Read More}