Curhat Buat Mamah (Not Dedeh) Bukan Dear Mom… 

Curhat Buat Mamah (Not Dedeh) Bukan Dear Mom…  Assalamualaikum w.w. Buat perempuan tangguh yang telah melahirkan dan membesarkanku. Perempuan usia senja yang kami panggil Mamah… Saat merantau jauh di negara orang hanya satu tujuanku, membahagiakanmu hingga semampuku. Kepulanganku selalu jadi hadiah terindah bagimu, bukan cinderamata atau oleh-oleh lainnya. Hanya yang seiman, adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar yang selalu dipanjatkannya untuk jodoh pilihanku, siapapun itu. Berharap bisa menjadi hiasan mata manakala usia menua. Ada menjaga dan menghibur masa tua {Read More}

Sampai Kapan Mau Ngeblog?

Sampai Kapan Mau Ngeblog? Masih terasa euforia perpisahan platform Blog yang telah melahirkan blogger blogger handal dan even even berkesan. Ibarat hukum alam, ada pertemuan pasti ada perpisahan. Ada kehidupan akan diakhiri dengan kematian. Duh bukan sedih lagi deh rasanya tapi juga sekaligus jadi ngeri nih! Platform blog gratisan baru saja berakhir dengan pamitan. Menyisakan galau dan kehilangan. Terbayang anak asuh yang sudah lama dibesarkan dan betah d dalamnya, tiba-tiba diungsikan tapi entah harus kemana. Bagaimana mencari lagi tempat berlindung? {Read More}

Mobilnya Bagus Sayang Isinya Penyampah

Mobilnya Bagus Sayang Isinya Penyampah Tit tiit! Mendengar klakson begitu nyaring nyaris di sisi telinga reflek sepeda motor menepi memberi jalan. Meluncur dengan mulusnya sebuah mobil kota yang masih mengkilap. Belum hilang rasa takjub kami terhadap kendaraan roda 4 itu tiba-tiba sekitar 10 meter di depan kami kaca jendelanya bagian kiri jok kedua terbuka. Seketika sebuah botol kosong bekas minuman terlempar dari dalamnya. Kami yang di belakang mencoba menghindar. Kurang sigap itu botol bisa mengenai kami, atau pengguna jalan lain. {Read More}

Kibul Mengibul Boss

Kibul Mengibul Boss Bosku kaya tapi pelit. Bos laki kerja di stasiun televisi Singapura. Sementara bos wanita direktur di Omni Electronics, perusahaan asing yang punya kantor cabang di negara pulau. Ketika aku bekerja kepada mereka, keluarga penganut agamanya yang taat ini baru saja pindah ke apartemen di Hougang, meninggalkan rumah flat di Ang Mo Kio. Tinggal di lantai 9 dengan pemandangan danau di sebelah kanan dan jalan layang di bagian depan. Bos menempatkan aku tidur bersama anak tengah dan anak {Read More}

Keluhan Pengajar Kekinian

Keluhan Pengajar Kekinian Habis isya kami baru bisa istirahat. Setelah seharian sibuk melakukan tugas wajib sepulang bepergian (baca: nyuci pakaian kotor yang bergunung-gunung) dan merehatkan badan setelah hampir seminggu lamanya ngetrip terus meninggalkan capek yang membuat tulang belulang remuk redam. “Kembali ke alam nyata deh,” ucap suami, setengah mengeluh. Aku meringis, ikut merasakan. Suami bilang begitu itu artinya dia membayangkan bagaimana repotnya ia akan menghadapi kenyataan yang sebenarnya di dunia sekolah, tempat ia bekerja, setelah seminggu ini izin cuti untuk {Read More}

Anak Zaman Now VS Orangtuanya

Anak Zaman Now VS Orangtuanya Bukannya makan, eh malah minta tolong charge baterai ponsel yang tinggal 2 garis (dan itu berubah warna merah kedap kedip bunyi notifikasi untuk segera dicharge). Ampun deh anak zaman now. Saya segera memenuhi permintaannya. Dengan syarat setelah ngecharge langsung makan. Eh bener. Anak saya mau makan tuh. Ngecharge belum selesai malah makan malam nya sudah dihabiskan. Meski makannya sesekali merengek lagi, minta sambil nonton kartun favoritnya, dari channel youtube. “Bu, tolong sambung kan internetnya atuh…” {Read More}