Sindoro dalam Suka dan Duka

Sindoro dalam Suka dan Duka Meski cadangan baterai tinggal 12 % tak dahulukan buat blogpost ini sambil nunggu jemputan datang. Bagaimanapun berasa punya hutang kalau tertinggal dan hutang itu harus dibayar kan? Coba tunjuk tangan yang punya hutang… Turun dari Sindoro menyisakan banyak kenangan. Suka dan duka. Sukanya sudah pasti menginjakkan kaki di bagian bumi Allah yang lain telah terpenuhi. Sindoro menjadi salah satu gunung diatas 3000 meter dpl yang saya suami dan Fahmi jejaki. Begitu juga dengab saudara lainnya {Read More}

Mental Versus Fisik Saat Pendakian

Mental Versus Fisik Saat Pendakian Dalam perjalanan pendakian menuju Gunung Sindoro kami berjumpa rombongan pendaki lain yang akan naik ke Gunung Prau. Yang bikin beda, rombongan ini terdiri dari emak-emak sepuh eh ibu-ibu sudah lewat usia cantik maksudnya yang dilihat dari penampilan dan pembicaraan mereka, meski sudah lanjut tapi mereka punya semangat tinggi untuk sampai di puncak. Dari pengakuan mereka, tinggi dan medan treking tidak jadi masalah selama mental mereka tetap ada. Soal fisik tidak jadi hambatan. Pelan pelan asal {Read More}

Drama Pendakian

Drama Pendakian  Hampir saja hari ini menyerah setor tulisan di ODOP nya Blogger Muslimah Indonesia gara-gara so sibuk keteteran sendiri sejak pagi. Maklumlah emak rempong ini ceritanya hari ini mau ngajak keluarga petualang buat kemping di Gunung Sindoro. Mulai ngurusin bawaan wajib, keperluan Fahmi, urus transportasi dan akomodasi sampai telepon sana telepon sini, chat sana chat sini demi bisa mastiin semua bisa ikut dan perjalanan nyaman maksimal. Namun namanya juga manusia, hanya bisa berencana. Semua pada akhirnya Tuhan yang menentukan. {Read More}