Tahun 2016 Ajang Pembuktian Ngeblog jadi Pekerjaan

Tahun 2016 Ajang Pembuktian Ngeblog jadi Pekerjaan

Siapa tidak mau hobi nulis di blog atau ngeblog yang bisa dilakukan sambil mengurus anak dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga di rumah bisa berubah menjadi pekerjaan yang menghasilkan uang. Aku mau itu di tahun baru ini.

Emang bisa…?

Banyak blogger, banyak penulis (meski ditik, bukan tulisan tangan tentunya) tapi seberapa banyak ya yang berprofesi sebagai blogger dan atau penulis? Apa yang didapat dari nulis di blog selain kepuasan? Apa bisa menghasilkan uang? Apakah bisa nulis di blog jadi pekerjaan yang menghasilkan?

Banyak sekali tips dan trik yang membeberkan katanya jika ingin menjadi blogger harus begini harus begitu. Ikut ajang kompetisi, jadi peserta seminar kepenulisan, jadi follower ini juga follower itu. Dan sebagainya.

Siapa saja bisa jadi seorang blogger? Anak sekolah, karyawan, pengelola sawah dan kebun, taman baca, bahkan kemampuan mengungkapkan ide pemikiran dari sekitar hingga bisa dibaca orang.

Kecanggihan teknologi informasi membawa perubahan pada gaya hidup. Peran blogger jadi makin jauh berkembang. Menulis di blog tidak hanya sebagai pelampiasan layaknya buku diary jaman dulu. Menulis di blog semakin berkembang menjadi media promosi. Dari sama ada timbal balik. Blogger dapat imbalan baik berupa produk maupun fee.

Dari perkembangan itu pula hobi nulis di blog meningkat pesat sampai menjelma menjadi sebuah pekerjaan yang menghasilkan. Dengan menulis di blog atau akun jejaring sosial media, si empunya akun mendapat pemasukan. Ini bukan hiasan karena sudah jadi kenyataan.

Tentunya pihak perusahaan yang mengajak kerjasama para blogger tidak sembarangan. Belum tentu yang mengaku blogger mendapatkan job-nya. Ada kriteria yang ditentukan pihak pengguna jasa. Blogger terpilihlah yang pantas mendapatkan job alias kerjasama.

Apa saja syaratnya? Banyak yang bilang syarat supaya bisa mendapatkan job dari pengguna jasa itu seolah jadi sebuah ketentuan. Untuk itu segala usaha aku tajamkan. Mulai dari menggunakan domain sendiri, nulis secara kontinyu dan jadi spesifik job, dan sesering mungkin bisa up today late.

Jika punya pengetahuan, lebih baik jika ditulis dan share di wall atau blog. Selain menandakan memang expert siapa tahu mereka yang blm tahu bisa terbantu dengan informasi yang kita milikki

Meski kondisi serba terbatas, aku tidak berkecil hati. Berbagai aturan ngeblog itu tidak sepenuhnya berlaku kecuali satu: Menulis. Ya, untuk menjadi seorang Blogger yang handal kewajibannya hanya satu, teruslah menulis. Tidak peduli kapan bisa publish, kapan bisa ikut lomba, atau seberapa banyak pembaca yang berkunjung melihat tulisan.

Konten. Tahun 2016 ini aku belajar memperbaiki tulisan. Biasanya orang tertarik baca tulisan informasi yang terbaru, kisah inspirasi, tutorial, dan cerita manfaat khasiatnya. Tanpa diminta pembaca yang merasa tulisan kita bermanfaat lambat laun akan merindukan tulisan kita yang pada akhirnya mereka akan kembali ke blog dan rela menghabiskan waktunya untuk membaca sampai habis.

Nah, jika usaha sudah maksimal… Insya Allah berdoa agar blog banyak dilirik oleh pengguna jasa.

Mereka perusahaan akan rela memberikan imbalan berupa produk atau uang dengan job yang mereka tawarkan. Semoga tahun 2016 ini menjadi tahun pembuktianku jika ngeblog yang hanya bersifat sebagai hobi dan kesenangan, bisa beralih fungsi jadi pekerjaan yang menghasilkan.

Yuk ikuti quiz berhadiah yang berlangsung di shop page Bilna di Flipit. Siapa tahu kamu yang beruntung. Amin…

Speak Your Mind

*