Tak Lama Lagi, Pengunjung Puncak Akan Beralih ke Lokasi Terisolir ini

Tak Lama Lagi, Pengunjung Puncak Akan Beralih ke Lokasi Terisolir ini

DSC09396

Hampir tujuh tahun lamanya, aku tidak melewati jalan perbatasan Kabupaten Cianjur dan Bandung di bagian selatan, tepatnya antara perbatasan Pagelaran dan Ciwidey. Kini, setelah mengalami pemekaran, perbatasan itu bukan lagi antara Pagelaran dan Ciwidey, melainkan antara Kecamatan Pasirkuda di Cianjurnya dan Kecamatan Rancabali di Kabupaten Bandungnya.

Dulu sekitar tahun 2008 atau 2009 melewati perbatasan ini jalan masih jauh dari kata bagus. Khususnya di bagian perbatasan ke Kabupaten Cianjur, jalannya masih berbatu, belum beraspal dan sepanjang jalan tidak banyak rumah warga. Kalau dari perbatasan ke arah Kabupaten Bandungnya, sejak dulu jalan sudah bagus, beraspal dan mulus. Hanya kalau sepi ya sama. Maklum wilayah perkebunan jauh dari mana-mana.

Kini, akhir pekan kemarin aku lewat perbatasan itu. Wow! ternyata keadaannya kini sangat jauh berbeda. Sepanjang jalan Kecamatan Pasirkuda, jalan sudah mulus dan beraspal. Hanya beberapa titik saja ada yang tertimpa longsor karena memang banyak jatuhan tanah yang dibawa air yang disebabkan musim penghujan terus-menerus. Sepanjang jalan kini ramai oleh rumah-rumah warga yang sudah permanen. Hebat… salut atas pemekaran Kecamatan Pasirkuda dari Pagelaran ini.

WP_20150327_09_33_55_Pro

Parahnya, jalan yang terbilang buruk justru dari perbatasan ke arah Kabupaten Bandung. Dari perbatasan menuju Desa Cipelah Rancabali, ya ampuuun… jalannya benar-benar mengkhawatirkan. Sepeda motor saya saja tidak naik dan terpaksa harus di dorong. Gimana tidak, pas tanjakan, jalannya berbatu, becek, longsoran tanah dan gabah bercampur jadi satu. Mungkin karena itu tanjakan di daerah Cipelah ini disebut “Tanjakan Huut”.

Memasuki Cipelah, jalan memang sudah dicor, walau sebagian ada yang baru sebelah, hehe… Tapi itu lumayan lah…

Yang sangat luar biasa, setelah Cipelah, pemandangan kebun tehnya itu, subhanalloh… sangat indah sekali dan masih alami tentu saja. Sampai ke Rancabali, Ciwidey, dan mendekati Ranca Upas, kebun teh serta lokasi pariwisata yang terdiri dari kolam air panas, bumi perkemahan, penginapan diantara kebun teh dan sebagainya sangat asri dan masih jauh dari kata polusi.

WP_20150327_09_34_02_Pro

Lokasi jalan serta keindahan pemandangan tak jauh beda dari Puncak di perbatasan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor sana. Karenanya saya berani taruhan, tak lama lagi, jika perkebunan teh dan lokasi wisata di perbatasan Cianjur Bandung ini sudah diketahui masyarakat kota, pengunjung Puncak itu akan beralih kemari.

Sudah pemandangannya masih alami, jauh dari kata polusi, dan masih jauh dari kata macet dong pastinya. ASLI. Lihat saja, pasti bakal banyak yang beralih dan berpindah hati untuk rekreasi kemari daripada ke Puncak yang selalu macet dan sudah banyak pencemarannya (sampah) itu.

Sepertinya, dimari juga bakal dibangun tempat ibadah yang tidak kalah megahnya dibanding At- Taawun, nih… Hehehe! Semoga aja…

WP_20150327_09_34_25_Pro

WP_20150327_10_37_03_Pro

Speak Your Mind

*