Tips Hemat Kopdar Ala Blogger Kampung

Tips Hemat Kopdar Ala Blogger Kampung

jenuh- (1)

Blogger identik dengan dunia maya alias terkoneksi internet. Biasa saling sapa dan saling berkunjung antara satu blog dengan blog lain. Senangnya saat bisa berujung silaturahmi dan saling kopi darat (berjumpa) setelah sekian lama saling kenal mengenal secara jarak jauh.

Bagi blogger kota kopdar sepertinya bukan lagi sebuah hal yang asing. Kopdar di lokasi mana saja ibarat jalannya ke kamar mandi; dekat dan terbiasa. Tapi tidak denganku si blogger kampung asal gunung. Bisa kopdar ke kota itu ibarat dapat durian runtuh. Senangnya… #upinipin

Karena kondisi berada di pedalaman dengan akses transportasi masih tidak semudah di kota maka kopdar jadi sebuah ajang yang langka. Kalau mau ikutan kopdar, mikirnya harus butuh waktu lama. Dipikir lagi, ikut jangan… ikut jangan… dibolak balik, kalau ikut gimana kalau tidak ikut bagaimana. Biasanya saya mendahulukan asas manfaat dan prioritas. Sebagai istri dan ibu saya tentu menomorsatukan keluarga daripada kopdar. Kecuali kopdarnya sekaligus job berbayar. Hihi… yang kaya gitu saya pasti maksain dan keluarga juga pasti ngizinin.

Kalau mau menghadiri sebuah acara blogger di ibukota, minimal dua hari sebelumnya saya harus sudah mempersiapkan segalanya. Termasuk memasakan makanan buat suami, perlengkapan anak yang akan dititip di neneknya, sampai persiapan keperluanku sendiri. Meski acara kopdar blogger sekitar dua jam tiga jam, namun saya tetap akan meninggalkan rumah dua setengah sampai tiga setengah hari.

Kok bisa? Ya bisa. Karena saya akan lama di perjalanannya. Besok pagi berangkat, siang atau sore hari ini sudah meninggalkan rumah dan suami ke rumah neneknya anak.

Dari rumah neneknya anak berangkat jam 3 dini hari sampai di ibukota sekitar jam sembilanan kalau tidak macet. Pulang jam lima atau jam enam sore, sampai rumah ketemu ana7k lagi ya keesokan harinya sekitaran subuh. Karena malam kendaraan umum ke kampung saya tidak sebanyak di kota. Dan karena saya titip anak di neneknya maka agak siang baru bisa bawa anak pulang ke rumah.

Begitu kira-kira tahapannya jika saya mau ikut acara blogger dimanapun lokasinya. Karena jauh dan banyak rentang waktunya maka sebisa mungkin saya harus bisa membawa hasil. Jangan sampai jauh jauh dan lama lama meninggalkan anak suami dan rumah tapi tidak ada hasilnya. Tak ingin mubadzir apalagi sia sia perjalanannya.

Karena itu untuk lebih membiasakan diri supaya bisa disiplin dan produktif, saya membuat semacam cara supaya bisa menghadiri acara kopdar blogger dengan maksimal. Apa saja caranya?

1. Pilih Acara.

Menghadiri acara kopdar yang menurut saya penting dan ada manfaat saja. Kalau sekedar hang out bareng, saya akan memilih mengerjakan pekerjaan rumah saja yang tidak ada beresnya.

2. Tidur

Perjalanan jauh apalagi rawan macet solusinya ya tidur. Ini bisa hemat tenaga, pikiran, uang dan batre ponsel. Hemat tenaga jelas karena saat tidur di atas kendaraan itu, ya tinggal duduk selonjoran (kalo bisa) dan pejamkan mata. Hemat pikiran karena kalo orang tidur ya tidak sadar. Tidak akan pusing mikirin kemacetan, anak jalanan, dan sebagainya karen memang tidak melihat. Iya dong kan lagi merem alias tidur. Gimana bisa lihat?

Hemat uang, ya pasti kalau tidur kita kan gak tahu apakah ada tukang es lewat atau siapapun juga. Beda kalau kita buka mata. Ada tukang cilok…mau. Ada tukang keripik mau. Pokoknya kalo kejebak macet jalanan berubah jadi pasar kaget yang mempersempit lahan jalan.

Hemat batre ponsel juga karena hanya dengan tidur tangan ini diam tak lagi kegatalan untuk terus membuka ponsel. Sekalipun cuma ngeliat notifikasi jejaring sosial kan batrenya tetap jalan.

3. Diantar atau nebeng

Ini biasanya jika lebih dahulu tahu kalau suami ada keperluan ke kantor dinas. Sekali suami jalan saya ikut memboncengnya hingga sampai di kota. Untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan dengan kendaraan umum. Tuh lumayan penghematan karena jika dihitung kalau naik umum sendiri jumlah ongkosnya soanya jadi sekitar Rp. 50 rebu.

Numpang bonceng lumayan bisa ngirit lima puluh ribuan. Buat pulsa aja lumayan nambahin quota.


4. Naik Transjakarta jika bepergian di wilayaj DKI.

Ini biar hemat ongkos saja dan tapi tidak disarankan karena tidak hemat untuk waktu.

5. Bawa tempat sendiri

Biasanya plastik atau tuperware. Untuk apa? Buat bekal makanan. Biasanya kalau kopdar blogger kan dibarengi acara makan makan tuh. Nah ngambil aja secukupnya buat bekal di jalan.

Gak malu? Lah kenapa harus malu? Bawa secuil biar di jalan gak jajan kan lebih baik daripada nahan lapar tapi gak punya uang. Jadi biar hemat ya bawa tempat sendiri. Siapin sebelum berangkat kalo bisa…#biargaklupa

6. Nginep di kenalan

Ini kalau kebetulan waktu antara satu acara dengan acara lain berdekatan. Tidak mungkin saya pulang pergi karena waktu akan habis di jalan. Tidak mungkin juga stay di penginapan atau terminal. Jadi biar hemat numpang saja di kenalan yang bersedia menampung.

Begitulah tips hemat kopdar ala blogger dari kampung yang mau ke kota. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya ini, maka saya semakin selektif dalam mencari teman eh acara kopdar. Karena begitu banyak pengorbanan dan perjuangannya maka saya selalu menargetkan sepulangnya dari acara kopdar blogger itu harus bawa ilmu atau wawasan baru yang manfaat. Jadi perjalanan jauh dan pengorbanan penuh ini tidak sia sia…

Speak Your Mind

*