Tips Liburan di Rumah Supaya Anak Betah

Tips Liburan di Rumah Supaya Anak Betah

Liburan di Rumah

Liburan adalah memanfaatkan dan mengisi waktu libur dengan hal yang disukai dan menyenangkan. Jadi liburan tidak harus ke lokasi wisata, atau ke luar negeri yang besar gengsinya. Di rumah sendiri pun, sebenarnya liburan bisa dilakukan.

Saat belum berkeluarga, atau belum punya anak, liburan di rumah pasti dengan mudah bisa dilakukan. Lain lagi jika sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Dipastikan keinginan anak dan orang tua berbeda. Meski anak bisa diajak kompromi untuk berlibur di rumah saja, paling tidak kita sebagai orang tua tetap harus pandai menyiasatinya.

Berikut tips liburan di rumah yang biasa saya lakukan, supaya anak betah:

– Rencanakan acara pengisi liburan

Jika anak menyepakati mengisi liburan di rumah saja, ajak anak diskusi untuk ikut menentukan liburan akan diisi dengan kegiatan apa saja. Rinci dalam catatan dan biarkan anak tahu. Kami biasa mengisi liburan dengan beres-beres rumah bersama-sama di pagi hari, lalu dilanjutkan masak bersama menu kesukaan, istirahat sejenak dengan menonton film kesukaan sebelum dilanjut bermain di pekarangan. Setelah sholat berjamaah, biasa anak tidur siang. Baru sore hari dilanjutkan dengan kebersamaan lain seperti jalan-jalan sore ke sawah, main dan melihat ikan di kolam belakang rumah, dan atau membaca buku bareng-bareng.

Intinya anak biar mengetahui dulu kalau selama bersama di rumah akan melakukan hal apa saja, apakah memasak, berkebun, dan atau jalan ke sawah dan sungai dekat rumah. Dengan mengetahui kegiatan apa saja yang akan dilakukan di rumah sebagai pengisi liburan, anak tidak akan kaget atau meminta hal lain yang lebih.

– Tentukan kuliner

Namanya liburan, pasti inginnya sedikit beda dengan hari biasa. Meski masih berada di rumah, tidak ada salahnya menciptakan hal lain dalam segi penyajian makanan. Bisa buat kejutan untuk anak dengan menyajikan makanan kesukaannya, atau bisa juga bareng-bareng dengan anak membuat menu yang akan disajikan untuk disantap. Dengan melibatkan anak, ia akan merasa senang dan liburannya terasa berkesan.

Kalau makanan didapat secara pesan atau delivery, pastikan memesan secukupnya saja. Kalau bisa sekali habis dan buat anak ketagihan. Kapan-kapan liburan di rumah saja lagi, anak tidak merasa bosan dan justru teringat makanan enak yang pernah dihabiskannya secara rebutan bareng sang ayah.

– Siapkan property penunjang

Jika nonton film menjadi bagian dari kegiatan yang akan dilakukan saat mengisi liburan di rumah, sempatkan memilih dan menyiapkan film yang disukai anak. Tidak harus film baru, yang penting antara anak dan orang tua ada interaksi dan komunikasi saat menyaksikan tayangan film tersebut.

Begitu juga untuk waktu tidur siang anak, siapkan buku cerita yang menarik untuknya. Jika berencana anak berenang, cek apakah ada pelampung baru yang bisa dibeli untuk membahagiakannya? Ya, paling tidak ada hal baru yang beda dari rutinitas sehari-hari sehingga anak merasa suka.

– Komunikasi intens

Sambil beraktivitas, sampaikan pelan-pelan kepada anak jika liburan tidak harus mahal. Liburan bukan berarti harus pergi ke luar kota atau mengunjungi lokasi wisata. Tekankan sejak dini kepada anak kalau yang penting dari liburan adalah kegiatannya yang berkualitas. Mampu mengembalikan kebugaran tubuh dan kejernihan pikiran sehingga selesai liburan semangat untuk mengerjakan aktivitas makin meningkat.

Pastikan liburan yang dilakukan akan bermanfaat untuk sesama. Liburan di rumah membuat kue, jika ada lebih coba berbagi dengan tetangga. Jika liburan di rumah main ke empang atau sawah, ajarkan belajar mengasihi binatang, tanaman, dan sebagainya dengan memberikan makanannya, membantu menyiramnya dan kegiatan positif lain yang menunjang karakter baik tercipta kuat di diri anak.

Sejauh ini, hanya itu tips yang saya praktekkan saat liburan di rumah saja. Mungkin karena saya baru punya satu anak dengan usia baru 3 tahun. Saya yakin dengan bertambah anak, dan bertambah usia anak, tentu keinginan anak akan semakin beragam. Anak batita tentu lain keinginannya dengan anak yang sudah ABG. Sehingga hal yang akan dilakukan saat liburan pun akan bervariasi lagi. Tinggal pintar-pintarnya saja bagaimana orang tua berkomunikasi dengan buah hati. Karena itu sejak dini beri pengertian kepada anak supaya kelak sudah ABG anak sudah semakin mengerti.

Semoga bermanfaat, selamat bersitirahat.

Comments

  1. stuju mba Okti, kuliner adalah salah satu bagian penting saat liburan di rumah 🙂

  2. LIburan di rumah tetap bisa seru, asalkan tahu caranya ya mbak 🙂

  3. boleh di coba nee, anak sukanya main di luar daripada di rumah, yah mau gimana lagi, kerja menjadi kesibukan saya di rumah.

Speak Your Mind

*