Tips: Menjadi Sosok Perempuan yang Didambakan

Tips: Menjadi Sosok Perempuan yang Didambakan

Menjadi Sosok

Siapa tidak ingin jadi dambaan setiap orang? Khususnya bagi mereka yang masih lajang. Senin sore jumpa dengan kawan lama yang baru pulang dari Yogyakarta. Pernikahan keponakannya mengharuskan temanku itu pulang kampung. Yang membuat dia agak sedih justru dia sendiri sebagai tanteu dari yang akan dinikahkan masih sendiri alias belum berumah tangga.

Sebagai teman kami banyak berbincang, sampai ke soal jodoh dan kegagalannya selama ini. Dari pertemuan yang terbilang singkat itu menyisakan obrolan yang bermacam-macam. Hingga membahas soal menjadi sosok perempuan idaman ini.

Aku teringat akan buku yang baru saja aku baca habis, “Jangan Pernah Menyerah”. Di dalam bahasannya juga terdapat beberapa hal yang membicarakan bagaimana menjadi sosok perempuan dambaan. Salah satunya ialah dengan berani tampil keibuan. Padahal temanku itu juga sudah termasuk tipe keibuan. Lalu apa yang salah?

Mendapatkan jiwa keibuan, sesungguhnya itu yang tidak mudah. Dan untuk mendapatkannya ternyata enggak harus menunggu menikah dulu dan menjadi seorang ibu. Setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan dipelajari seperti:

– Belajar menjadi penengah

Saat ada perselisihan dengan teman atau keluarga orang yang mengayomi bisa menjadi penengah dengan kedewasaannya serta ketenangannya. Dengan bicara dari hati ke hati dipastikan bisa mendapat jalan keluar. Sosok seperti itu yang sering didambakan setiap orang. Orang berada dekatnya pasti merasa damai.

– Belajar bersabar

Sudah tidak dipungkiri bersama orang sabar kita akan merasa nyaman. Berkeluh kesah apapun akan dengan senang hati didengarkannya dengan baik. Berteman dengan sosok seperti itu pasti banyak diharapkan.

-Belajar mengalah

Mengalah bukan berarti kalah. Tetapi bisa mengendalikan rasa emosi serta ego dalam diri. Jika orang sudah tertanam dalam hatinya ambisi tidak untuk menang bisa dipastikan ia bisa mengendalikan pikirannya. Berteman dengan sosok yang berpikiran jernih seperti ini pasti didambakan setiap orang.

-Belajar untuk terus belajar

Perempuan harus pintar lho! Karena tidak dapat dielakkan kelak akan jadi madrasah bagi anak-anaknya. Perempuan hebat itu ternyata bukan yang memukau di pandangan mata, tetapi yang siap menjadi sekolah bagi buah hatinya. Karena itu tidak akan ada batasan untuk belajar karena setiap generasi pasti akan berbeda jamannya.

Pada akhirnya kembali kepada obrolan aku dan teman yang masih lajang. Juga pada buku karya Aldilla W. Wijaya yang aku sudah baca, kalau hendak mencari jodoh (menjadi dambaan banyak orang) jangan dengan cara mempercantik diri dan sibuk mencari perhatian, tetapi jadilah orang yang merasa aman jika ada kita, merasa segala pemikirannya sejalan dan nyambung dengan kita, merasa percaya menitipkan dirinya serta segala masa depannya dengan kita.

Comments

  1. Terkadang “mengalah” itu yang sering disalahartikan, mbak 🙁

Speak Your Mind

*