Tips Menjaga Keamanan Kartu ATM BNI

Tips Menjaga Keamanan Kartu ATM BNI

TIPS

Kemarin masih bisa mengambil uang cash dari ATM BNI terdekat. Hari ini hendak melakukan transaksi di mesin ATM yang sama kok tidak bisa? Kenapa kartu ATM saya terblokir padahal saya sudah memasukan pasword dengan benar, dan tidak bermasalah apapun seperti listrik mati atau lainnya. Kenapa ini? Saya panik.

Teringat berbagai berita pembobolan rekening oleh pihak tak bertanggung jawab dan modus yang banyak diinformasikan di televisi yang ujungnya membahayakan dan merugikan pemilik rekening maka saya langsung mengambil kartu ATM, menyimpannya baik-baik dan segera meninggalkan mesin ATM dengan waspada.

Tidak ada orang di sekitar mesin ATM itu memang. Apalagi orang yang berpura-pura menanyakan apa ada masalah dengan ATM dan seputarnya seperti modus-modus yang diberitakan di tv itu. Tapi kekhawatiran tetap menghantui saya. Meski masih ada kebutuhan yang belum terpenuhi saya memilih pulang segera.

Sementara ATM BNI istirahat dulu

Sementara ATM BNI istirahat dulu

Belum lama sampai rumah ponsel berdering. Nomor rumah atau kantor berkode are (021) atau DKI Jakarta tertera di layarnya. Setelah diterima, ternyata petugas dari Bank BNI Pusat yang menginformasikan kalau ATM saya sejak hari ini 5 Maret 2016 untuk sementara demi keamanan mengalami pemblokiran.

Saya tidak mudah percaya begitu saja, saya tanyakan nomor rekening saya dan data-data lainnya yang ada di BNI, semua benar. Petugas mengatakan kalau pengamanan ini tidak serentak berlaku untuk nasabah BNI, tetapi nasabah tertentu saja yang diperkirakan kartu ATM dan lainnya membahayakan. Pihak BNI melakukan pemblokiran untuk melakukan pengamanan.

Pemblokiran ini secara otomatis akan hilang setelah nasabah yang bersangkutan datang ke Kantor BNI dengan membawa KTP, Buku Tabungan BNI dan kartu ATM-nya. Di Kantor BNI nanti akan dilakukan pengecekan dan pemblokiran dibuka. Jika memungkinkan kartu ATM sekaligus diganti dengan yang baru.

Saya mengerti soal itu. Tapi yang tidak saya mengerti kenapa saya atau kartu ATM saya kok bisa terindikasi bermasalah atau membahayakan sehingga dilakukan pemblokiran? Kemungkinan ada hal-hal yang tidak kita ketahui “nempel” saat bertransaksi atau menggesek kartu ATM, sehingga mengganggu keamanan transaksi selanjutnya. Hal yang membahayakan yang dapat terbawa dari transaksi yang pernah dilakukan seperti adanya virus, pembobolan keamanan PIN, dan lain sebagainya, begitu penjelasan singkat dari petugas yang menelepon saya.

Tanpa kita sadari, bisa saja virus menghampiri saat kita bertransaksi

Tanpa kita sadari, bisa saja virus menghampiri saat kita bertransaksi

Baiklah, kalau demi keamanan terpaksa saya tidak dulu menggunakan kartu ATM BNI ini sampai saya bisa datang ke Kantor BNI. Masalahnya belum tahu kapan bisa datang, karena waktunya jelas bentrok, kan sama-sama hari kerja. Kecuali saya ngojek ke kantor BNI-nya. Secara kalau nunggu diantar suami, pasti agak susah karena hari kerja beliau juga full di tempat mengajar.

Menjaga keamanan rekening nasabah dari pihak BNI ini memang patut diapresiasi. Namun tetap lebih baik jika rekening atau ATM kita tetap aman dan tidak terindikasi berbahaya seperti yang terjadi pada ATM saya. Kalau tidak, tidak menutup kemungkinan Anda pun akan berurusan seperti saya: untuk sementara ATM diblokir dan harus mencari waktu atau menyempatkan diri untuk datang ke Kantor BNI terdekat untuk pengecekan dan pembukaan pemblokiran.

Sumber www.bni.co.id

Sumber www.bni.co.id

Langkah apa yang harus kita lakukan supaya ATM kita aman?

Saya mencari-cari dan akhirnya menemukannya dari website BNI mengenai tips aman bertransaksi. Tips pengamanan bertransaksi itu diantaranya:

– Mewaspadai adanya bahaya phising

Yang dimaksud phising saya sendiri gak begitu ngerti, hanya baca informasi katanya phising itu tindakan penipuan yang dilakukan para penjahat untuk mendapatkan data-data nasabah seperti nomor PIN, dlsb. Upaya yang dilakukan mereka seperti membuat situs palsu, supaya nasabah terkecoh dan data nasabah mereka dapatkan.

Ada juga yang membuat SMS dan atau email palsu yang memancing nasabah melakukan log in atau memberikan data pribadi.

kita sebagai nasabah harus waspada dalam hal ini. pastikan situs BNI yang diakses adalah www.bni.co.id

Sumber www.bni.co.id

Sumber www.bni.co.id

– Waspada malware, virus/worm, trojan dan spyware

Semua itu berkaitan dengan transaksi online yang mana biasanya menggunakan gadget atau komputer. Sebelum bertransaksi pastikan kalau gadget atau komputer bebas dari malware, virus, worm, trojan dan spyware.

Jangan sembarangan mengakses atau mendowload file yang tidak dikenal atau tidak diketahui keamanannya. Memasang antivirus supaya komputer kita aman bisa jadi alternatif lain.

– Pastikan transaksi di BNI Internet Banking aman

Yang perlu diketahui kalau pihak BNI tidak pernah meminta melakukan sinkronisasi e-secure atau m-secure di layar BNI internet banking nasabah. Jadi waspada kalau ada permintaan semacam demikian.

Pastikan log out dulu dari akun saat akan meninggalkan komputer meski hanya sebentar.

– Pastikan transaksi di ATM BNI aman

Seperti pada umumnya, saat bertransaksi di ATM pastikan tidak ada yang melihat kita menekan tombol apa saat mengetikkan PIN. Tutup dengan tangan sebelah meski tidak ada orang sekalipun di sekitar kita.

Ganti secara berkala PIN dan pastikan tidak sembarangan mencatatkan nomor PIN dimana saja. Hindari menggunakan tanggal lahir, nomor rumah, atau angka lain terkait data pribadi. Buat nomor PIN seunik mungkin. Jangan mau dibantu siapapun oleh orang tidak dikenal di sekitar ATM saat kita akan melakukan transaksi.

– Pastikan transaksi SMS Banking aman

BNI hanya mempunyai satu layanan SMS dengan nomor 3346. Selain itu harap waspada. Segera hapus SMS terkirim jika sudah melakukan transaksi untuk menghindari penyalahgunaan.

Secara garis besar itu saja yang saya bisa share supaya kartu ATM kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena ini mengacu pada pengalaman pribadi, maka ada kemungkinan banyak hal yang harus ditambahkan. Silahkan dengan senang hati pengalaman Anda bisa saya jadikan point penting supaya keamanan ATM kita makin maksimal.

Dan yang pasti jika Anda merasa tidak mengerti, bingung menghadapi ada perbedaan saat mengakses web yang dikunjungi atau transaksi yang akan dilakukan, sebaiknya segera hentikan transaksinya dan segera hubungi BNI Call di 1500046 dari ponsel (021)1500046 atau 68888.

Semoga bisa membantu dan manfaat

Comments

  1. memang bikin ngeri pembobolan rekening, pemainnya pinter2 aja kerjanya, org sering dibuat terpedaya dan lengah, termasuk yg udah waspada aja msh suka terjebak krn virus itu ya

  2. Penjahat juga semakin meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya untuk melakukan kejahatannya termasuk kejahatan di ATM dan lain-lain.
    Kehati-hatian nmemang perlu
    Salam hangat dari Jombang

  3. Deuh ngeri makin canggih aja orang jahat itu …:(

Speak Your Mind

*