12 Travel Blogger Indonesia yang Wajib Kamu Ikuti, Siapa Tahu Bikin Kebelet Liburan!
Pernah nggak, baru buka HP sebentar, tiba-tiba sudah melihat foto pantai, gunung, hotel cantik, kuliner menggoda, lalu dalam hati berkata, "Kayaknya aku juga butuh liburan, nih."
Padahal saldo rekening berkata lain.
Tenang, kayanya kamu dan aku serta kita semua pernah mengalami konflik batin semacam itu. 😆
Kalau belum bisa langsung jalan-jalan, salah satu cara paling aman adalah jalan-jalan lewat tulisan. Caranya gampang: baca cerita para travel blogger Indonesia.
Selain bisa mendapatkan inspirasi destinasi, kita juga bisa belajar soal itinerary, transportasi, kuliner, penginapan, tips perjalanan, bahkan cerita-cerita unik yang mungkin tidak ditemukan di brosur wisata.
Nah, berikut 12 travel blogger Indonesia yang menarik untuk manteman ketahui. Daftar ini bukan soal siapa yang paling hebat, karena setiap blogger punya warna dan gaya cerita masing-masing, ya. Urutan dibuat hanya secara acak saja.
1. TravelFoodPedia – Traveling Sekalian Berburu Makanan
Kalau nama blognya saja sudah menggabungkan travel dan food, rasanya kita sudah bisa menebak bahwa perjalanan di sini tidak akan jauh-jauh dari tempat makan. 😋
TravelFoodPedia ini blog milik Rini Novita Sari, yang banyak bercerita tentang perjalanan bersama suaminya. Menariknya, mereka bukan cuma mengejar destinasi wisata, tetapi juga kuliner, hotel, kafe, itinerary, hingga tips perjalanan.
Blog ini cocok untuk manteman yang kalau traveling punya prinsip:
"Yang penting jalan-jalan. Tapi jangan lupa makan."
Kontennya juga cukup beragam. Ada cerita tentang Bali, Lombok, Malang, Surabaya, Tulungagung, Kebumen dan berbagai destinasi lainnya. Bahkan ada tulisan yang membahas itinerary Lombok, hotel, kuliner, hingga hidden gem.
Keunikan TravelFoodPedia adalah perjalanan terasa seperti pengalaman pasangan yang sedang jalan-jalan bersama. Jadi bukan sekadar "datang ke tempat wisata, lalu pulang", tetapi ada cerita dan pengalaman di balik perjalanan tersebut.
Blog ini cocok untuk para pecinta wisata + kuliner + itinerary praktis.
| Rini Novita Sari dan suami |
2. OvaJourney – Kalau Mau Healing, Mari Cari Tempatnya
OvaJourney adalah blog milik Ova Forlendy yang menghadirkan cerita traveling dengan gaya personal dan santai.
Salah satu hal yang menarik dari blog ini adalah pilihan destinasinya. Tidak selalu tempat yang terlalu mainstream.
Ada cerita lengkap tentang Situ Cipondoh, Tanjung Gelam Karimunjawa, Danau Pauh Jambi, Batam, hingga Pantai Merak Banten.
Bahkan ada tulisan tentang pantai yang bisa dijangkau dari Stasiun Merak. Ini menarik buat manteman yang ingin liburan tetapi tidak ingin membuat perjalanan seperti ekspedisi mencari harta karun.
Gaya tulisannya Kak Ova terasa seperti sedang ngobrol dengan teman:
"Yuk, kita cari tempat buat healing."
Dan tiba-tiba sudah buka Google Maps aja. Haha!
Keunikan blog OvaJourney ada pada cerita perjalanan yang relatable dan pilihan destinasi untuk short escape.
Cocok untuk manteman yang senang mencari destinasi dekat, short trip, dan healing singkat.
3. TehOkti – Traveling Bukan Cuma Foto-Foto
Kalau manteman mencari blog yang mengulas perjalanan dari sisi yang lebih luas, blog saya ini menarik untuk masuk daftar bacaan. Heuheu, jumawa nih ceritanya. Pede aja mempromosikan blog sendiri. Wajar ya? Gak ada yang bakal nyinyir kan? Baiklah, saya siap dihujat kok. Wkwkwkwkwk...
Blog saya memiliki berbagai kategori seperti travel, kuliner, budaya, gunung dan alam, Cianjur sebagai tempat domisili, cerita perjalanan kehidupan, hingga cerita masyarakat lokal.
Gak heran kalau segala ada secara tagline blognya memperkenalkan diri sebagai ruang untuk Travel, Eat, Read, Write, sekaligus membawa semangat backpacker dan style citizen journalist.
Yang (kata orang) menarik, perjalanan yang dilakukan saya dan suami beserta anak semata wayang --sebelum anaknya merantau untuk mondok-- sering bersinggungan dengan budaya dan kehidupan masyarakat lokal.
Misalnya ketika membahas Kampung Adat Miduana di Cianjur, pembaca tidak hanya diajak melihat tempatnya, tetapi juga mengenal tradisi dan kehidupan masyarakat di dalamnya.
Jadi kalau travel blogger lain membuat kita ingin berkata:
"Wah, tempatnya bagus!"
Saya siap bisa membuat manteman lanjut berkata:
"Oh, ternyata kondisi masyarakat di sana sebenarnya punya cerita seperti itu."
Dan menurut saya, itu yang membuat sebuah perjalanan menjadi lebih bermakna.
Buat generasi jaman now mungkin hal itu membosankan, gak menarik atau apalah istilahnya. Tapi tenang, di blog saya ini ada banyak cerita soal lain yang tak kalah seru juga kok.
Kisah pengalaman pendakian ekstrim karena naik Gunung Semeru saat usia kandungan 3 bulan bersama Medina Kamil dan Riani Djangkaru. Naik Gunung Rinjani saat hamil 6 bulan. Hingga kisah mengantarkan anak semata wayang jadi pendaki cilik (pada masanya) karena sejak usia 3-6 tahun sudah dibawa ke puncak Gunung Gede, Pangrango, Ciremai, Slamet, Sindoro, hingga gunung api tertinggi di NKRI yaitu Gunung Kerinci.
Jika sang suami berperan sebagai porter dalam setiap pendakian keluarga yang dilakukan maka saya mendapatkan gelar koki gunung karena saya selalu jadi tim logistik sendirian.
Masih banyak lagi informasi di blog saya terkait lokasi wisata yang ada di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya karena pada tahun 2019 saya dan suami terpilih jadi Duta Wisata Cianjur dalam acara HACI (Hayu Ameng ka Cianjur) yang digagas Bupati Irvan Rivano Moechtar.
Jadi kalau boleh dikategorikan blog saya ini cocok jadi referensi bacaan untuk para petualang sekaligus pecinta budaya, cerita lokal, wisata alam, dan perjalanan yang punya nilai sosial.
4. RuangUmma – Traveling Bareng Keluarga, Nggak Harus Sultan
Kalau kamu mengira liburan keluarga harus menginap di hotel mahal dan makan di restoran mewah, RuangUmma bisa memberikan perspektif berbeda.
Blog ini dekat dengan kehidupan keluarga, parenting, lifestyle, dan pengalaman traveling.
Salah satu hal yang menarik adalah cerita liburan keluarga yang sederhana. Misalnya menikmati pantai, bermain pasir, duduk di saung, kemudian makan seafood bersama.
Tidak harus: "Check-in hotel bintang lima." Tapi kadang cukup: "Anak senang, orang tua santai, perut kenyang." Selesai. 😆
Keunikan blog RuangUmma ada pada family traveling yang realistis dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Jadi liburan tidak harus terlihat mewah di Instagram. Yang penting pulangnya membawa cerita, bukan membawa utang.
Blog travel blogger yang cocok banget dibaca oleh keluarga, ibu, parenting, dan wisata sederhana.
5. Melukis Senja – Jalan-Jalan Sambil Menikmati Cerita
Namanya saja sudah "Melukis Senja". Jadi jangan heran kalau membaca blog ini terasa sedikit lebih syahdu. 😄
Blog milik Kak Erin ini memiliki fokus pada traveling, kuliner, dan environmental sustainability.
Kak Erin sendiri menyukai perjalanan alam, mendaki gunung, menyusuri hutan, tracking, sampai menikmati udara sejuk sambil mendengarkan suara burung.
Menariknya, cakupan perjalanannya tidak hanya Indonesia. Ada juga cerita tentang Jepang dan Korea Selatan.
Jadi kalau manteman sedang mencari inspirasi perjalanan dari wisata alam Indonesia sampai luar negeri, blog ini bisa menjadi teman membaca yang menyenangkan.
Selain traveling, Melukis Senja juga memiliki perhatian pada kuliner dan konservasi alam.
Artinya, jalan-jalan bukan cuma: lihat → foto → upload → pulang.
Tetapi juga bisa: lihat → belajar → menikmati → ikut peduli.
Cocok dibaca untuk para pecinta alam, kuliner, Jepang, Korea, dan isu lingkungan.
6. JourneyJournalKu – Hidup Itu Perjalanan, Bukan Cuma Tujuan
JourneyJournalKu memiliki tagline yang menarik:
"A Story of My Every Quarter Miles Step in Life."
Blog ini dikelola oleh Manda Dea, blogger, writer, dan parenting enthusiast. Menariknya, traveling hanyalah salah satu bagian dari blognya yang juga membahas lifestyle, parenting, kesehatan, teknologi, keuangan, otomotif, dan berbagai topik lainnya.
Jadi jangan heran kalau awalnya datang untuk mencari artikel wisata, tiba-tiba malah membaca artikel parenting.
"Eh, kok sudah 30 menit?"
Nah, itu jebakan blog personal. 😆
Keunikan JourneyJournalKu adalah traveling yang ditempatkan sebagai bagian dari perjalanan hidup.
Cerita wisata tidak berdiri sendiri, tetapi berhubungan dengan pengalaman, keluarga, lifestyle, dan kehidupan sehari-hari.
Cocok untuk para pembaca yang suka travel sekaligus lifestyle dan cerita personal.
7. SiswiyantiSugi – Ketika Traveling Berubah Menjadi Cerita yang Punya Kenangan
Blog SiswiyantiSugi menarik karena pengalaman pribadi penulis menjadi bagian kuat dari cerita perjalanan.
Salah satu tulisan yang menarik adalah tentang Ternate.
Bukan cuma membahas tempat wisata, tetapi juga pengalaman penulis yang pernah tinggal di Ternate selama beberapa tahun.
Dari sana pembaca diajak mengenal Batu Angus, Kedaton Ternate, Benteng Tolukko, hingga kuliner seperti cakalang fufu, popeda, ikan kuah kuning, dan gohu ikan.
Nah, ini yang membedakan cerita perjalanan berdasarkan pengalaman dengan sekadar mengambil informasi dari internet.
Ada rasa: "Saya pernah tinggal di sini, jadi saya punya cerita." Hasilnya, destinasi terasa lebih hidup.
Keunikan blog SiswiyantiSugi ada pada cerita personal yang membuat sebuah kota atau daerah terasa punya kenangan.
Cocok untuk dibaca oleh orang yang suka wisata daerah, sejarah, budaya, dan pengalaman personal.
8. Anggita Ramani – Traveling dengan Kacamata Eco Mom
Kalau biasanya travel blogger membuat kita ingin packing, Anggita Ramani juga bisa membuat kita berpikir: "Kalau traveling, lingkungan jangan sampai jadi korban."
Anggita Ramani dikenal sebagai Eco Mom Blogger. Blognya tidak hanya membahas traveling, tetapi juga parenting, lingkungan, beauty, kuliner, teknologi, blogging, hingga home and decor.
Salah satu daya tariknya adalah pembahasan traveling yang dikaitkan dengan lifestyle dan isu lingkungan.
Ada juga pembahasan mengenai ide konten dari destinasi yang belum banyak dibahas kreator. Ini menarik bagi para content creator yang ingin mencari sudut pandang berbeda ketika bepergian.
Keunikannya adalah traveling tidak berhenti pada "ke mana kita pergi", tetapi juga bagaimana kita melihat perjalanan dari sisi lingkungan dan kehidupan.
Cocok untuk para eco traveler, ibu, content creator, dan pencinta lifestyle.
9. MeiMoodaEma – Traveling dengan Rasa Peduli
MeiMoodaEma punya warna tersendiri karena travelingnya bersinggungan dengan lingkungan, budaya, masyarakat lokal, dan voluntourism.
Jadi, perjalanan bukan cuma untuk mendapatkan foto bagus. Ada juga keinginan untuk memahami tempat yang dikunjungi.
Salah satu contoh menarik adalah tulisan tentang Pantai Rio by The Beach di Lampung Selatan, yang membahas suasana pantai, fasilitas, rute, tiket, hingga pengalaman selama berada di sana.
Buat pembaca, informasi seperti ini tentu membantu. Karena sebelum berangkat, pertanyaan klasik biasanya muncul:
"Tiket masuk berapa?"
"Parkirnya di mana?"
"Ada toilet nggak?"
"Bisa makan nggak?"
Dan pertanyaan paling penting:
"Bagus nggak?" 😆
Keunikan Ari blog MeiMoodaEma adalah menggabungkan pengalaman traveling dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat lokal.
Cocok untuk dibaca para traveler yang ingin jalan-jalan sekaligus mendapatkan insight tentang lingkungan dan budaya.
10. Elva Nasira – Traveling Bareng Anak Tanpa Harus Panik
Traveling sendirian itu satu cerita. Traveling bersama anak kecil? Levelnya naik satu tingkat. 😅
Nah, Elva Nasira menarik karena banyak membagikan pengalaman traveling yang berkaitan dengan keluarga dan anak.
Salah satu tulisannya membahas pengalaman pergi ke Pantai Panjang Bengkulu bersama anak usia satu tahun. Travel Blogger ini juga membahas barang dan persiapan yang perlu diperhatikan ketika bepergian bersama balita.
Ada juga cerita tentang bagaimana merencanakan liburan keluarga agar tetap menyenangkan tetapi tidak membuat keuangan berantakan.
Dengan kata lain, Elva menunjukkan bahwa traveling bersama keluarga itu bisa dilakukan dengan persiapan. Karena kalau tidak dipersiapkan, bisa saja yang dibawa ke pantai bukan cuma anak dan tas.
Tapi juga: mainan, pakaian cadangan, makanan, obat, perlengkapan bayi, dan satu rumah sekalian. 😂
Keunikan yang bisa ditemukan di blog Elva Nasira adalah tips traveling keluarga yang berasal dari pengalaman nyata.
Tulisan dan pengalaman yang cocok untuk dibaca para ibu, keluarga muda, dan traveler yang membawa anak.
11. NYKNote – Dari Jalan Kaki Sampai Naik Gunung
NYKNote adalah blog personal yang memiliki cerita perjalanan dengan sentuhan pengalaman pribadi.
Salah satu cerita yang menarik adalah tentang awal mula penulis menyukai aktivitas mendaki gunung.
Menariknya, perjalanan tersebut tidak dimulai dari ambisi menjadi pendaki profesional. Kadang hidup memang begitu, ya. Awalnya cuma jalan kaki. Tahu-tahu: "Kok sekarang sudah naik gunung?"
😆
Cerita seperti ini membuat perjalanan terasa lebih manusiawi. Ada proses, ada pengalaman, ada rasa penasaran, dan tentu saja ada cerita yang bisa dibawa pulang.
NYKNote cocok untuk pembaca yang senang melihat perjalanan dari sisi personal, termasuk pengalaman kuliner dan aktivitas di alam.
Keunikan yang bisa kita temukan di blog ini adalah cerita perjalanan yang terasa seperti catatan pengalaman pribadi, bukan sekadar panduan wisata.
Cocok untuk pecinta cerita personal, kuliner, alam, dan aktivitas outdoor.
12. DiBukaBox – Traveling dengan Perspektif yang Lebih Lebar
Yang terakhir kisah travel blogger dari DiBukaBox. Blog milik Ednadus Harjaka Setiawan ini cukup menarik karena topiknya tidak berhenti di traveling. Ada juga pembahasan teknologi, lifestyle, keuangan, otomotif, dan berbagai hal lainnya.
Nah, kalau blog lain mungkin mengajak kita bertanya: "Mau ke mana?" DiBukaBox bisa membuat pertanyaannya berkembang menjadi:
"Setelah sampai sana, kita bisa belajar apa?"
Salah satu hal menarik dari blog ini adalah pembahasan tentang Sekolah Seniman Pangan, yang membawa pembaca melihat pangan lokal, masyarakat, dan sisi ekonomi di baliknya.
Ini membuat perjalanan tidak hanya soal destinasi, tetapi juga soal manusia, budaya, makanan, dan kehidupan yang ada di balik sebuah tempat.
Keunikan DiBukaBox adalah perspektif lintas topik yang membuat perjalanan bisa dilihat dari banyak sisi.
Bacaan yang cocok untuk para pembaca yang suka travel sekaligus teknologi, lifestyle, ekonomi, dan isu sosial.
Jadi, Travel Blogger Mana yang Paling Cocok Buat Kamu?
Dari 12 blogger di atas, jelas bahwa masing-masing punya "rasa" sendiri. Ada yang suka kuliner. Ada yang senang mencari hidden gem. Ada yang suka wisata alam. Ada yang membawa keluarga. Ada yang mengangkat budaya lokal. Ada yang peduli lingkungan. Ada juga yang melihat perjalanan dari sisi sosial dan kehidupan masyarakat.
Dan semuanya punya satu kesamaan: Mereka membuat kita ingin pergi...
Masalahnya kalau saya cuma satu. Setelah membaca artikel mereka, wishlist liburan biasanya bertambah cepat. Tapi sayangnya saldo rekening belum tentu ikut bertambah. 😂
Kalau kamu suka traveling sekaligus kuliner, TravelFoodPedia bisa jadi pilihan.
Kalau mencari short escape, OvaJourney menarik untuk diikuti.
Kalau ingin mengenal budaya dan cerita masyarakat lokal, blog saya tehokti salah satunya yang bisa dibaca.
Untuk family traveling, RuangUmma dan Elva Nasira punya banyak cerita yang relatable.
Kalau suka alam dan lingkungan, Melukis Senja, Anggita Ramani, dan MeiMoodaEma punya perspektif menarik dan buat rujukan.
Sedangkan JourneyJournalKu, SiswiyantiSugi, NYKNote, dan DiBukaBox menawarkan pengalaman perjalanan dengan sudut pandang yang lebih personal dan beragam. Ga ada pengalaman itu di blogger lain.
Pada akhirnya, travel blogger bukan cuma soal menunjukkan tempat yang indah. Mereka membantu kita melihat bahwa setiap perjalanan punya cerita.
Kadang ceritanya tentang pantai. Kadang tentang gunung. Kadang tentang makanan. Kadang tentang budaya.Dan kadang... tentang dompet yang menangis setelah pulang liburan. 😆
Jadi, daripada cuma bilang "kapan-kapan kita liburan", coba mulai dari satu hal sederhana: buka salah satu blog di atas, cari destinasi yang manteman suka, lalu mulai bikin wishlist.
Siapa tahu, perjalanan berikutnya bukan lagi cuma ada di wishlist.
Kenapa Disarankan Baca Artikel dari Travel Blogger?
Travel blogger sebenarnya bukan cuma orang yang hobi jalan-jalan lalu memamerkan foto.
Di balik sebuah tulisan perjalanan biasanya ada pengalaman, riset, biaya, waktu, dan cerita yang bisa membantu pembaca.
Dari travel blogger, kita bisa mendapatkan: inspirasi destinasi wisata, rekomendasi tempat makan, ide itinerary perjalanan, tips traveling hemat, referensi wisata keluarga, hingga cerita budaya dan masyarakat lokal sampai informasi tentang hidden gem.
Termasuk inspirasi perjalanan ke luar negeri, tips memilih penginapan, sudut pandang baru tentang sebuah daerah dan masih banyak lagi...
Jadi, sebelum membeli tiket pesawat, tiket kereta, atau bahkan membeli koper baru, tidak ada salahnya membaca pengalaman para blogger ini terlebih dahulu. Siapa tahu kita menemukan tempat yang selama ini tidak pernah masuk radar.
Siap Jadi Travel Blogger Selanjutnya?
Pada akhirnya, traveling bukan hanya tentang seberapa jauh kita pergi, tetapi seberapa banyak cerita yang kita bawa pulang.
Ada yang pulang membawa foto.
Ada yang membawa oleh-oleh, ada yang membawa pengalaman. Dan ada juga yang pulang membawa tagihan kartu kredit. 😆
Nah, dari 12 travel blogger Indonesia di atas semoga bisa menjadi teman virtual sebelum manteman menentukan destinasi berikutnya.
Jadi, daripada hanya berkata: “Kapan ya kita liburan?” Mending mulai cari destinasi dari sekarang.
Cuss siapkan itinerary. Cek transportasi. Hitung budget. Dan yang paling penting... pastikan saldo rekening tidak ikut pergi duluan. 😂
Selamat menjelajah!

















