Tamu Misterius dan Kompor Gas

Kamis siang lagi ngariung sambil nonton sepulangnya para lelaki di rumah dari masjid, tiba-tiba terdengar ketukan di pintu. Kami langsung bubar. Fahmi dan ayahnya ke depan mau melihat siapa yang bertamu sekaligus membukakan pintu. Sementara saya kelabakan mencari jilbab yang lupa tadi entah disimpan dimana. Makin panik ketika mendengar suara lelaki ketika suami sudah membukakan pintu. Sementara jilbab belum juga saya temukan. Ah ternyata ada di sandaran kursi makan. Saya pun menyambarnya dan segera memakainya di dapur. “Boleh saya lihat {Read More}

%d bloggers like this: