Anak dan Makanan: Jangan Gengsi dengan Takeaway!

Fahmi bersungut. Ngedumel sendiri. “Ih, boros. Jorok lagi, ya Bu? Itu kan nasinya nangis kalau gak habis.” Suaranya ditujukan kepada satu keluarga yang baru saja selesai makan di meja sebelah tempat kami duduk. Keluarga itu terlihat memang seperti orang berada. Tiga anaknya bicara berbahasa Indonesia meski dialeknya campur Basa Sunda. Dua anak di antaranya main ponsel pintar. Yang paling kecil masih gelayutan sama ibunya, rempong dengan berapa mainan anak yang kekinian. Ayahnya sibuk bolak-balik, merokok. Entah kenapa mereka makan sedikit {Read More}

Tips Batita Makan Habis

Tips Batita Makan Habis Sejak pindah rumah, menempati rumah orang lain untuk sementara sampai rumah kami selesai dibangun, waktu makan Fahmi, banyak terganggu. Selain Fahmi sering mondar-mandir ikut sana ikut sini sehingga waktunya berada di rumah tidak bisa dipastikan, juga karena selama kami pindah ini, Mama (neneknya) berada tinggal bersama kami. Ada neneknya ini, Fahmi menjadi lebih manja dan berasa punya seseorang yang bisa membantunya. Saat rewel, bila minta ini itu biasanya saya tidak terlalu memperhatikan permintaannya itu. Kini, oleh {Read More}