Tetangga kok minta pinjaman modal usaha?

Pagi-pagi niat mau rebahan setelah pekerjaan mengurus negara selesai batal gara-gara ada tetangga bertamu. Sebagai tuan rumah yang baik, saya menerimanya dengan sumringah dan tangan terbuka pastinya. Meski hampir rada tersedak jadinya, ketika tahu, niatnya datang segesit itu mau nyilih uang. Kok ya bisa minta pinjaman modal usaha ke saya sih? Kan jadi ngedumel juga. Padahal di kampung ini kalau mau dibilang orang yang lebih terpandang dari saya, masih banyak. Ada Pak Haji, ada Pak Kades, ada Pak Ade yang {Read More}

Drama Diet Sehat 15 Hari: Pengalaman Mempraktikkan Ngemil Bijak

Drama Diet Sehat 15 Hari: Pengalaman Mempraktikkan Ngemil Bijak Anak dan suami menertawakan sambil memegang perut. Itu bukan sekali dua kali. Mereka cenderung mencibir dengan kelakuan yang saya praktikan beberapa hari terakhir ini. “Ami ga mau ikutan ibu, ah. Keburu masuk nih sekolah agamanya.” Katanya sambil segera mengunyah dan menghabiskan makanan ringan dalam piring di hadapannya. “Ayah juga ga bisa. Udah nganter Ami ke madrasah kan sekalian mau ke toko kitab. Nanti telat juga.” Alasan yang sama pula, lalu ayah {Read More}

Nasib Blog Ketika Pemilik Tiada

Nasib Blog Ketika Pemilik Tiada Obrolan antara murid dengan guru ngeblognya, bikin saya harus menahan derasnya air mata yang tidak terasa bercucuran. Kalau saja saya tiba-tiba dipanggil Tuhan, pulang ke dunia lain, maka lepaslah semua yang ada di sekitar saya sebelumnya. Termasuk hutang, anak dan blog… Sang guru menyarankan untuk menjalankan sendiri, karena meski ia gurunya, tidak mungkin mengakses mengingat harus membuka menggunakan email. “Itu pakai akun google pribadi soalnya, jadi aku ngga bisa akses. Nanti kebaca semua isi emailnya, {Read More}

Sejak itu… saya proporsional dalam menilai orang

Sejak itu… saya proporsional dalam menilai orang Betul kata pepatah, sebaik-baik tupai melompat, akhirnya berkesempatan jatuh juga. Termasuk saat menyimpan rahasia. Serapat apapun, ternyata akhirnya ada celah untuk diketahui yang lain. Meskipun yang bersangkutan telah tiada. Saya bukan mau mengungkapkan keburukan siapapun. Naudzubillahhimindzaliik. Saya kisahkan, semoga saya pribadi bisa mengambil hikmah dan pelajaran hidup dari kejadian ini. Dulu, saat yang bersangkutan masih ada, memang pernah secara terang-terangan membenci saya. Apa yang saya lakukan mungkin dianggap tidak berguna. Tapi sedikitpun saya {Read More}

Udah Miskin, Sombong!

Udah Miskin, Sombong!   Selama anak belajar di rumah, banyak para ibu yang “menitip” anaknya belajar bersama kami. Khususnya anak seusia Fahmi, putra kami. Alhamdulillah meski ada saja hambatannya dari setiap anak, namun bisa dibilang di atas rata-rata proses pembelajaran di rumah semuanya berjalan baik. Ada salah seorang anak yang menurut saya sendiri masih harus banyak mengejar ketinggalannya. Karena kasihan, saya coba hubungi orang tuanya melalui nomor di group yang diberikan wali kelas pada awal tahun pelajaran dulu. Tidak nyambung, {Read More}

Pengalaman Singgah dalam Kisaran Kematian

Pengalaman Singgah dalam Kisaran Kematian Enam jam lalu, masih terasa bagaimana sakit dan sesaknya nafas ini. Semua beban berada di tenggorokan. Saya menjerit tapi tak bisa. Saya meronta-ronta, sampai suami terkejut, lalu berusaha membantu saya yang kalau dilihat orang pasti tampak sedang blingsatan, sambil menepuk tengkuk sendiri. “Kenapa bisa begini?” Suami tak kalah sibuk membantu saya memegangi dan memijit tengkuk. Sementara saya hanya bisa melotot, meronta dan merasakan sesak tiada tara. Tangan sebelah tetap memukul tengkuk dan sebelah lagi berusaha {Read More}

%d bloggers like this: