Pelajaran dari Mengantri

Lagi baca postingan di sebuah group tema kependidikan, tersentak dengan judul postingan yang berbunyi: MENGAPA GURU DI NEGARA MAJU LEBIH KHAWATIR JIKA MURIDNYA TIDAK BISA MENGANTRI KETIMBANG TIDAK BISA MATEMATIKA? Lalu saya klik artikelnya dan didapat bahasan sebagai berikut Seorang guru di Australia pernah berkata: “Kami tidak terlalu khawatir anak-anak sekolah dasar kami tidak pandai Matematika. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.” Mengapa sampai bisa demikian? Ada penjelasan yang sangat runut dan masuk akal, saya sangat setuju {Read More}

Bagaimana Cara Menangkal Cyberbullying?

Siapapun pengguna internet, khususnya para generasi muda perlu waspada dan berhati-hati terhadap aktivitas di dunia maya. Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi di dunia maya ini ialah perilaku perundungan siber atau cyberbullying. Menjamurnya informasi yang disertai konten negatif dan hoaks jadi tantangan lain dalam dunia digital. Perlu literasi digital yang kuat dalam menangkal konten negatif dan informasi hoaks yang masih beredar. Sebagai ibu rumah tangga tentu saja saya tidak ingin jika perilaku perundungan Siber ini terjadi kepada anak dan {Read More}

Lawan Stigma Kusta dan Down Syndrome untuk Dunia yang Setara

Pernah melihat tetangga julid yang mencebik ketika lewat di depannya seorang anak dengan down syndrome? Atau pernah mendengar masyarakat yang mengusir penderita penyakit kusta/lepra karena menurutnya itu adalah penyakit kutukan? Sebagai warga masyarakat yang sudah modern, yuk kita luruskan jika sikap seperti itu sangat salah dan sangat menyakiti bagi sesama. Perlu diketahui baik penderita down syndrome maupun penyakit kusta, mereka adalah manusia seperti kita. Punya hati, perasaan, keinginan dan masa depan yang sama. Apakah mereka menginginkan semua itu? Tidak, bukan? {Read More}

Kuliner Jadul Surabi

“Yah, habis. Gak kebagian Mak?” Air mata udah menggenang dengan sendirinya. Salah siapa dibangunkan untuk solat subuh malah lelet. Eh kesiangan beneran jadinya kue surabinya gak kebagian. “Ada nih Emak sisihkan. Emak tadi tanya ke adikmu, katanya si teteh mah masih di rumah. Ntar ke sininya siang. Ya udah Emak simpankan saja sebelum kehabisan. Makanya besok lagi kalau dibangunkan jangan kebluk. Malu atuh parawan kalah bangun pagi sama ayam…” Malu tapi cuek saja. Segera menghabiskan kue surabi (orang secara umum mengenalnya {Read More}

Kelakuan Konyol Para Pendaki Bikin Kangen Bikin Tertawa Sendiri

Hampir tiga tahun tidak melakukan pendakian karena covid-19. Kangen juga sama kejadian konyol selama ngasuh anak karena di balik setiap pendakian itu, selalu ada cerita yang tak lekang diceritakan hingga masa tua datang. Mulai dari cerita konyol dan lucu, hingga cerita seram yang dialami kawan. Karena biasanya setiap melakukan pendakian kami akan bareng dengan teman seperjalanan yang baru dikenal. Mulai dari pendaki senior sampai mereka yang masih remaja, yang ikut pendakian karena gaya-gayaan saja. Kini kalau ingat semua itu serasa {Read More}

Kulangitkan Terimakasih Atas Kepekaan dan Rasa Hormat si Anak Muda

  Saat hamil mengandung Fahmi, begitu banyak suka duka yang saya alami. Maklum saat itu saya masih jadi ibu bekerja. Sampai masa cuti hamil tiba, saya masih bolak-balik Cianjur – Jakarta. Bahkan pernah melakukan perjalanan ke Semarang, Malang dan Nusa Tenggara. Selama suka wara-wiri itu usia kandungan hingga enam bulan perut belum terlihat begitu buncit. Apalagi setiap bepergian saya selalu menggunakan jaket big size. Seringkali bikin saya merasa was-was sendiri jika berdesakan di kerumunan. Saat itu kan masih belum ada {Read More}

%d bloggers like this: