Hidup Minimalis Bukan Mie Instant

Hidup Minimalis Bukan Mie Instant Pendapatan boleh maksimal, tapi gaya hidup tetap minimal. Sejak bekerja dan punya penghasilan sendiri, jargon itu sudah saya tanam kuat-kuat dan mempraktikkan nya hingga berumah tangga. Gaya hidup setiap orang berbeda. Apalagi kalau dibandingkan antara orang kaya, dengan orang tidak punya. Kehidupan orang yang tinggal di kota, dengan masyarakat yang domisilinya di desa. Ibarat masalah hidup, semua orang memiliki dengan kadar yang berbeda-beda. Jadi apa sih gaya hidup minimalis itu? Simplenya buat saya gaya hidup {Read More}

Damai dengan Dendam

Damai Dengan Dendam   Semalam kucing di rumah bikin ribut. Cakar-cakaran sampai suaranya bikin orang tidur pada kebangun. Pengennya setelah anak dan suami berangkat sekolah gogoleran lagi, melanjutkan tidur semalam yang tertunda. Tapi melihat cuaca mendung begini mana bisa? Cucian kapan selesainya? Meski harus mengalahkan rasa malas akhirnya bangkit juga untuk membereskan tugas negara. Nyuci dan menjemurnya setelah pakaian siap dijembreng walau matahari tidak juga memancarkan kekuatannya. Kalau begitu jelas gak bisa gogoleran santuy, yang ada mata waspada melihat mendung {Read More}

Renungan Hari Gunung Internasional

Renungan Hari Gunung Internasional 2019 Gunung traveler, mana suaranya di Hari Gunung ini? Atau jangan-jangan malah tidak tahu ada peringatan Hari Gunung yang jatuh pada setiap tanggal 11 Desember setiap tahunnya? Sejak tahun 2002, Hari Gunung Internasional ditetapkan pada tanggal 11 Desember oleh PBB. Tujuan diperingatinya Hari Gunung Internasional ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap segala isu yang berpotensi membahayakan keberadaan gunung. Ditambah adanya upaya untuk menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya pegunungan bagi kehidupan. Tahun 2019 ini, tema Hari Gunung {Read More}

Overdosis, Keracunan atau Penyakit Kiriman?

Overdosis, Keracunan atau Penyakit Kiriman? Tiba-tiba dada ini terasa sesak. Berat, seperti ditindih bongkahan batu. Ngilu dan nyeri muncul menjalar merayapi setiap denyut nadi. Nafas susah sementara keringat terus mengalir deras. Sempat kepikiran untuk bertanya: Ya Tuhan inikah akhir hidupku? Bersandar memejamkan mata, merasakan nyeri yang menusuk-nusuk. Perih di dada semakin terasa kuat setelah melihat Fahmi terlelap tidur di sisi kanan. Mengusap tangan dan dahinya, sambil terus kepikiran juga, apa yang terjadi dengan diriku? Seminggu terakhir ini saya mengonsumsi obat {Read More}

Umrah dari hasil ngeblog? Kenapa tidak? 

Umrah dari hasil ngeblog? Kenapa tidak?    Di group ada yang tanya apa resolusi ngeblog tahun depan? Saya hampir jawab: nabung lagi buat ongkos ke tanah suci. Secara bulan ini saya hampir berhasil mengumpulkan ongkos untuk umrah ibu, (besok Senin Ibu insyaallah umrahnya) ya dari hasil ngeblog. Tapi dipikir lagi bisi dianggap berlebihan, ah. Saya batalkan deh balas komentarnya. Perih rasanya itu ketika saya sendirian, atau bersama suami dan Fahmi bisa travelling ke luar daerah, sementara ibu saya sebagai orang {Read More}

Kita sama-sama berduka dalam kehilangan, Wie…

Duka Dalam Kehilangan   Kita sama-sama berduka dalam kehilangan, Wie… Baru beberapa hari lalu, saya bilang kepada Wie, teman yang menghubungi saya secara pribadi, kalau saya tidak bisa ikut acara ngaliwet, ketemu bersama teman saat sekolah di sebuah restauran di kota. Alasannya apalagi kalau harinya bentrok dengan hari dimana suami harus terapi ke Sukabumi. Ya, kecelakaan yang dialami suami yang menyebabkan tangan kirinya patah, mau tidak mau harus rutin berobat ke ahli tulang. Karena itu jelas kalau saya tidak mungkin {Read More}

%d bloggers like this: