Geliat Persaingan Usaha Blogger Desa

Geliat Persaingan Usaha Blogger Desa   Apa sih Blogger? Ngeblog itu ngapain saja? Seorang awam berkata, profesi blogger baru tampak, ketika berdomisili di ibukota dan daerah penyangga. Karena di sana banyak events yang mengundang blogger. Blogger “dibayar” untuk merepresentasikan acara yang berlangsung di blog dan sosial media. Tulisan-tulisan blogger serta reportase di sosial media itu dibaca netizen, maka informasi pun meluas. Sementara blogger daerah, jarang sekali diundang untuk menghadiri event. Bahkan di daerah tertentu bisa dibilang tidak ada instansi pemerintah {Read More}

Terimakasih Teruntuk Teman Pancasilaku

Terimakasih Teruntuk Teman Pancasilaku Sebentar lagi tahun baru Imlek. Nuansa merah sudah tertata rapi di kantor dan ruangan sekitar. Jamuan makan malam antara seluruh pekerja mulai atasan sampai semua karyawan pekerja berlangsung dengan sederhana tapi terasa meriah. Keseruan berburu hong pao merah jadi sesuatu yang dinantikan setiap tahun. Termasuk dinanti saya, hahaha. Saya memang bukan keturunan etnis Chinese, tapi selama dua puluh tahun ini, telah mengenal dan selalu menjadi bagian dari kemeriahan Chinese lunar new year, berkat kebaikan bos tempat {Read More}

Tantangan Memperlakukan Anak sebagai Raja, Tawanan dan Sahabat

Tantangan Memperlakukan Anak sebagai Raja, Tawanan dan Sahabat   “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu.” (Sayyidina Ali bin abi Thalib RA.)   Tantangan bagi orang tua dalam mendidik anak di era sekarang begitu kompleks. Meski orang tua terhadap anak sendiri, tidak menutup kemungkinan akan ada pengaduan balik seperti halnya sudah banyak pengadu akibat didikan guru yang tidak diterima murid dan atau orang tua wali muridnya. Saya dan suami sadar, jika mendidik anak kandung, apalagi anak {Read More}

Rahasia Bahagia Melihat Keberhasilan Pesaing

 Rahasia Bahagia Melihat Keberhasilan Pesaing   Bersyukur jadi Orang Sunda. Setiap ada musibah yang menimpa, selalu saja dikatakan (masih) beruntung. Rumah saya kebobolan maling, sedih dan kecewa berat dong. Orang-orang masih dengan ucapan bela sungkawa tapi diiringi kalimat: beruntung hanya ((hanya)) kebobolan maling, tuh Bu Dewi mah rumahnya kebakaran. Semua hangus jadi abu. Semuanya tidak tersisa… Suami kecelakaan dan tangan kirinya mengalami patah tulang. Kami berobat ke sana ke mari selama berbulan-bulan demi suami bisa sembuh seperti sedia kala secepatnya. {Read More}

Hidup Minimalis Bukan Mie Instant

Hidup Minimalis Bukan Mie Instant Pendapatan boleh maksimal, tapi gaya hidup tetap minimal. Sejak bekerja dan punya penghasilan sendiri, jargon itu sudah saya tanam kuat-kuat dan mempraktikkan nya hingga berumah tangga. Gaya hidup setiap orang berbeda. Apalagi kalau dibandingkan antara orang kaya, dengan orang tidak punya. Kehidupan orang yang tinggal di kota, dengan masyarakat yang domisilinya di desa. Ibarat masalah hidup, semua orang memiliki dengan kadar yang berbeda-beda. Jadi apa sih gaya hidup minimalis itu? Simplenya buat saya gaya hidup {Read More}

Damai dengan Dendam

Damai Dengan Dendam   Semalam kucing di rumah bikin ribut. Cakar-cakaran sampai suaranya bikin orang tidur pada kebangun. Pengennya setelah anak dan suami berangkat sekolah gogoleran lagi, melanjutkan tidur semalam yang tertunda. Tapi melihat cuaca mendung begini mana bisa? Cucian kapan selesainya? Meski harus mengalahkan rasa malas akhirnya bangkit juga untuk membereskan tugas negara. Nyuci dan menjemurnya setelah pakaian siap dijembreng walau matahari tidak juga memancarkan kekuatannya. Kalau begitu jelas gak bisa gogoleran santuy, yang ada mata waspada melihat mendung {Read More}

%d bloggers like this: