Blogger dan Homeschooler

Blogger dan Homeschooler Awalnya karena nyinyiran para “pengagum” yang suka usil dengan “keberhasilan” Fahmi, putra saya yang sudah masuk SD tanpa lebih dahulu masuk sekolah TK atau PAUD. “Kok bisa sih langsung masuk SD? Sementara anak saya mah tidak boleh. Itu pasti kasih duit ya? Atau jangan-jangan karena anak guru ada kerjasamanya jadi dibolehkan masuk SD tanpa ke TK dulu?” dan masih banyak legi omongan yang lebih pedas lainnya. Tanpa mereka para “pengagum” kami itu tahu, bagaimana saya banting tulang {Read More}

Anak Hebat Dunia Akhirat

Anak Hebat Dunia Akhirat Seorang mom blogger yang punya niche parenting kasih komentar di status saya ketika saya bilang, Fahmi putra saya tidak bisa ikut lomba karena anaknya pemalu, gak bisa berprestasi: “Gak harus tentang prestasi dalam artian dapat piala atau berani tampil, kok. Anak yang bisa mandiri makan sendiri juga termasuk prestasi dan bisa ikut lomba. Fahmi bisa naik gunung, kan, prestasi juga.” Terasa sejuk rasanya dalam hati setelah membaca pemikiran mom blogger sekaligus bunda bijak ini. Disaat orang {Read More}

Mengintip Pentingnya “Tanggap yang Lengkap” dari New Bebelac

Mengintip Pentingnya “Tanggap yang Lengkap” dari New Bebelac “Percuma IQ tinggi kalau EQ jeblok…” Pernah dengar kalimat itu? Ungkapan yang menggambarkan walau seseorang kecerdasan nya bernilai tinggi namun dirasa percuma jika kemampuan emosional atau berkomunikasi dengan lingkungan seseorang tersebut bernilai nol. Setiap orang tua tentu saja ingin anaknya tumbuh cerdas, memiliki rasa peduli, dan tanggap dalam bersosialisasi. Demikian juga saya. Karena itu saya sangat concern dengan tumbuh kembang anak. Dulu pepatah buah jatuh pasti tak akan jauh dari pohonnya sangat {Read More}

Kegembiraan Pra Sekolah di Rumah Bersama Petualangan Boci

Kegembiraan Pra Sekolah di Rumah Bersama Petualangan Boci. Meski baru 3 tahun tapi gaya Fahmi putra kami sudah seperti anak besar saja. Setiap ba’da maghrib ayahnya mengajar menulis huruf Hijaiyah kepada santri, Fahmi suka ikut-ikutan. Tapi ujungnya malah mengganggu suasana belajar dan tidak jarang malah bikin suasana kacau. Di usianya itu, Fahmi memang sangat ingin tahu akan segala hal. Setiap yang dilihat ingin dicobanya, termasuk menulis yang dikerjakan anak-anak santri di rumah. Saya pikir Fahmi perlu bimbingan supaya pencarian dan rasa {Read More}