Perjuangan Jumpa Erwiana ke Sragen Berpisah Karena Pulang Lain Arah (Bagian 2)

Setengah mimpi, entah Jam berapa, hp berdering beberapa kali. Bukannya menerima dan melihatnya, entah karena saking ngantuknya mungkin, hp malah aku benamkan di bawah bantal! Aman. Tidur lagi… Eh! Berikutnya yang bunyi giliran hp Mba Sulis, teman dari Ponorogo binaan MI juga yang menginap bersama kami di Graha. Karena dia bangun dan mengangkat panggilan masuknya, aku jadi ikut bangun. Dan ia memberikan hpnya padaku! “Mba Okti, Mba Yanti, nih…” Katanya sambil merem-merem juga. “Jam berapa ni?” Aku malah balik nanya. {Read More}

Perjuangan Jumpa Erwiana ke Sragen Dihadang Banjir Pantura (Bagian 1)

Rencana sudah deal, berangkat Senin tanggal 20 Januari jam 2 siang dari Jakarta Timur menggunakan Bus Harapan Jaya. Padahal minggu pagi saya sudah melihat berita di TV kalau jalur Pantura tepatnya di Pamanukan Subang dan Indramayu terkena banjir. Senin dini hari saya tetap berangkat ke Jakarta. Menemui Mas Nursalim di kantor Migrant Institute (MI). Seperti biasa, menggunakan elsa Kang Oyan yang sempat tertinggal karena saya kesiangan. Berkat tukang ojek yang membantu saya mengejar akhirnya itu mobil si dukun bisa kami {Read More}