Bekas Berkualitas Pilihan Minoritas

Bekas Berkualitas Pilihan Minoritas “Kalau ke Bandung titip beli buku ya.” Pesan seorang teman di media sosial ini membuat saya selalu semangat. Bagaimana tidak, di jaman seperti sekarang ini masih ada yang mau membeli buku cetak, bukankah itu sesuatu hal yang luar biasa? Meski buku yang dibeli bukan buku baru, melainkan buku bekas alias loakan. Emang masih ada pedagang yang jual buku bekas? Banyak. Bukan hanya buku, tapi ada juga majalah, novel dan karya cetak lainya. Mengapa masih suka beli {Read More}

Membahagiakan Buah Hati: Kecil Tampaknya Besar Maknanya

Membahagiakan Buah Hati: Kecil Tampaknya Besar Maknanya Yang saya lakukan ini mungkin bernilai kecil dimata orang lain. Bahkan mungkin tidak ada nilainya sama sekali. Tapi ketika mengetahui betapa sorot mata menandakan betapa senangnya anak saya, hati ini merasa senang luar biasa. Sungguh perjuangan selama ini telah mengantarkan sebuah kemenangan yang terasa manis. Tidak ada yang sia-sia. Senyum terpancar dari bibirnya yang mungil. Matanya mengerjap lucu. Tingkahnya jadi semakin agresif tidak mau diam. Tidak terkecuali ketika pramugari memberitahukan bahwa sabuk pengaman {Read More}

Halaman Produktif Meski Seuprit

Halaman Produktif Meski Seuprit Seperti biasa kalau di Car Free Day yang saya cari lebih dulu adalah si emang tukang pot dan kalau ada penjual bibit bunga. Meski anak dan suami suka cemberut, karena menurut mereka bakalan ribet membawanya tapi saya semangat aja. Cianjur khususnya di daerah Cipanas, dan sekitarnya banyak dijual bunga hias dan semua peralatannya. Tapi bagi kantongĀ  saya jelas ukurannya tidak terjangkau. Harganya mahal. Beda kalau pas ada pasar dadakan seperti Minggu pagi ini. Biasanya harganya relatif {Read More}

Bali Kami Datang!

Bali Kami Datang! Finaly resolusi 2018 pecah telor lagi. Setelah mengupayakan silaturahmi kini giliran kami piknik asyik! Yee! Angkat ransel… Sudah baca tulisan resolusi 2018 saya dan Bali Bukan Jodohku ini kan ya? Bagaimana selama ini saya selalu gagal menginjakkan kaki ke Pulau Dewata. Karena itu saya masukan piknik ke Bali sebagai resolusi tahun 2018 ini. Iya, saking ngebet dan niatnya. Soalnya kalau masuk resolusi kan biasanya ditarget gitu jadi usahanya digenjot abis. Apalagi diworo-woro juga hingga sejagat dunia blogger {Read More}

Menulis Buku Anak dan Menjahit

Emak Kudu Bisa: Menulis Buku Anak dan Menjahit “Belajar baca udah, matematika udah, sekarang boleh main robot kan, Bu?” Rayu Fahmi. Matanya mendongak berkedip-kedip. Aku tersenyum mengangguk. “Hore!…” teriaknya kegirangan. “Sudah Ami belajar, sekarang ibu yang sekolah, ya?” “Iya…” “Ibu mah udah tinggi juga masih sekolah.” “Kan ibu biar pintar. Ibu ingin pintar juga seperti Ami.” “Ibunya A sekolah lagi gak? Ning mamahnya B mah tidak sekolah. Di sawah we keliatan sama Ami juga.” Duh, aku ga bisa jawab kalau {Read More}

Merasa Istimewa Ketika Tidak Ada Pantangan Kecuali yang Dilarang

Merasa Istimewa Ketika Tidak Ada Pantangan Kecuali yang Dilarang Perceraian akhir-akhir ini jadi berita yang ramai dibicarakan. Alasan bukan karena sudah tidak cinta, yang jadi pemicu perpisahan justru hal sepele yang tidak dibayangkan sejak berpacaran sekali pun. Ego yang tinggi dari masing-masing pasangan mungkin yang menjadi penyebabnya. Di lingkungan terdekat saya, ada sepasang suami istri cekcok dan berpisah karena istrinya mulai rewel dalam soal sajian makanan. Padahal menikah sudah lama. Anak sudah banyak dan besar-besar. Dalam arti pasangan ini bukan {Read More}