Sengketa? Musyawarah Saja Tidak Cukup!

Meski satu rumpun, satu keturunan nenek moyang, kalau soal hukum, semua harus sesuai dengan peraturan dan kesepakatan. Apalagi soal persengketaan lahan, memperebutkan pulau yang tentu saja bernilai sensitif sangat tinggi.

Permasalahan Singapura dan Malaysia harus kembali diselesaikan oleh Mahkamah Internasional. Hal bersifat sensitif ini tidak bisa hanya diselesaikan secara musyawarah, melainkan harus ada hitam di atas putih. Harus ada hukum kuat yang menaungi serta mengurusnya.

Jika Pulau Pedra Branca atau Pulau Batu Puteh saja yang sudah disahkan secara hukum internasional menjadi milik Singapura, masih saja diperselisihkan oleh warga Malaysia, apalagi jika penyelesaiannya hanya secara kekeluargaan saja.

Selanjutnya untuk kedua pulau yang masih terkatung-katung yaitu Pulau Batuan Tengah dan Karang Selatan, kepada siapa pun pulau-pulau itu akan diserahkan, setelah diputuskan oleh Mahkamah Internasional, kepada kedua belah pihak warga negara harus diberi pemahaman secara kontinyu.

Diberi penjelasan sampai detail kenapa pulau itu diserahkan kepada yang berhak. Sehingga warga menjadi faham, bukankah kalau sudah masuk Mahkamah Internasional, apapun hasilnya itu sudah pasti terlebih dahulu melalui rangkaian proses yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya?

Jadi buat apa kalau masih saja mempersengketakan? Hanya memperkeruh suasana antar sesama saudara negara ASEAN. Bukankah Indonesia juga pernah mengalami hal yang sama berkaitan dengan klaim pulau-pulau seperti itu? Pada awalnya warga marah-marah, saling menuduh bahkan caci dan maki. Namun lambat laun, lama-lama warga kembali diam dan tak lagi mempermasalahkan.

Begitupun dengan permasalahan warga Singapura dan Malaysia. Keduanya merupakan negara besar dan rasa toleransinya sangat tinggi. selanjutnya perkuat saja ketahanan pulau-pulau terluar dari setiap negara. Tingkatkan kualitas patroli serta penjagaannya sehingga tidak ada yang coba-coba ganggu dan mengakui secara mentah-mentah. Lebih baik menjaga sejak awal daripada berebutan nantinya…

Sebagai satu kesatuan utuh negara ASEAN, menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean, berikan pemahaman kepada setiap warga dari kedua belah pihak hendaknya semakin memperbesar kesadaran dan kerelaan demi ketahanan bersama. Lebih baik memperkuat kerjasama untuk menghadapi tantangan besar yang akan dihadapi ASEAN. Demi ketahanan bersama, buang rasa egois. Jauhi konflik.

#days7

Speak Your Mind

*