Peluang Bisnis: Usaha Sampingan Tanpa Modal Besar

 

Peluang Bisnis: Usaha Sampingan Tanpa Modal Besar

Suka narsis? Berbahagialah karena kebiasaan itu jaman sekarang bisa jadi sumber pendapatan alias menghasilkan uang. Hal itu bisa jadi peluang bisnis. Usaha sampingan tanpa modal besar.

Semakin berkembangnya dunia teknologi, menggiring manusia melakukan segala aktivitas serba digital. Mau makan, difoto. Mau aktivitas, selalu live. Promosi dan usaha semua dikaitkan dengan teknologi mutakhir.

Dulu, paling banyak yang mengaku hobi memasak, menjahit, atau berkebun. Sekarang, hobi merambah menjadi lebih tinggi dengan suport internet. Hobi fotografi, hobi ngevlog, hobi ngeblog, sampai jadi jual beli online.

Hobi tersebut jika ditekuni secara profesional memang bisa jadi sumber pendapatan. Bukan rahasia lagi para selebgram, atau youtuber mempunyai penghasilan sampai miliaran dari konten-konten yang diunggahnya.

Pemilik hobi terkait dengan kerja depan kamera saatnya meraup keuntungan. Hobi jadi bisnis sampingan yang mengerjakannya tanpa modal besar. Cukup smartphone yang terkoneksi dengan internet, lalu buat akun untuk realisasi. Sudah jadi.

Lalu bagaimana dengan saya yang bukan orang tipe bisa bergaya di depan kamera? Jangan kecil hati. Orang diciptakan memiliki kelebihan dan kekurangan. Meski tak pandai bergaya depan kamera, mungkin kelebihan kita ada di belakangnya, eh apa sih?

Maksudnya, yuk cari kelebihan kita yang tidak diketahui sebelumnya itu. Bisa mulai menentukan dengan kebiasaan kita sejak kecil, kebiasaan sehari-hari, dan atau mulai perhatikan, menyenangi hal apa kita selama ini?

Saya sendiri, sejak kecil paling suka dengan membaca dan pelajaran mengarang. Kebiasaan itu tidak hanya di sekolah, namun juga di rumah dan lingkungan lain. Sampai saya kerja ke luar negeri sebagai TKW, kebiasaan menulis dan membaca tidak bisa ditinggalkan.

Saat itu belum marak internet seperti sekarang. Menulis hanya saya lakukan di buku tulis. Membaca sebatas dengan media yang ada di hadapan. Namun semua keterbatasan itu tidak jadi penghalang. Menulis dan membaca tetap lanjut.

Bisa karena terbiasa. Ditambah belajar baik secara formal maupun tidak. Saat diminta menulis untuk media saya semangat mempelajari dan terus memperbaikinya. Dukungan keluarga, teman dan lingkungan sangat membantu. Hingga tiba pada pencapaian yang teramat maksimal, memiliki pekerjaan yang sesuai dengan hobi dan minat diri. Pekerjaan yang selalu berkaitan dengan menulis dan membaca. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang akan kau dustakan?

Satu dayung, dua tiga pulau terlewat. Meski tidak suka difoto, tapi saya belajar teknik memotret demi bisa menghasilkan karya yang terbaik. Karena gambar menjadi penunjang maksimalnya tulisan saya. Meksi tidak berniat bepergian, tapi melancong ke beberapa tempat jadi sebuah syarat, manakala sumber tulisan berada jauh di luar daerah. Selama perjalanan itu, saya bisa sekaligus menikmati beberapa lokasi batu, menemukan kuliner khas, dan bangunan indah yang tidak ada di tempat atau daerah lain. See, hanya dengan modal hobi menulis (dan membaca) akhirnya saya bisa mendapatkan semuanya.

Menjadi penulis semakin meluas kriteria dan pekerjaannya. Tidak hanya menerbitkan buku, atau mengarang cerita fiksi. Seiring berkembangnya teknologi posisi pekerjaan yang bisa diambil oleh semakin berkembang dan banyak ragam ranting-rantingnya. Salah satunya content writer.

Memang berapa penghasilan dari seorang penulis? Yah, namanya juga sekedar bisnis sampingan, jadi asal cukup buat beli pulsa dan jajan di si mamang penjual keliling itu rasanya sudah lebih dari cukup. Menurut saya besaran penghasilan itu juga kan relatif. Besar bagi saya, bisa jadi hanya seujung kuku bagi yang lain.

Satu hal yang jangan sampai lupa adalah meski kita sudah merasa di atas, jangan malu untuk tetap belajar dan berbagi. Belajar untuk terus meningkatkan kualitas diri, berbagi sebagai bentuk rasa terimakasih kita atas semua pencapaian yang telah diraih.

Comments

  1. kualitas diri dan pengembangan diri memang harus dipupuk dari kita sendiri yah mbak biar gak tergilas dengen perkembangan jaman.

  2. Masyaallah teh okti keren lo pernah kerja di LN. Pasti pengalamannya segudang nih. Sukses terus ya, Teh :))

  3. Wahh, salut teh. Tetap down to earth yaa. Apalagi meskipun sudah paham, tapi kewajiban untuk terus memperdalam ilmu atau bidang yang kita sukai ini harus terus dilakukan. Keren!

  4. Bener banget teh. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, saat ini hobi bisa menjadi profesi. Bahkan, banyak yang sukses dari bisnis digital

  5. Dari hobi bisa menjadi sumber penghasilan ya, Teh. Tapi tentu harus tetap upgrade ilmu supaya hasil pekerjaan kita tetap baik. Salut sama teh Okti yang tetap mengembangkan keahliannya untuk menunjang pekerjaan sebagai penulis. Sukses terus ya, Teh.

  6. Setuju teh sekarang mah yah yang hobi selfie bisa jadi uang hehehe pintar2 cari peluang demi menghasilkan dari hobi bisa juga jadi penghasilan

  7. ZettaMedia.id says

    Setuju. Keterampilan menulis ini sangat bermanfaat. Selain bisa jadi hobi, juga bisa jadi sumber uang dan pekerjaan. Profesi seperti content creator, blogger, penulis artikel, dll bisa mendatangkan uang dari kegiatan menulisnya.

Speak Your Mind

*

%d bloggers like this: