Melihat Diri Melalui Kakak Ipar

Belajar dan mempelajari ilmu kehidupan senantiasa tiada akhirnya. Lain orang lain pula sikap dan wataknya. Dari sana timbul perbedaan, permasalahan dan konflik yang berujung pada ketidakharmonisan sebuah hubungan atau relationship. Benar saja. Ibarat pepatah, piring retak karena terlalu banyak beradu. Sesama saudara selalu ada cekcok, karena hal sepele, yang seharusnya bukan dijadikan sebagai masalah, mengingat persaudaraan dan ikatan kekeluargaan. Meski seseorang pandai dalam ilmu agama, tahu hukum dan syariat Islam dalam bersosialisasi, tapi itu tidak menjamin seseorang tersebut bisa menjaga {Read More}

%d bloggers like this: