Jajal Diet Melalui Cut Carbo. Diet Sehat Dengan Memotong Sumber Energi Utama Tubuh?

Jajal Diet Melalui Cut Carbo. Diet Sehat Dengan Memotong Sumber Energi Utama Tubuh?

Diet sehat dengan memotong sumber energi utama tubuh? Bukannya sama saja dengan bunuh diri? Wih, sadis dong? Cut Carbo memang singkatan dari cut karbohidrat, arti sebenarnya sih bukan memotong kebutuhan karbohidrat yang memang jadi asupan energi utama pada tubuh kita, tetapi mengurangi asupan karbohidrat dan menggantinya dengan asupan lain yang lebih ramah buat kesehatan badan.

Emang karbohidrat itu tidak sehat? Ya enggak juga atuh. Tapi segala sesuatu itu kalau berlebihan efeknya kan tetap tidak baik. Emang situ mau kena obesitas? Iya, obesitas kan terjadi karena kelebihan karbohidrat, kelebihan kalori yang menyebabkan berat badan terus naik hingga over.

Sumber Donna Simpson
Sumber Donna Simpson

Belum lagi penyakit diabetes melitus yang disebabkan gangguan metabolisme karbohidrat. Kebanyakan karbohidrat ternyata juga tidak baik untuk kesehatan kan? Nah  jadi maksudnya kelebihan karbohidrat itu yang tidak baik. Dan saya sedang akan menguranginya nih. Dengan cara apa? Ya jajal diet melalui cut carbo ini…

Jadi gini, sepanjang tahun ini hampir setiap harinya terus-terusan hujan saja kan? Bawaan cuaca yang tidak bersahabat ini enaknya dibawa buat diem, ngemil, makan dan selimutan. Ayo, benar apa benar? Iyalah… siapa yang gak ngaku bohong itu.

Secara saya sendiri, saat cuaca hujan lebih memilih menyuruh anak main di rumah saja, iyalah daripada keluar tapi bisa beresiko sakit? Hayo… Tapi yang saya alami, saat saya diam saja sekadar menemani anak main, justru bawaannya lapar melulu. Sudah ngemil ini ngemil itu, eh kebablasan nundutan, tidur dech. Tidak ada pekerjaan lain kecuali duduk depan laptop. Hihi, berasa jadi nyonya besar gitu.

Sumber Childrensministry
Sumber Childrensministry

 

Gak terasa hari-hari hanya dihabiskan buat siapin sarapan, dadah-dadah saat suami berangkat kerja, nyuci baju dan bersih-bersih rumah, buka gadget, siapin makan siang, nemanin tidur siang anak setelah makan –dan saya juga ikut tidur lelap pada akhirnya– lanjut beberes jemuran, siapin makan malam, mandiin anak, buka lagi gadget sambil siap-siap magrib mengaji, dan kalau anak sudah tidur balik lagi buka gadget. Hari-hari gituuu aja. Mana bisa tahan?

Jangan heran kalau gelambir di perut ini nambah jadi tiga tingkat, dan celana-celana jaman dulu masih muda kini sudah tidak pada muat lagi di paha dan pinggangnya. Gak mau kalah ini pangkal lengan juga jadi bengkak kaya gini coba? Hadeuh! Saya teh gendut ternyata! Bari pura-pura baru nyadar tea ning

Selidik punya selidik, berat saya naik karena selama ini saya tidak jauh dari makanan yang mengandung karbohidrat (yang katanya sumber energi utama tubuh itu) sementara itu juga saya tidak banyak gerak alias sedikit melakukan aktivitas.  Kalau pun ada acara ke pasar rutin belanja seminggu 2 kali, ngaku deh kalau ke pasar gak pernah jalan jauh-jauh abis malas muter-muternya. Soalnya hujan terus bikin pasar sementara di Pagelaran yang berada di jalan dan tanah lapang itu becek dan berlumpur.

Sumber entrepreneurship.wirausahanews.com
Sumber entrepreneurship.wirausahanews.com

Dan tahukah apa dari dampak semua itu? Hikz! Berat badan saya melambung sodarah-sodarah… Oh! Kalau Domain Authority yang naik itu mah ngarep banget. Pasti membahagiakan saya, lah kalau BB yang naik? Apa bukan bencana itu namanya? Alamat perlu kucuran dana tambahan nih. Iya lah, buat beli pakaian baru… secara pakai baju kecil mah jadi susah nafas ini.

Jadi kumaha? cari-cari informasi, dapat lah dari teman blogger yang sudah coba diet dengan cara mengurangi asupan karbohidrat. Ada Mak Injul, Mak Irma Senja, Mbak Mira Anastasia, Mbak Istiana Sutanti, Mbak Lisna Dwi, dan masih banyak lagi blogger lainnya. Mereka happy mengurangi konsumsi karbohidrat di dalam menu makanannya. Tujuannya buat apa? Ya buat mengurangi kadar karbohidrat dalam tubuh, supaya berat badan menjadi lebih ringan dan terhindar dari resiko diabetes.

Saya coba ikutin tahap demi tahap langkah mengurangi asupan karbohidratnya. Pertama dengan sarapan pagi sehat ala-ala emak kampung. Biasa nasi uduk atau bubur tim diaduk kini cukup sekerat roti dengan jus buah buatan sendiri. Saat menemani anak main, cemilan pun saya kurangi. Diet bukan berarti dilarang makan, kan? Karena ngikutin pola makan menu sehat, maka cemilan pun saya pilih yang mengandung kedelai. Saya pilih Soyjoy.

Saya mau coba Soyjoy dan mari lihat hasilnya nanti...
Saya mau coba Soyjoy dan mari lihat hasilnya nanti…

Katanya makan Soyjoy dua jam sebelum waktu makan bikin perut tetap kenyang. Saya belum tahu pasti benar tidaknya. Belum coba sih. Karenanya saya mau coba cemilan yang terbuat dari kedelai yang kaya serat dan protein ini. Selain mudah didapat Soyjoy harganya juga terjangkau. Jika benar, Moga bisa mengurangi berat badan asupan karbohidrat dan hidup saya jadi lebih sehat.

Benar tidaknya, nanti saya curhat cerita lagi deh!

 

 

27 thoughts on “Jajal Diet Melalui Cut Carbo. Diet Sehat Dengan Memotong Sumber Energi Utama Tubuh?”

  1. hah, masa sih berat badan kamu naik drastis? Tp memang ya ujan2, dalam rumah, baca buku atau ntn tv, mulut kok maunya senam aja…. nyari makanaaan melulu…

    Reply
  2. Kmrn ditawarin juga utk nyobain soyjoy ini tapi aku tpaksa tolak krn ga suka rasanya :D. Ga enak aja ntr kalo nulis sesuatu yg aku ga suka sbnrnya.

    Aku sndiri jg lg coba ngurangin asupan karbo mba, tp cndrung lbh ke ga nyentuh nasi aja sih.. Jd kalo makan ttp biasa tp ga pake nasi.. Kalopun lg pengen bgt nasi, ya aku ganti kentang ato nasi merah sekalian.. 🙂

    Reply
  3. Badanku juga melar nih, rasanya susah banget nurunin BB.
    Sekarang nyoba ngurangi dikiiit carbo, tapi olahraga belum hiks.

    Reply
  4. Pengen rasanya bisa diet cut carbo. Tapi gak tau kenapa, kalo belum makan carbo, ini perut bawaannya lapaaar terus. Selanjutnya maagnya sakit, deh! Terpaksa, makan karbo meski hanya sedikit aja mah.

    Reply
  5. Aduh… Saya juga mau langsing. Pengin juga mengurangi asupan karbo ini. Tapi bangun tidur udah kebayang nasi kuning atau nasi pecel. Hihihi… Diet ah mulai besok 😀

    Reply
  6. Teteh, kalau aku pengen gemuk ini, huhu. Tapi kayaknya bisa ya, daripada ngemil yang nggak sehat, mending ngemil soyjoy aja deh. Aku paling suka yang pisang sama coklat. Nyaaammm banget^^

    Reply
  7. Agak susah sih, bagi aku yang seorang sanguin.
    Apa-apa disanguan. Kalau belum bertemu ‘sangu’ nanti teu konek antara perut dan kenyataan.
    Tapi ya, sekali-kali nanti dicuba. S

    Reply
    • Tetap boleh makan karbohidrat Kakak, diet disini hanya mengurangi asupan karbonya saja. Misal biasa makan nasi satu piring, diet ini mengurangi dengan makan hanya setengah dari porsi biasanya, begitu Kakak 🙂

      Reply

Leave a Comment