5 Pertanyaan Sebagai Persiapan Menulis Copywriting

Awalnya saya merasa kecewa setelah beberapa kali ada pendaftaran berpeluang mendapatkan job di sosial media selalu ketinggalan. Habis seatnya karena telat buka pesan, jadinya gigit jari. Masalahnya, kalau yang dilihat siapa cepat dia dapat, jelas saya langsung kalah. Secara internet dikampung saya rajanya siput alias super lambat. Mana bisa gercep?

Tapi kekecewaan saya langsung terobati ketika ternyata dari banyaknya pendaftar blog yang diajukan, klien memilih blog saya ini sebagai salah satu dari tiga kuota blog untuk bisa diajak kerjasama. Senang bukan main blog saya yang terpilih. Siapa kira blog berisi curhatan ini malah jadi prioritas. Bisik punya bisik, ternyata gaya penyampaian saya yang lebih ke story telling dan mengangkat bahasan dalam cerita yang berbeda dengan gaya blogger lainnya, itu yang jadi unggulan…

Alhamdulillah… gaya penyampaian setiap penulis memang bisa berbeda ya. Tapi jika untuk tujuan komersil atau pesanan, memang kita harus mengedepankan teori dari para pakar yang selama ini kita pelajari. Termasuk dalam hal teknis copywriting.

Copywriting yang bagus dimulai dari persiapan. Ketika kita tahu bagaimana menyiapkan dan merencanakan tulisan copywriting, proses penulisan akan lebih mudah dengan hasil yang akan lebih bagus.

Tujuan copywriting adalah membujuk pembaca untuk melakukan sesuatu. Seperti membeli produk, menyewa jasa, download file, follow media sosial, dan sebagainya.

Agar hasil copywriting menjadi bagus dan bisa benar-benar membujuk pembaca, kuncinya adalah di persiapan. Sebelum mulai menulis tanyakan hal-hal berikut ini nih, untuk menggali informasi yang diperlukan.

Siapakah Target Pembacanya?

Memahami target pembaca akan membantumu mengidentifikasi kebutuhan, ketakutan, dan keinginan mereka. Hal-hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat tulisan menjadi lebih membujuk.

Tips berikutnya adalah tulislah untuk satu orang. Memang tujuan menulis copy adalah untuk dibaca sebanyak mungkin orang. Tapi tetap saja yang membaca nanti adalah individual. Meskipun seandainya 10 orang bersama-sama membaca tulisanmu, mereka akan membaca secara individu, bukan?

Jika kita menulis ditujukan untuk banyak orang, tulisannya nanti terkesan menjadi seperti ceramah. Jika hanya ditujukan untuk satu orang maka akan menjadi lebih intim, lebih personal, gitu…

Kamu Ingin Pembaca Melakukan Apa?

Copywriting yang baik harus memiliki call to action, ajakan untuk melakukan sesuatu. Apakah kita ingin pembaca membeli produk, menelepon nomor yang dicantumkan di copy, mendaftar kursus online, atau apa?

Call to action ini harus dibuat jelas dan tidak membingungkan pembaca. Call to action juga sebaiknya hanya ada satu, meskipun kamu akan meletakkannya di beberapa tempat di dalam copy namun semua call to action harus sama.

Layanan Copywriting Wordsmith Group tehokti.com

Apa Yang Dibutuhkan Pembaca?

Meski menjual produk atau jasa tapi tulisan sebaiknya tidak fokus pada dua hal tersebut. Kita harus fokus pada menyampaikan manfaat dari produk atau jasa pada pembaca. Karena orang sebenarnya tidak membeli produk atau jasa namun membeli manfaat yang bisa mereka peroleh dari produk atau jasa tersebut.

Agar bisa mengkomunikasikan manfaat bisa digali dari fitur dan kelebihan produk, caranya coba ubah fitur dan kelebihan tersebut menjadi manfaat. Sebuah fitur bisa memberi manfaat apa pada konsumen?

Manfaat dari produk atau jasa berhubungan erat dengan emosi pembaca. Dan karena emosi tersebutlah sesungguhnya orang membeli sesuatu.

Apa Yang Bisa Membuat Pembaca Percaya?

Menyajikan fitur, kelebihan dan manfaat saja tidak cukup. Tapi juga harus didukung dengan semacam bukti sehingga pembaca menjadi makin percaya.

Yang bisa digunakan antara lain testimonial, terutama yang menceritakan bagaiman produk atau jasa berhasil memecahkan masalah seseorang. Contoh lain adalah hasil pengujian, review, hasil riset, dan semacamnya.

Apa Yang Membuat Pembaca Ragu Untuk Membeli?

Sebagus apapun produk atau jasanya tetap akan ada pembaca yang tidak jadi membeli karena masih ragu. Atau karena berbagai kendala lainnya. Catat apa saja yang mungkin menghalangi orang untuk membeli. Misal nih, apakah karena ongkos kirim mahal, takut produknya tidak awet, takut produknya sulit digunakan. Nah, lalu jawab dan pecahkan kendala tersebut di dalam tulisan kita.

Layanan Copywriting Wordsmith Group tehokti.com

Baiklah…

Secara teori sepertinya copywriting mudah dilakukan, namun kenyataannya susah menulis copy yang bagus tanpa adanya skill yang telah terasah oleh pengalaman. Karena itu percayakan saja kebutuhan copywriting-mu pada penyedia jasa copywriting terpercaya seperti Wordsmith Group. Biarkan mereka yang menulis dan mantenan tinggal fokus pada bisnismu saja…

15 thoughts on “5 Pertanyaan Sebagai Persiapan Menulis Copywriting”

  1. Ya gitulah teh, rezeki itu kan misteri. Kadang kita kejar malah enggak dapat. Eh giliran nggak dikejar, malah nyamperin sendiri. Setiap klien memang punya kriterianya masing-masing ya. Sulit ditebak. Ada yang suka dengan gaya story telling atau ada yang lebih suka dengan gaya berita formal gitu.

    Keren teh. Memang menerapkan teknik copywriting itu susah susah gampang. Perlu skill khusus untuk mempraktikannya. Sepertinya saya harus belajar banyak sama teh Okti nih

    Reply
  2. Belum pernah pakai jasa copywriting sih.

    Tapi dulu pernah jadi marketing jadi tahu lah dasar-dasar menulis iklan. Emang bener, call to action kudu kuat. Target market juga ditentukan. Misalnya untuk ibu-ibu, manggil calon customer dengan sebutan ‘bunda’ atau ‘mama’.

    Btw yang betul di kampung bukan dikampung yaa…..

    Reply
  3. Wah emang tepat sih kalau milih blog Teh Oki, secara emang bagus story telling-nya. Aku aja betah baca lama-lama, hehe.

    Wah iya betul juga ya teh nulis untuk 1 orang bukan semua orang. Selama ini aku fokusnya untuk semua orang. Masya Allah aku jadi dapet ilmu nih, kalau emang orang beli manfaat yaa bukan dari produk yg kita jual.

    Reply
  4. copywriting ini emang menarik banget sih untuk diulas. seru gitu. bisa sekalian mempelajari gimana caara berpikir konsumen hihi. aku juga sering bertanya beberapa pertanyaan di atas kalo mau nulis copy

    Reply
  5. Kelihatannya kayak gampang ya Teh, padahal mah gak semudah menuangkan air dari teko ke gelas, hemm. Jadi kudu berlatih juga sih

    Reply
  6. Copywriting kesannya kyk gampang ya. Tp kalo emg copywriting beneran sesuai kaidahnya ya emg susah sih. Apalagi kalo hrs masukin CTA. Aku tuh blm dpt nih feelnya utk nulis sesuai kaidah. Kdg suka miss jg wkt di CTA. Alhasil ya hasilnya emg krg memuaskan. Baik utk penjualan/minimal ke awareness.

    Reply
  7. awal-awal bikin tulisan copy kayak agak agak susah, perlu banyak belajar juga
    Untuk menyelesaikan tulisan copy yang buanyak banget, aku selesainya hampir seminggu hahaha. Dan kalau bisa pas suasananya tenang juga biar bisa berpikir yang “out of the box”

    Reply
  8. Benar banget! Aku juga awalnya kira nulis copy itu gampang, eh ternyata banyak detil yang harus diperhatiin. Kalo udah ada yang jago dan berpengalaman kayak Wordsmith Group, mending serahin aja deh. Biar otak gak pusing mikirin kata-kata dan bisa fokus ke kerjaan utama.

    Reply

Leave a Comment

Verified by ExactMetrics