Cara Jawab Pertanyaan Interview yang Tepat

Tak Usah Bingung, Ini Dia Cara Jawab Pertanyaan Interview yang Tepat

Siapapun pasti ingin secepatnya mendapat pekerjaan. Namun, terkadang pekerjaan itu memang sulit didapatkan karena terbatas jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia. Atau, sulitnya mendapatkan pekerjaan justru bisa juga disebabkan karena kesalahan kita sendiri yang tidak mengetahui tips menjawab pertanyaan interview yang sering muncul.

Ya, berhasil dalam tahap screening atau seleksi curriculum vitae (CV) pun sudah menjadi berita bagus untuk seseorang yang sedang mencari pekerjaan. Selanjutnya, ada tahap interview yang harus dilalui dengan menjawab pertanyaan interview. Biasanya, orang terlalu gugup untuk menjawabnya sehingga hasil interview kurang maksimal dan mengurangi penilaian oleh tim human resource (HR). Padahal, harusnya kita memahami beberapa hal dan memiliki persiapan yang matang. Berikut ini dijabarkan informasi mengenai tips datang ke sesi interview kerja dan cara tepat menjawab pertanyaan interview.

Tips Datang ke Interview Kerja

Pakai Pakaian Rapi

Saat mendapat pemberitahuan bahwa kita lolos dari tahap screening CV dan diundang ke dalam sebuah sesi interview, pastinya sangat bahagia dong mendengarnya. Tapi ingat, selain bergembira, kamu juga harus menyimak segala info arahan tim HR sebelum interview. Pastikan bahwa nama perusahaan adalah sesuai seperti yang kamu lamarkan pekerjaannya. Demikian pula dengan alamat, nomor telepon yang bisa dihubungi jika sewaktu-waktu dibutuhkan, serta dresscode.

Ya, pakailah pakaian rapi dan sesuai dengan jenis pakaian yang disarankan tim HR sebagai pengundang sesi interview. Ingat, rapi tidak melulu dikaitkan degan pakaian formal, ya. Umumnya, pakaian akan disesuaikan dengan gaya perusahaan. Jika perusahaan tersebut berkecimpung di bidang kreatif, maka pakaian kasual pun bisa jadi bukan masalah. Jangan sampai kita salah kostum saat datang dan menjawab pertanyaan interview.

Buat Kesan Pertama Baik

Saat diundang dan akan menjawab pertanyaan interview, pastikan datang dalam kondisi terbaik. Setelah memakai pakaian rapi, buat kesan pertama yang baik. Jabat tangan pewawancara dengan mantap, bukan dengan jabatan tangan yang tidak berenergi atau lemas. Lupakan beban hidup sejenak supaya lebih enerjik. Sebab, itu menandakan kita bersemangat atau tidak dalam mengikuti sesi interview tersebut.

Selain itu perhatikan pula postur tubuh. Berdiri dan duduk dengan posisi tegap untuk menunjukkan keyakinan dan rasa percaya diri.

Bersikap Ramah dan Sopan

Memantapkan posisi tubuh dengan berdiri tegap akan sedikit aneh jika tak dibarengi sikap ramah dan sopan. Kita tentu tak ingin dinilai sebagai orang yang terlalu percaya diri atau sombong. Jadi tetap ya, sikap ramah dan sopan itu sangat diperlukan. Tak hanya saat menjawab pertanyaan interview, dalam kondisi apapun kita wajib menjaga sikap itu. Tanpa sikap ramah dan sopan, akan sulit dihargai orang lain.

Cari Tahu Informasi Perusahaan

Setelah mempersiapkan sikap yang baik, kini saatnya untuk mencari tahu terlebih dulu informasi perusahaan. Baik latar belakangnya industri apa yang digeluti, hingga perkiraan kultur kerja di sana.

Informasi ini bisa kita ulik lewat internet, yakni di situs resmi perusahaan, akun media sosial, atau bisa kita tanyakan ke teman jika memiliki koneksi di perusahaan tersebut. Jika sudah mengetahuinya, kita bisa meyakinkan diri lagi apakah perusahaan itu cocok atau tidak.

Jawab Pertanyaan Interview dengan Tepat

Saat ini, masih banyak orang yang tidak mengetahui cara tepat menjawab pertanyaan interview. Sebagai informasi, sesi interview biasanya akan dibuka dengan perkenalan diri. Jelaskan secara singkat dan jelas data diri, serta pengalaman kerja. Untuk lulusan baru atau fresh graduate, kita bisa menceritakan pengalaman organisasi. Semua pengalaman itu harus berkaitan dengan kemampuan (skill) yang menjadi nilai jual kita terhadap perusahaan.

Misalnya, kamu pernah menghandle sebuah project acara dimana kamu bertugas sebagai anggota tim public relation, sehingga saat ini kamu memiliki banyak relasi orang yang bekerja di media atau pihak luar, serta memahami cara memecahkan masalah yang berkaitan dengan dunia public relation. Kemudian tunjukkan kalau kamu yakin tertarik bekerja di perusahaan itu setelah membaca informasi perusahaan.

Atention!

Untuk pertanyaan sulit seperti “apa kekurangan anda?”, harus kamu jawab sesuai dengan lingkup pekerjaan dan sertakan dengan solusi untuk mengatasi kekurangan kamu tersebut.

Sebenarnya, pada intinya, menjawab pertanyaan interview harus dilakukan dengan lugas, percaya diri, namun tetap berikan informasi jujur dan menjadi diri  sendiri. Jangan lupa untuk selalu melakukan eye contact saat berbicara.

Agar semakin mantap, yuk, simak pertanyaan interview yang paling sering muncul dengan klik link di bawah ini:

https://www.cekaja.com/info/jangan-gugup-ini-10-pertanyaan-yang-sering-muncul-di-sesi-interview-kerja/

Comments

  1. Nurul Mutiara R.A says

    Bermanfaat banget tipsnya teh. Jujur, aku juga sering membayangkan kalau diwawancarai perusahaan besar bakal seperti apa. Terkadang hal tersusah jika ditanya mengenai diri sendiri. Harus jujur tapi sesuai dengan koridornya.

  2. Nah utk pertanyaan “apa kekurangan anda, saya kerap kali ‘terjebak’ malah jadi curhat, haha, mmg apapun pertanyaannya yg penting tetap stay calm ya kak, jadi yg keluar adalah kata2 lugas n jelas

  3. Saya kadang suka grogi ketika interview, padahal ketika dirumah sudah mempersiapkan diri.
    Nth kenapa pas udh detik-detik malah jadi deg degan.

    Apa ada yang sama kayak diriku kah..

  4. Kalau dalam interview saya sering bingung mau jawab minta gaji berapa saya nanti akan dibayar karena takutnya terlalu banyak atau berlebihan

  5. Yang paling bikin saya bingung pas interview itu kalau ditanya alasan resign, haha. Masa iya jujur aja gitu pengen gaji yang lebih. Haha.

  6. Eye contact memang perlu, bukan berarti seperti ngajak berantem ditatap mulu, hihi. Ada magnet aja kalau sama-sama fokus, soalnya pernah dakunya fokus eh si user nya malah gamang antara hape dan interviu, hihi

  7. Pertanyaan soal “Apa kekuranganmu?” gini, paling menjebak deh kalo lagi interview.

    Tapi kenapa ya, rasanya, kadang tuh bisa diterima kerja atau nggak itu kayak jodoh gitu, Teh.

  8. baca artikel ini jadi inget waktu awal dulu pertama kalinya interview kerja… gugup udah pasti banget.. terus bingung kalo ditanya apa kelebihan dan kekurangan diri hehe tapi memang kuncinya adalah lugas, percaya diri, jujur dan menjadi diri sendiri.. eye contact saat berbicara jug penting

  9. Buat para job seeker, kudu banget mantengin dan praktekin tips2 ini.
    Karena memang semua berkompetisi banget yaa. Jadi kudu berikan performa terbaik

  10. Bener mbak, kesan pertama saat interview sangat mempengaruhi perusahaan dalam menentukan pekerjanya. Kalau berpakaian rapi dan sopan serta memancarkan aura positif maka akan mudah menjawab berbagai pertanyaan dan memecahkan soal yang diberikan.

  11. Datang tepat waktu juga bisa menjadi salah satu point’ plus dalam memenuhi test wawancara y mba..

  12. Interview ini tahap mematikan. Banyak yang gagal disini. Pintar secara wawasan tapi belum tentu bisq bagus dalam berkomunikasi. Banyaknpertanyaan jebakan yang harus dipelajari jawabannyq

  13. Jadi ingat zaman interview dulu. Kerjanya kan sama orang asing, tapi udah bisa Bahasa Indonesia. Asli kagok banget waktu ngomong dan jawabnya, hahaha

  14. Lupakan beban hidup saat wawancara ini yg penting bgt ya. Walo butuh kerja bgt, tp jgn sampe keliatan bgt ya beban hidupnya hehe

  15. Seandainya baca artikel ini mungkin dulu saya udah dapat pekerjaan lebih bagus hehe. Membantu sekali apalagi buat yg belum pengalaman interview

  16. Waaahh jadi ingat masa-masa setahunan mondari mandir interview di mana-mana dulu.
    Dari yang awalnya gemetaran masuk ruang HRD, sampai akhirnya yang kayak udah hafal pertanyaannya saking seringnya interview hahaha.

    Dan dulu emang yang kadang menjebak tuh, pertanyaan “apa kekurangan kamu?”

  17. Aku blm pernah interview kerja, Mbk. Jadi makasih ya sudah dishare kali aja suatu waktu ada yg tanya2 soal interview kerja jadi bslah aku share sebagaimana yg dikau tulis di sini

  18. Makasih kak tipsnya, sampai saat ini saya belum pernah kerja tetap, kerja nya freelance aja sih, jadi belum ngerasain di interview HRD hehe.

  19. Aku belum pernah ngerasain wawancara kerja, Mbak haha. Tapi makasih tipsnya ya, insya Allah berguna untuk mereka yang membutuhkan.

  20. Persiapan memang penting ya mba, apalagi intervew kerja.. masa masa deg degan tapi sangat menentukan nih.. tapi better memang harus paham dulu tentang perusahaan calon tempat kita bekerja lalu apa yang bisa kita berikan untuk calon tempat kerja kita.. setela itu tinggal berdoa dan berserah diri deh

  21. Mba, aku jadi teringat akan puluhan kali mengikuti interview di masa lalu hehehe.. ada yang gagal, ada pula yag berhasil. Memang benar, yang paling mempengaruhi terpilihnya kita tuh ada pada kepercayaan diri yang tidak terlalu berlebihan, menjawab pertanyaan straight to the point dan kontak mata.

  22. Wah penting nih buat anakku. Selama ini jawaban dia ajaib2 meski ketrima tapi kan cuma event kecil, beda kalau pas buat kerja nanti. Misal waktu interview alasan daftar panitia event kampusnya, jawabnya biar nggak diomelin mamah karena di rumah terus wkwkwk . Dia harus belajar sistematis kayak gini.

  23. waah.. jadi inget waktu diwawancara dulu. Tapi buatku di antara semua pertanyaan yang diajukan, yang paling horor itu adalah pertanyaan berapa gaji yang ingin kita miliki. Hehehe. Aku khawatir kemurahan atau kemahala soalnya.

  24. Kekurangan saya adalah ga bisa diam kalau ada pekerjaan belum selesai
    Dan selalu berusaha ekstra agar dapatkan jawabannya supaya bisa tidur nyenyak

Speak Your Mind

*