Isra Ibu Rumah Tangga Bermirajkan ASUS V400 AiO Series

Beberapa minggu terakhir ini, kepala sering cenat-cenut. Ujian hidup datang mengguncang bak galodo yang menerjang tanpa permisi. Diri ini terjepit, terbelah hingga bercabang demi bisa menuntaskan semua urusan. Kalau punya ASUS All-in-One PC V400 Series, niscaya permasalahan pekerjaan segera terselesaikan. Karena “ASUS V400 Series, AiO PC terbaik untuk di rumah dan di tempat kerja”.

Tetap Produktif walau Terjepit, Andai dibarengi All-in-One PC Tipis dan Estetik…

Dimulai dari ibu saya yang sakit hingga meninggal dunia pada tanggal 9 Desember lalu di Sukanagara, satu jam perjalanan dari Pagelaran tempat saya tinggal.

Eh, tak berapa lama pak suami juga kena musibah jatuh saat mengendarai sepeda motor sepulang kerja karena kondisi jalan yang becek dan licin akibat hujan yang nyaris tanpa henti kala itu.

Kakinya keseleo, belum bisa bergerak leluasa padahal di sekolahnya sedang ujian dan kegiatan penting lainnya.

Hampir setiap malam saya berinisiatif membantu mengetikkan soal dan mengecek hasil ujian siswa karena kalau siang hari saya berada di Sukanagara, membantu adik mempersiapkan tahlil dan segala macam urusan untuk almarhumah ibu hingga nanti tutup 40 harinya sesuai kebiasaan dan tradisi setempat.

Sebagai seksi sarana dan prasarana di sekolahnya, suami juga harus mempersiapkan banyak data dan laporan mengingat sekolah sedang mengajukan bantuan dan dalam masa peninjauan.

Tragisnya belum juga sakit kakinya sembuh, harus ketiban luka baru lagi yang lebih besar dan bahkan mengeluarkan banyak darah karena kembali terjatuh di tangga mesjid dekat rumah.

Pembuatan soal, setor nilai mata pelajaran, pengisian raport, laporan pajak, dan yang terbaru membuat naskah pidato untuk anak-anak mengaji dalam rangka memperingati Isra Mi’raj yang akan diselenggarakan di awal tahun baru nanti jadi pekerjaan yang saya sambil setiap malam.

Sepintas terlihat biasa saja. Tapi karena suami tidak bisa berjalan karena kaki masih sakit, oleh sebab itu tidak bisa datang ke sekolah, akhirnya hampir setengah dari pekerjaannya yang bisa saya bantu mengerjakan ya saya lakukan di rumah.

Dan yang bikin pekerjaan ini menjadi luar biasa “beratnya” karena kami tidak memiliki alat yang mumpuni untuk mempermudah melakukan semua pekerjaan itu dengan lebih cepat dan efisien.

Sudah lama kami tidak menggunakan komputer jinjing karena rusak. Selama ini suami membereskan semua pekerjaannya di sekolah dengan menggunakan fasilitas di sana. Kalau di rumah sebisa-bisa ya harus bisa cukup bermodalkan ponsel saja.

Namun saat suami tidak bisa ke sekolah karena sakit sementara nilai ujian mata pelajaran yang diampu harus segera disetorkan kepada setiap wali kelas mau tidak mau kami harus bergerilya demi bisa menyelesaikan target. Termasuk pengisian raport karena suami juga menjabat sebagai wali kelas.

Tidak ada rotan akar pun jadi. Tidak ada komputer canggih, komputer jadul pun selama bisa dipergunakan –walau harus dibarengi dengan kesabaran tingkat tinggi karena sering ngadat— kami jalani.

Memori terbatas, kecepatan kembar identik dengan siput, tampilan layar yang membosankan jadi jamuan depan mata yang harus ditaklukkan. Sabar, hati… sabar, okti… orang sabar rezekinya lebar.

Namun kesabaran dan konsentrasi saya harus terpecah lagi karena tiba-tiba ada kabar anak semata wayang di pondok sakit kena wabah yang diakibatkan dampak bencana dan harus dirujuk ke RSUD Solok.

Kemungkinan anak kena malaria atau demam berdarah. Puluhan santri harus berobat sekaligus bahkan ustad nya juga ikut sakit entah karena tertular dan mungkin sekaligus kecapaian juga.

Walaupun ustad di sana selalu memberikan informasi yang menenangkan tapi bagi seorang ibu mendengar anaknya sakit, apalagi kondisinya di rantau dengan fasilitas belum seratus persen pulih akibat bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera membuat rasa khawatir itu otomatis muncul.

Tidur tak nyenyak, nafsu makan hilang hingga pekerjaan depan mata pun sulit sekali diselesaikan. Udahlah komputernya sering ngadat, tambah hati dan pikiran terus melayang tidak bisa dikondisikan. Bikin semuanya serba kacau. Tapi karena tuntutan pekerjaan, terpaksa dan dipaksa harus bisa profesional.

Personal komputer jaman dulu yang ala kadarnya dengan berbagai kendala pun kami pakai untuk bisa akses internet dan mengirim data. Selesai itu semua, pekerjaan rumah kami saat ini tinggal menyelesaikan naskah pidato puluhan santri untuk peringatan Isra Mi’raj Januari nanti.

Suami yang merancang tema dan isi pidato, saya ya seperti biasa sebagai asisten pribadinya bantu mengedit dan mengetik untuk segera dicetak dan dibagikan kepada santri.

Begadang lagi, bergerilya lagi tiap malam kami lakukan karena mengejar waktu, semakin cepat selesai semakin baik. Semakin banyak waktu untuk anak-anak menghafalkan naskah hingga bisa pentas semaksimal mungkin nanti pada saatnya tiba.

Dipikir-pikir, walau kondisi terjepit dan harus banyak membagi waktu dan pikiran ternyata kalau kepepet saya tuh bisa jadi wonder woman juga. Hihi… Tapi tentu saja memiliki alat yang canggih di jaman modern dan digitalisasi seperti sekarang, keberadaan alat yang praktis dan efisien adalah keharusan.

Jika Isra Miraj artinya peristiwa perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, yaitu dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (itu peristiwa Isra), lalu dilanjutkan naik ke langit tujuh lapis hingga Sidratul Muntaha (peristiwa Mi’raj), di mana Nabi menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT, maka secara harfiah, “Isra” berarti perjalanan malam, dan “Mi’raj” berarti tangga atau kendaraan untuk naik.

Persamaan itu jika diterapkan kepada kondisi saya maka bisa dikiaskan peristiwa isra saya selama ini adalah perjuangan siang malam (bukan malam saja) jiwa dan raga demi bisa menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus dan yang menjadi mi’raj nya adalah komputer jadul yang dipaksa bekerja supaya mencapai target.

Tetap Produktif walau Terjepit dengan All-in-One PC Tipis dan Estetik

Ada begitu banyak makna penting dari isra dan mi’raj nya saya (secara bahasa). Bahwasanya untuk mencapai sebuah keberhasilan itu memang harus ditunjang dengan peralatan yang mumpuni.

Isra dan mi’raj nya versi saya memberikan pelajaran dan filosofis akan perlunya alat penunjang kerja yang mumpuni bahkan tidak terbatas supaya kecepatan dan ketepatan dalam profesionalisme pekerjaan dapat tercapai.

Isra Ibu Rumah Tangga Bermirajkan ASUS All-in-One PC V400 Series: Tetap Produktif walau Terjepit dengan All-in-One PC Tipis dan Estetik.

Komputer jadul di rumah memang sudah jauh dari kata layak pakai. Sudah layarnya kecil, desktop towernya juga sering ngadat. Kecepatan lola alias loading lama pake banget. Tentu saja jika menggunakan All in one PC, desktop ringkas praktis dan estetik yang sudah tergabung dalam satu layar saja dengan ukuran layar yang besar hal itu akan mempermudah pekerjaan.

Tetap Produktif walau Terjepit dengan All-in-One PC Tipis dan Estetik
Tetap produktif walau kondisi serba terjepit. Menafakuri peristiwa isra dan mi’raj Rasulullah, semangat tetap tumbuh dengan All-in-One PC yang tipis dan estetik

Saya terpukau ketika mengetahui ASUS menciptakan All-in-One PC berupa ASUS All-in-One PC V400 Series yang terdiri dari V440 dan V470. Tuhan, andai mi’raj saya sekelas ASUS All-in-One PC V400 Series ini, pasti semua pekerjaan bisa segera terselesaikan, tak harus setiap malam begadang.

Seri terbaru dari lini All-in-One PC ini sungguh jadi bikin saya ngiri (sambil melirik PC di rumah yang sering matot) karena dibuat dari beberapa keunggulan teknologi mutakhir, performa tinggi, dan estetika minimalis menunjang produktivitas dan hiburan bagi ibu rumah tangga, pekerja, keluarga moden, maupun pengusaha.

ASUS All-in-One PC V400 Series dibuat dua model V440 dengan ukuran layar 24 inci dan V470 dengan ukuran layar 27 inci. Keduanya tersedia dalam opsi touch dan non touch screen. Sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Dengan layar NanoEdge, prosesor Intel® Core™ i7, memori besar 64GB DDR5, dan penyimpanan sampai SSD 2TB, ASUS All-in-One PC V400 Series ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman komputasi siapapun supaya bisa lebih lancar dan responsif dalam tampilan yang ringkas dan estetik.

Desain Layar

ASUS All-in-One PC V400 Series memiliki layar tipis dengan ketebalan 36.5mm dan tinggi bezel 15.6mm saja.

Layar nya sudah Full HD. Ukuran 24 inci pada V440 dan 27 inci pada V470. Menawarkan sudut pandang 178°, 100%sRGB, sertifikasi TÜV Rheinland yang kesemua itu diciptakan untuk kenyamanan mata.

Belum lagi dibekali teknologi ASUS Splendid yang berfungsi untuk menghadirkan warna yang lebih hidup dan realistis. Bikin mata sehat dan tidak mudah lelah.

Performa untuk Segala Kebutuhan

ASUS All-in-One PC V400 Series ditenagai prosesor Intel® Core™ i7-13620H dengan dukungan RAM DDR5 hingga 64GB.

ASUS All-in-One PC V400 Series dipastikan bisa menangani berbagai kebutuhan, mulai dari multitasking harian, pekerjaan kreatif, hingga hiburan multimedia.

Dukungan penyimpanan SSD sampai 2TB bikin kecepatan baca-tulis nya juga cukup tinggi. Hal itu tentu saja memungkinkan siapapun tetap bisa produktif dan bisa berkreasi tanpa hambatan.

Perangkat ASUS All-in-One PC V400 Series dilengkapi berbagai port modern seperti HDMI-in/out, USB 3.2, USB-C, juga slot SD/microSD.

Dukungan WiFi 6E bikin koneksi nirkabel lebih cepat dan stabil. Say goodbye pokoknya mah pada kecepatan siput di mejaku itu ya…

Fitur Hiburan dan AI Cerdas

ASUS All-in-One PC V400 Series dibuat supaya bisa memberikan pengalaman hiburan yang lebih imersif bagi siapapun.

Dibekali speaker stereo hi-fi dengan desain bass-reflex menghasilkan suara lebih dalam dan bertenaga. Dukungan Dolby® Atmos memperkaya kualitas audio. Menghadirkan detail suara yang jernih sekaligus efek surround yang realistis.

Kombinasi itu menjadikan ASUS All-in-One PC V400 Series patut dijadikan pilihan ideal untuk menikmati musik, film, maupun konten hiburan lain dengan kualitas suara premium.

ASUS All-in-One PC V400 Series juga unggul dalam teknologi AI ya… Kameranya saja dilengkapi berbagai fitur pintar seperti koreksi pencahayaan otomatis, pengaburan latar belakang, pelacakan tatapan mata, dan ada juga filter penampilan.

Fitur-fitur itu memastikan yang pake komputer ini selalu tampil profesional dan nyaman dalam setiap panggilan video.

ASUS All-in-One PC V400 Series dibekali teknologi AI Noise Cancellation. Teknologi canggih yang mampu meredam kebisingan, sehingga suara pengguna tetap terdengar jelas tanpa gangguan.

Dengan kombinasi hiburan imersif dan fitur AI cerdas, ASUS All-in-One PC V400 Series muncul sebagai perangkat serbaguna yang tidak hanya memperkaya pengalaman multimedia, tetapi juga meningkatkan produktivitas serta kualitas komunikasi sehari-hari.

Jaminan Keamanan

ASUS All-in-One PC V400 Series tidak hanya unggul dalam hal hiburan dan fitur AI, tetapi juga menghadirkan lapisan keamanan yang komprehensif.

Privasi jadi prioritas dengan adanya kamera retractable yang bisa ditutup secara manual kapan saja.

Dari sisi perlindungan data, ASUS All-in-One PC V400 Series sudah dilengkapi chip TPM 2.0 yang berfungsi untuk menjaga keamanan otentikasi dan mengenkripsi data sensitif.

Dengan perlindungan itu, risiko akses ilegal dapat diminimalisasi sehingga saat menggunakan komputer ini kita bakal lebih tenang dalam menyimpan maupun mengolah informasi penting.

Tak ketinggalan, ASUS juga membekali V400 All-in-One dengan slot kunci Kensington Nano. Fitur yang memberikan lapisan keamanan fisik tambahan yang melindungi perangkat dari potensi pencurian. Keren banget ya…

Kombinasi keamanan digital dan fisik menjadikan ASUS All-in-One PC V400 Series jadi solusi handal untuk kebutuhan kerja maupun keperluan santai yang mengutamakan privasi serta perlindungan data.

Layanan Purna Jual

Cukup iri dengan keberadaan ASUS All-in-One V400 yang tersedia di ASUS Exclusive Store. Seandainya dimampukan, membeli ASUS All-in-One PC V400 Series melalui ASUS Online Store resmi adalah keharusan.

Siapa saja yang beli ASUS V400 di Indonesia dilengkapi dengan layanan ASUS 2 Years Warranty On-Site, sekaligus mendapatkan Accidental Damage Protection (ADP) yang memberikan perlindungan optimal jika ada kerusakan perangkat.

Untuk perbaikan kerusakan ini, sifatnya fleksibel, mau dikunjungi teknisi langsung ke lokasi penempatan perangkat, atau membawa komputer kita ke ASUS Service Centre terdekat. Mana saja yang termudah.

Tahun baru 2026 bertepatan dengan bulan Rajab bulan dimana peristiwa Isra Miraj Rasulullah terjadi. Semoga membawa keajaiban sehingga saya bisa mi’raj juga sebagaimana mestinya. Mampu mengerjakan berbagai hal kebaikan dengan lebih cepat dan berkualitas. Syukur-syukur bisa dibarengi Asus V400 AiO Series, all in one PC terbaik untuk saya.

Artikel ini diikutsertakan pada Lomba Blog “Asus AiO V400, the most Aesthetic Workstation!” yang diadakan oleh Travelerien

13 thoughts on “Isra Ibu Rumah Tangga Bermirajkan ASUS V400 AiO Series”

  1. Inspiratif sekali membaca kisah Isra di sini. Sosok ibu rumah tangga di era digital memang perlu ‘senjata’ yang mumpuni seperti ASUS V400 AIO ini. Setuju banget dengan analogi ‘Miraj’-nya, teknologi benar-benar bisa membantu seorang ibu untuk tetap berdaya dan kreatif tanpa harus meninggalkan urusan rumah tangga.

    Reply
  2. ASUS memang top deh untuk urusan inovasi. Setelah baca beberapa ulasan, saya jujurly jadi naksir sama ASUS V400 AiO SERIES ini. Selain “bersih” dari kabel yang berseliweran, layar lebar yang nge-hit dan kualitas internal yang mumpuni, PC ini layak banget dimiliki untuk kerja professional. Jadi kepikiran untuk dipake ngedit buku dan membuat design. Ah, The Okti bikin saya tergoda hahahaha.

    Reply
  3. Punya perangkat kerja seperti komputer Asus ini memang membuat percaya diri bekerja.
    Apalagi yang paling daku suka gak ribet dengan tumpukan kabel, sehingga meja kerja tetep rapi

    Reply
  4. MashaAllah yaa, teh..
    Effortnya luar biasa dalam memberikan konten yang edukatif untuk pembaca. Dan in syaa Allah manfaatnya jadi jariyyah teteh dan keluarga yaa..
    Barakallahu fiik, teh..

    Berdoa isra’ mi’raj teteh semakin kencang dengan ASUS All-in-One PC V400 Series.
    Amiin allahumma amiin.

    Reply
  5. Bicara soal ASUS V400 AiO (All-in-One) Series, laptop atau lebih tepatnya PC desktop ringkas ini memang sedang naik daun sebagai “senjata” andalan para ibu rumah tangga modern maupun pekerja remote.
    Alih-alih laptop konvensional, seri V400 menawarkan konsep yang lebih menetap namun tetap estetik

    Reply
  6. Sungguh menyentuh sekali membaca perjuangan Teteh belakangan ini. Turut berduka atas wafatnya Ibunda, semoga beliau husnul khotimah. Benar-benar definisi wonder woman, ya, tetap produktif mengurus tugas suami dan anak meski alat kerja sering ngadat. Semoga doa Teteh terkabul agar segera “ber-Mi’raj” dengan ASUS V400 Series. Dengan spesifikasi gahar dan desain estetiknya, pasti beban kerja Teteh jadi terasa jauh lebih ringan dan cepat tuntas. Semangat terus, Teh!

    Reply
  7. MasyaAllah watabarokallah, luar biasa perjuangan Teh Okti meng-handle pekerjaan pak suami ketika beliau sedang sakit dan juga kegiatan lain yang bersamaan pula. InsyaAllah dimampukan, ya, Teh.
    Mudah-mudahan 2026 menjadi langkah awal untuk menjadi lebih baik, siapa tahu dapat PC seperti yang diidam-idamkan juga. Aamiin

    Reply
  8. Semua pekerjaan bisa segera selesai ya, Teh. Kalau mirajnya ASUS V400 AIO. Yakin ananda dan suami teteh segera pulih. Semangat ya, Teh. Banyak banget yang harus diselesaikan. Pun banyak banget yang harus dipikirkan.

    Reply
  9. Aduh, ini mah ASUS impian aku. Udah kepengen sejak lama punya meja kerja berhias komputer yang nongkrong cantik. Bisa diandalkan untuk kerja dan untuk hiburan seluruh keluarga juga. Atuda laptop mah meni banyak digiwing ke sana ke mari aja sama anak-anak teh. Aamiinlah ya, 2026 punya ASUS V400 series ini di rumah 😀

    Reply

Leave a Comment

Verified by ExactMetrics