Rekomendasi Belanja Online di Taiwan

Kamu pulang, aku belanja online terus!

Seharusnya ngambil tema “Rekomendasi Restoran untuk Pesan Online” tapi karena di tempat tinggal saya belum terjangkau dengan sistem food delivery, (kasihan banget ya daerah Cianjur Selatan ini) akhirnya karena ga ada saran atau pengalaman, akhirnya saya ngambil tema lain aja. Tapi ga jauh beda sih isinya, tetap tentang rekomendasi belanja/pesan online hanya ini di Taiwan. Siapa tahu informasi ini bermanfaat ya…

“Kamu pulang, aku sekarang belanja online terus…” demikian kata bos saya dalam chating di media sosial.

Oya, buat yang belum tahu, saya adalah mantan pekerja migran Taiwan. Sebelumnya sih di Singapura dan Hongkong juga. Majikan terakhir saya tinggal di Neihu Taipei District. Dulu saya kerja sebagai caretaker, merawat lansia (bapaknya majikan laki-laki). Saya satu rumah dengan satu keluarga majikan memiliki dua orang anak perempuan. Tapi jika Akong di rumah sakit, ya saya tinggal di rumah sakit juga. Meski job yang tertera di kontrak kerja merawat Akong, tapi karena baik, saya kalau di rumah sering bantu majikan. Seperti jagain anaknya, bantu belanja dan ngurus bunga di lantai atas (roof top).

Sudah mau sebelas tahun saya tidak kerja sebagai pekerja migran (dulu sebutannya TKI/TKW) tapi komunikasi saya dengan majikan tidak pernah terputus. Sebelum pandemi, majikan sering ke Jakarta, Surabaya atau Bali, karena profesi keduanya adalah pramugara dan pramugari. Setelah pandemi, mereka tidak terbang lagi dan kami komunikasi hanya lewat chatting di media sosial.

Karena ada tema Ramadan 2022 hari ke enam ini, saya jadi kepikiran dan nanya ke boss “Suka belanja online gak? Di kampung saya food delivery belum sampai nih…”

Nah tidak saya kira jawaban majikan seperti ini, “Kamu pulang, aku sekarang belanja online terus,” gitu katanya…

Saat saya datang di Taiwan, kerja saya cukup berat karena Akong lumpuh total dan 24 jam harus saya pantau, saya pikir saya harus banyak makan biar ada tenaga. Maka hal pertama yang saya lakukan saat sampai di Taiwan adalah belanja makanan. Beruntung saat masih di agency, banyak teman-teman yang memberi tahu dimana saja toko Indonesia berada, terlebih yang ada di Neihu dan sekitarnya.

Saat sampai di rumah majikan, ketemu teman sesama pekerja dari Indonesia saat buang sampah, saya diajak sebentar untuk mengetahui lokasi toko Indonesia terdekat.

Pemiliknya seusia dengan saya, namanya Lina asal Singkawang, Kalimantan. Ia menikah dengan orang Taiwan dan buka usaha sendiri dengan jual beli produk yang dibutuhkan masyarakat Indonesia di sana. Pulang dari tokonya saya bawa makanan khas Indonesia dong.

Dan polosnya saya, semua belanjaan saya perlihatkan ke majikan. Mereka tanya saya punya uang darimana? Saya jawab sambil nyengir kalau bayar pakai uang rupiah yang masih ada di dompet. Toh belinya memang di toko Indonesia dan Cik Lina bersedia dibayar rupiah (setelah harga disesuaikan dengan kurs Taiwan saat itu).

Tidak disangka majikan juga suka dengan makanan asal Indonesia. (Malah katanya kangen nasi goreng, soto dll, makanan yang ia pesan kalau saat di Jakarta, Surabaya atau Bali). Dan ia bilang bila saya tidak keberatan, minta tolong beliin dengan uang NT$ milik mereka. Saya oke aja. Bukan karena baik hati nurut sama majikan, tapi lebih ke dengan alasan ke toko Indonesia, saya bisa sering keluar rumah dan ketemu teman-teman. Hahaha!

Sejak itu saya suka belanja sendiri, meski banyaknya ya titipan punya majikan. Apalagi setelah gajian saya semakin bebas bisa belanja apa saja sesuai keperluan.

Rekomendasi belanja online di Taiwan
Rekomendasi belanja online di Taiwan

 

Sesekali saya diajak majikan belanja ke mall dan supermarket. Jika di Indonesia, supermarket ini mirip Giant, Hypermart, atau Carrefour.

Saat dimintai tolong antar anak ke sekolah TK, saya lihat teman saya yang antar anak juga, bawa belanjaan sayuran. Saya tanya beli dimana dan ceritalah ia. Sebuah toko sembako tapi lengkap termasuk sayuran dijual di sana. Lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi sekolah anak majikan.

Saya pikir mau beli sayur juga buat campuran masak mie nanti. Eh pas pulang, majikan tanya lagi sayuran darimana, saya bilang dong karena beneran harga lebih murah saya jadi merasa sedikit bangga gitu, hahaha… Dan majikan pun kembali meminta saya menolongnya membelikan sayuran kesukaannya.

Sejak itu urusan belanja semua saya ambil alih. Memang diluar job saya tapi saya senang melakukan semua itu. Bisa bebas keluar-masuk dan ketemu teman-teman sih intinya.

Sampai finish kontak, saya pulang ke kampung halaman. Hingga saat ini saya bertanya ke majikan, bagaimana dengan urusan belanja?

 

Belanja online adalah Solusi

Saat saya bekerja di Taiwan belum merebak belanja online. Ini jadi kesempatan saya banyak nanya ke majikan. Bagaimana sistem belanja online Taiwan sekarang?

Mirip seperti e-commerce di Indonesia, sistem belanja online di Taiwan juga sekarang sangat banyak. Bedanya situs jual beli online di Taiwan menggunakan Bahasa Mandarin. Tapi kalau mau kita bisa copy dan terjemahkan. Atau cari yang versi bahasa Inggrisnya.

 

Kenapa belanja online?

Belanja online sangat memudahkan hidup. Apalagi majikan yang punya kesibukan sendiri. Ga ada waktu buat belanja ditambah trend gaya hidup kekinian memaksa majikan mencoba platform belanja online yang mudah dan efisien di Taiwan.

Ada beberapa situs belanja online yang pernah dicoba majikan dan benar-benar mempermudah hidup.

 

Rekomendasi belanja online e-commerce di Taiwan

Foodpanda

Majikan bilang selama ini kalau beli bahan masakan dapur, belinya di Foodpanda. Seperti sayuran, ikan, makanan ringan, dll.

Rekomendasi belanja online di Taiwan
Rekomendasi belanja online di Taiwan: Foodpanda

Foodpanda menyediakan banyak pilihan toko. Ada dua jenis toko yang ada di aplikasi Foodpanda, pertama restoran dan yang kedua adalah groceries atau toko bahan-bahan makanan. Sebagai informasi di restorannya sangat jarang yang menyediakan makanan halal. Hanya satu dua penjual di luar makanan vegetarian. Yang halal seperti Fried Chicken Master, produsen ayam goreng sudah sertifikasi halal, bahkan merek ayam goreng ini juga sudah buka cabang di Jakarta.

Layanan Foodpanda memiliki beberapa layanan yang hampir sama dengan aplikasi pesan antar makanan (food delivery) yang ada di Indonesia.

 

PChome 24h

Marketplace lain yang terkenal di Taiwan ada juga PChome 24h, yang menyediakan berbagai macam barang yang hampir sama seperti di Shopee. Namun, barang yang populer di beli di PChome 24h adalah barang-barang elektronik, seperti komputer, handphone, dan lainnya. Keunggulan PChome 24h dapat mengantar barang tertentu dalam 24 jam.

 

Rekomendasi belanja online di Taiwan
Rekomendasi belanja online di Taiwan: PChome 24h

iROO Fashion

iROO adalah salah satu merek pakaian terkenal di Taiwan. Berdasarkan cerita majikan, iROO yang berdiri sejak tahun 1999 lebih ditujukan untuk wanita dewasa dan sudah buka di beberapa negara lain seperti Singapura.

Merek iROO menyediakan pakaian wanita dengan lengkap, berkonsep “Light Luxury Week, Love Yourself, dan Don’t Discount“. Wah, kita si pemburu diskon telak mental nih. Eh kita, saya aja kali … Hihi!

 

Rekomendasi belanja online di Taiwan
Rekomendasi belanja online di Taiwan: iROO Fashion

 

Harga pakaian di iROO bisa dibilang cukup mahal kisaran NT$1.000 hingga NT$15.000 (sekitar Rp500.000 hingga Rp7.500.000). Buat saya mahal, buat majikan dan lifestyle blogger Indonesia harga tujuh juta mah kecil ya…

 

Bai E-Shop Taiwan

Bai ini salah satu toko online yang menjual pakaian wanita yang mirip dengan iROO tapi target pasarnya anak remaja sampai dewasa. Dilihat dari segi konsep yang diambil, Bai E-Shop mengusung tema Korean Fashion yang chic and simple. Nah meski majikan seusia saya, tapi ia memang sering belanja dari Bai. Harga yang Bai tawarkan juga relatif terjangkau, mulai dari NT$44 hingga NT$1.500 (sekitar Rp22.000 – Rp750.000).

Saya dan majikan perempuan memiliki style fashion yang sama, yaitu yang simple-simple saja. Mode fashion ini mengambil warna-warna yang bertema earth tone. Yang lungguh, kalem. Seperti warna white, dusty, matcha, brown, caramel, dan beige. Selain gaya fashionnya cocok simple, bisa kita digunakan untuk padu padan dengan jilbab. Di Bai kan banyak celana dan baju oversize yang cukup syar’i.

 

Rekomendasi belanja online di Taiwan
Rekomendasi belanja online di Taiwan: Bai Fashion

 

Belanja di Bai E-Shop ada situs resmi dan juga aplikasi androidnya. Tapi pastinya aplikasinya berbahasa Mandarin, ya. Tapi kita bisa belanja lewat situs resminya lalu ditranslate aja ke Bahasa Inggris.

 

Shopee Taiwan

Rekomendasi terakhir di tulisan ini untuk belanja online di Taiwan, sama seperti di Indonesia, di Taiwan juga ada marketplace Shopee. Belanja dengan Shopee cukup mudah dan murah. Beberapa kelebihan dari Shopee Taiwan selain mempunyai Toko Shopee 24H juga bisa mengirimkan barang dengan cepat hanya dalam waktu 24 jam (dengan ketentuan yang berlaku). Terdapat Official Store yang menyediakan barang asli dan lebih murah. Pembayaran bisa dengan tunai dlakukan melalui minimarket seperti 7-Eleven, Family Mart, OK Mart, dan Hi Life Mart. Pembayaran lain bisa dengan transfer, kartu kredit/debit, dan cicilan untuk nasabah bank.

Sama seperti buming iklan di Indonesia, e-commerce di Taiwan juga banyak diskon dan cashback. Termasuk penawaran gratis pengiriman untuk official store atau recommended seller.

Ada banyak toko dan banyak pilihan barang dengan harga termurah di Shopee Taiwan. Seperti yang kita tahu, Shopee itu kan marketplace, di dalamnya ada ribuan toko online yang bisa kita pilih.

 

Rekomendasi belanja online di Taiwan
Rekomendasi belanja online di Taiwan: Shopee Taiwan

 

Sama seperti di Indonesia, di Taiwan juga ada beberapa perusahaan pengiriman barang yang bekerjasama dengan toko online ataupun marketplace. Barang belanjaan dapat dikirimkan langsung ke alamat tempat tinggal. Sebagai contoh, Shopee Taiwan umumnya memakai layanan dari beberapa kurir (Seller Home Delivery) seperti Black Cat Delivery, Chunghwa Post, dan Kerry Logistic.

Opsi lainnya pengiriman ke minimarket terdekat. Jadi, barang belanjaan online dapat diambil di minimarket seperti 7-Eleven, Family Mart, OK Mart, atau Hi-Life dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi saat mengambil barang, antara lain:

  • Menyebutkan 3 digit terakhir nomor handphone yang digunakan saat belanja dan menyamakan dengan telpon yang tertera pada paket.
  • Membawa tanda pengenal (ID Card).
  • Bayar ke kasir minimarket apabila barang belanjaan belum dibayar secara transfer atau menggunakan kartu kredit.

 

Sama seperti di Indonesia. Ada beberapa pilihan metode pembayaran yang dapat digunakan: transfer uang melalui ATM/Bank, Kartu kredit, Kartu Debit, Street Payment (Khusus Home Delivery), Pembayaran tunai di minimarket (Cash on Delivery), dan Shoppe Wallet (khusus pengguna Shopee Taiwan).

Kira-kira begitu deh tentang pengalaman belanja online di Taiwan dan yang cukup direkomendasikan majikan. Semoga bisa membantu yang ingin mencoba belanja online di sana ya.

Iya kita di Indonesia juga bisa kok belanja barang-barang di Taiwan. Bisa menggunakan jasa jastip (jasa titip) dari teman-teman yang sedang berada di sana, atau langsung ke aplikasi atau website resminya. Kalau bahasanya Mandarin? Yaitu tadi terjemahkan dulu, hehehe…

23 thoughts on “Rekomendasi Belanja Online di Taiwan”

  1. masya Allah pengalamannya teh, merawat lansia itu. Lumpuh total, engkong aku juga lagi sakit teh. Jadi keinget.
    Btw ini sama bos masih kontak2an ya teh. Kalau di sini aku masih belanja sayuran ke pasar karena alhamdulillah ada yg jagain anak teh. Foodpanda di Taiwan ya, bisa jadi rekomendasi nih kalau bisa halan2 ke sana.
    penasaran IROO aku baru tau teh, wah harganya maknyus ya

    Reply
  2. Teehh keren banget sih. padahal merawat lansia itu berat banget, apalagi beliau lumpuh total yah. Emang sih paling praktis belanja online. Foodpanda emang terkenal banget kok.

    Reply
  3. Jadi kebayang ntar kalo daku ada rezeki traveling ke Taiwan, bisa banget niiihh shopping online di platform yg ada di artikel ini.
    Buka jastip produk2 Taiwan makin cihuy ya Teehhh

    Reply
  4. Ternyata sampai saat ini masih menjalin hubungan baik dengan atasan di Taiwan yah Teh
    Berarti kebayangnya sih mereka merasa kebantu banget waktu Teteh merawat orangtua di Taiwan sana yah
    Emang kalo belanja2 gitu bisa jadi alesan sekalian jalan2 yah Teh
    Tapi musim pandemi gini mah emang lebih aman belanja online aja sih hehe

    Reply
  5. Masya Allah kereen maak saya salut karena ada tmnnkecil yang dulu kerja di sana juga, ibuku tkw mak 14th di arab duluu yaa jd salut dengan tangguhnya pejuang devisa.

    Bagus ya maak masih menjalin komunikasi dengan bos dulu ibuku juga masih tp jebol di pulsa hehehe mungkin kalau sekarang sdh pada punya wa bisa yaa lamaa bgt sudah ga komunikasi lagi

    Reply
  6. Masya Allah salut banget mak masih bisa berhubungan baik dengan majikannya meski sudah tidak bekerja disana lagi. Merawat lansia itu memang perjuangan banget ya apalagi kalau udah lumpuh total tuh rasanya kita jadi tangan dan kaki mereka. So proud of you mak

    Reply
  7. Masyaallah keren teh meskipun udahama ga kerja hubungan baik terus terjaga ya. Belanja online emang jd soluai banget ya mbak semenjak pandemi aku juga males belanja kluar. Udah ada online shopping tinggal klik2 aja

    Reply
  8. Tinggal di perantauan gitu memang paling asyik kalau bisa ketemu dengan orang-orang satu daerah/negara ya, Teh. Berasa tambah dekat persaudaraannya.
    Salut dengan kerjaan Teh Okti, deh! Gak mudah ngurus orang tua yang sudah lumpuh. Butuh kesabaran ya…

    Reply
  9. Masya Allah teh, pasti besar ya tanggung jawabnya jadi caretaker ini. Harus siaga dan tanggap dengan keadaan engkong. Ladang pahala juga Insya Allah teh udah bantuin org lain♥️ Btw, saya salah fokus sama Bai E-Shop Taiwan ini, cakep-cakep euy warnanya saya suka banget, earth tone. Harganya juga masih affordable ya

    Reply
  10. Wah, bisa ya kita belanja di toko online Taiwan. Aku biasanya kalo beli barang dari Tiongkok atau Taiwan, pake marketplace yang di sini. Jadi kepengen coba deh belanja di sana.

    Reply
  11. Kagum dengan para pejuang devisa seperti teh Okti ini!
    aku juga pengen banget jadi pekerja migran, sempat ngelamar ke Singapore, dan Jeddah, eh keburu kerusuhan 1998 ibuku ga bolehin aku pergi deh..

    Oh di Taiwan ada panda food ya, aku jadi kepo sama Bai E shop juga (sekalian kepoin) hahaaa

    Reply
  12. Luar biasa pengalamannya teh
    Bekerja sebagai pengurus lansia pasti tidak mudah ya teh
    Emang harus banyak tenaga, tepat banget KLO teteh langsung belanja makanan begitu sampai Taiwan

    Reply
  13. Kemudahan belanja online memang bisa menjadi pilihan yaa..
    Dan senang sekali dengan banyaknya pilihan belanja online yang disediakan. Pilah-pilihnya juga nyaman.
    Teh Okti ada keinginan untuk travelling ke Taiwan dan mengunjungi keluarga di sana gak?

    Reply
  14. Kalau lagi di negeri orang terus ketemu orang Indonesia pasti seneng banget ya, mbak. Langsung kenal, dekat.

    Belanja online emang lebih praktis. Di mana2 pun digandrungi masyarakat, ya.

    Reply
  15. Ada banyak pilihan e-commerce juga ya ternyata di Taiwan. Sampai ada Shopeenya juga tuh. Oh ya, tahun 2017-2018 lalu kakak saya ikut short course di sana, Alhamdulillah pulangnya kami dibawakan ole-ole pakaian untuk anak-anak. Masya Allah bagus euy. Padahal katanya itu beli di pasar malam pinggir jalan, kualitasnya kok ya berasa produk-produk di mall di sini. Hahahah

    Reply
  16. Mirip-mirip juga ya Teh toko online di Taiwan dengan di sini. Sekarang sesuai dengan lifestyle dan kondisi serba praktis, orang lebih memilih untuk belanja online. Tinggal klik klik aja dari smartphone urusan pun kelar.

    Reply
  17. Seruu mbak pengalamannya. Hebat ya, bisa hidup mandiri di lain negara. Seneng ya kalau bisa bertemu dengan sesama orang Indonesia. Serasa bertemu saudara. Hihi… Wah, semua sekarang serta digital ya mb, termasuk untuk urusan belanja

    Reply
  18. di indonesia dulu juga ada food panda ya mbak, tapi sekarang enggak ada lagi. wah, cianjur selatan sama seperti kampung halaman saya, belum ada ojek online atau food deliery. kalau pun ada kayaknya enggak ada yang menggunakan jasanya karena masyarakatnya lebih suka berjalan kaki kalau ke sawah dan memasak sendiri

    Reply

Leave a Reply to Idah Ceris Cancel reply

%d bloggers like this: