Tips Mencari Rumah Kontrakan

 

Tips Mencari Rumah Kontrakan untuk Pengantin Baru

Bulan Rajab, banyak pasangan baru yang melangsungkan pernikahan. Beda dengan jaman dulu, setelah menikah masih tinggal serumah dengan mertua, pengantin baru jaman sekarang sudah banyak yang mulai mencari rumah kontrakan dan mencoba hidup mandiri tinggal berpisah dari orang tua.

Tetangga di sekitar kampung ada empat orang yang melangsungkan pernikahan pada Bulan Rajab ini. Keempatnya, bercerita setelah menikah akan langsung mencari rumah kontrakan dan tidak memilih untuk tinggal bareng orang tua. Selain karena masing-masing pasangan sudah bekerja tempat bekerja mereka pun berada jauh di luar daerah.

Adik sepupu saya pun yang menikah awal bulan Maret lalu, beberapa hari lalu chat dengan saya di media sosial terkait keinginannya untuk mencari rumah kontrakan di kota tempat suaminya bekerja. Ya, karena kebetulan suaminya berasal dari luar kota. Saat setelah menikah bulan lalu, sementara mereka tinggal di rumah orang tua sang istri yang tidak lain adalah paman serta bibi saya dari pihak bapak.

Sementara itu, sang suami adik sepupu saya berangkat kerja didugdag. Meski lelah dan perlu waktu lebih lama dalam perjalanan namun ia tetap memilih berangkat kerja pulang dan pergi.

Rupanya adik sepupu saya tidak tega melihat suaminya kelelahan di jalan. Hingga mereka berdiskusi untuk mencari solusi. Salah satunya mereka memutuskan untuk tinggal di kota sang suami berasal, namun tidak tinggal dengan orangtua dari pihak suami. Mereka memutuskan untuk mencari rumah kontrakan.

Rumah kontrakan memang bisa jadi pilihan sementara sebelum pasangan suami istri memiliki rumah sendiri. Ada banyak hal yang dipertimbangkan sehingga adik sepupu saya memilih mencari rumah kontrakan.

Pertama karena mereka ingin dekat dengan lokasi kerja. Setidaknya kalau tempat tinggal dekat dengan tempat kerja, akan ada banyak waktu yang bisa dipakai untuk keluarga dan atau kegiatan positif dan produktif lainnya.

Hal kedua karena mereka ingin belajar membina rumah tangga dengan seutuhnya. Dalam arti lain mereka mau belajar berumah tangga beneran berdua tanpa ada ikut campur siapapun termasuk orang tua kedua belah pihak.

Ketiga karena mencari rumah kontrakan dirasa lebih mudah daripada mencari rumah yang dijual lepas. Selain di kota tempat suaminya bekerja memang banyak dibangun rumah-rumah yang tujuannya sengaja untuk dikontrakan, juga pengeluaran dana yang dimiliki adik sepupu saya memang baru cukup untuk mencari rumah kontrakan. Ya kedepannya semakin mapan rumah tangga, semoga semakin cukup tabungan untuk memiliki atau membangun rumah sendiri.

“Tapi Teh, cara mencari rumah kontrakan yang cocok buat aku gimana ya?” tanya adik sepupu saya dalam chat-nya beberapa hari lalu itu.

Tidak mudah memang mencari rumah kontrakan yang sesuai dengan keinginan kita. Tapi setidaknya kita punya kriteria serta acuan supaya rumah kontrakan yang kita dapat setidaknya mendekati harapan. Syukur-syukur cocok dengan keinginan.

Tips mencari rumah kontrakan untuk pengantin baru seperti adik sepupu saya bisa merujuk kepada:

Lokasi

Jika bekerja di kota A, setidaknya carilah rumah kontrakan di kota A juga. Syukur-syukur dapat lokasi yang lebih dekat sehingga jarak tempat tinggal dengan tempat pekerjaan tidak menghabiskan banyak waktu.

Pertimbangkan juga lokasi rumah kontrakan dengan fasilitas umum yang sering akan kita akses. Seperti apakah letaknya di sisi jalan raya yang dilewati kendaraan umum, apakah dekat dengan pasar, dekat dengan tempat ibadah, atau kalau sudah punya anak apakah dekat dengan tempat nanti anak akan bersekolah?

Dan jangan lupa pastikan juga apakah lokasi kontrakan yang akan kita pilih itu bebas atau justru rawan banjir pada musim hujan? Meski seperti sepele namun hal itu memang penting banget kita pertimbangkan sebelum sepakat mengambil keputusan, bukan?

Kisaran harga

Sesuaikan budget yang ada dengan besaran rumah kontrakan yang diincar. Semakin besar dan luas rumah kontrakan pastinya harganya semakin tinggi. Semakin lengkap fasilitas yang disediakan pemilik rumah kontrakan tidak heran kalau harganya akan lebih mahal dibanding rumah kontrakan lain yang fasilitasnya tidak selengkap yang kita incar. Paling tidak kita harus punya cadangan uang di tangan untuk membayar full satu tahun rumah kontrakan.

Kondisi rumah

Sebelum menentukan jatuh tidaknya pilihan kita terhadap rumah kontrakan, teliti dulu terkait kondisi rumah atau bangunan yang akan kita kontrak. Jangan sampai setelah beberapa bulan kita tempati tiba-tiba rumah perlu perbaikan mendadak. Jika pemilik kontrakan mau bertanggungjawab itu dirasa mending, lebih baik. Tapi kalah lepas tangan rumasa rumah itu sudah ada yang ngontrak dan mereka cul jeun bukankah kita yang nanti harus mengganti rugi atas semua biaya perbaikan rumah kontrakan? Karena itu pastikan detail kondisi rumah yang akan dikontrak sebelum deal melakukan ijab mengontrak rumah.

Cari informasi akurat

Saat ini mencari rumah kontrakan tidak harus datang sendiri masuk kampung keluar kampung. Sudah ada daftar rumah kontrakan yang bisa kita jadikan rujukan saat akan mencari rumah kontrakan.

Cukup klik di ponsel maka informasi daftar rumah kontrakan yang kita cari langsung keluar. Ada ribuan daftar rumah yang siap disewa atau dikontrak.

Kita tidak lagi bingung karena sudah tercantum informasi detail mengenai properti apa saja yang tersedia serta berapa harga sewa yang juga bisa kita urutan dari harga terendah maupun sebaliknya.

Sehingga saya sampaikan kepada adik sepupu kalau mencari rumah kontrakan saat ini tidak sesusah yang dibayangkan. Dengan fitur pencarian properti, maka rumah kontrakan idaman pengantin baru bisa seperti mereka dengan mudah segera didapatkan.

 

 

29 thoughts on “Tips Mencari Rumah Kontrakan”

  1. Sekarang mah nyari rumah kontrakan gampang ya teh, hampir 20 tahun yang lalu mau nyari rumah kontrakan kudu ngiter2 dulu di suatu daerah tanya sana sini sama warga setempat hehehe

    Reply
  2. Bener teh, aku juga pas udah nikah pengennya misah. Walau pada akhirnya ketika punya anak aku balik lagi ke rumah sih, soalnya mama juga udah gak ada. Tipsnya berguna banget buat yang mau cari kontrakan.

    Reply
  3. Kurang 1 lagi tipsnya, teh okti. Siapkan surat perjanjian kontrak. Sebab sekarang kalau nggak ada surat pejanjian kontrak suka semau2nya si pengontrak ataupun yg punya kontrakan. Kadang suka kesel sendiri.

    Reply
  4. I feel this mba hehe. Utk pengantin baru sepertinya rumah Kontrakan pilihan yg tepat. Syukur syukur ada rezeki dan jodoh rumahnya lgsg beli deh hehe

    Reply
  5. Cari kontrakan selain lokasi sebagai faktor utama, kondisi lingkungan/masyarakat juga hal penting menurut saya. Misalnya masyarakatnya biasa begadang, pasti rame banget malam harinya. Atau ada yang melihara anjing atau enggak..

    Reply
  6. Benar sekali, Mbak.
    Memang tinggal terpisah itu akan membuat lebih mandiri, termasuk alasan dekat dengan tempat kerja.
    Zaman masih bekerja di kawasan indistri Pulo Gadung, hampir rata-rata pasangan baru menikah atau keluarga kecil mengontrak rumah di sekitar kawasan. Sambil ngumpulin duit buat cicil rumah.

    Reply
  7. Kondisi rumah juga perlu banget diketahui sebelum menempati yah, entah buat mengontrak atau syukur-syukur besok bisa beli, hihi, misalnya apakah ada bocor? Bebas bangjirkah? Dan apakah rasa air nyaman atau tidak, itu sih pesan yang daku ingat dari almarhumah mama kalau mau cari rumah

    Reply
  8. Harus melihat keadaan lingkungan di siang hari dan malam hari, kapok aku tinggal di kawasan yg banyak anak-anak mabok nya

    Reply
  9. Jadi gampang cari kontrakan pakai daftar kontrakan di rumahjual.com, aku jadi browsing-browsing deh praktis dan lengkap infonya.

    Setuju bgt klo ngontrak itu akan lebih indah, dari pada tinggal dengan ortu.

    Reply
  10. Aku juga sebenarnya pengennya misah dari mertua, tapi suamiku susah diajak damainya. Tapi ini tipsnya berguna banget sih, kita memang harus lebih cermat kalo mau cari rumah kontrakan, biar gak pindah2.

    Reply
  11. Rumah kontrakan itu biasanya memang sesuai anggaran sih ya. Kadang dapat tempat kontrakan yang gak sesuai dengan keinginan. Mau harga lebih murah dapatnya kalo gak jauh dari lokasi ya bentuk bangunan sudah gak sesuai. Semoga kalo ada perantara gini lebih enak…

    Reply
  12. Waini penting nih. Ngga punya waktu buat nyari offline satu satu. tinggal nyari harga yang cocok lalu nyari hunuan yang sesuai kalau sudah dapet baru ngunjungin okasi buat ngecek, jadi lebih simpel dan gampang nih. ngga buang waktu

    Reply

Leave a Reply to Suciarti Wahyuningtyas Cancel reply

%d bloggers like this: