Lokasi Angker Jadi Obyek Wisata Bandung-Cianjur

Lokasi Angker Jadi Obyek Wisata Bandung-Cianjur

Kini ada lokasi yang sebelumnya terkenal angker dan rawan jadi objek wisata di jalur mudik kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur. Tentu saja hal ini jadi bahan kepenasaran banyak orang. Khususnya para generasi milenial yang suka travelling, suka foto selfie dan share di media sosial.

Lokasi angker dan rawan jadi lokasi wisata? Yang bener saja?

Iya ini benar. Lokasi berada di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur bagian selatan, Jawa Barat. Namanya Tanjakan Mala Gunung Pabeasan.

Tanjakan Mala Gunung Pabeasan, dulu dikenal sebagai kawasan angker dan rawan kecelakaan. Bahkan dari sisi kriminalitas sekalipun. Jalan penghubung antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur ini terkenal sebagai tanjakan maut karena jalannya kecil. Banyak kendaraan khususnya truk dan mobil angkutan berat merayap lambat. Bahkan tidak sedikit kendaraan yang sedang naik tanjakan mundur kembali sehingga menyebabkan kecelakaan. Kemacetan parah pun tidak bisa dihindarkan.

Jalan Bandung – Naringgul sebelumnya tertimbun longsoran sumber liputan6.com

Di atas Tanjakan Mala ini berdiri kokoh Gunung Pabeasan. Tebingnya yang curam mepet sekali ke jalan. Pada musim hujan sering terjadi longsoran dan materinya selalu menutupi jalan. Hutannya yang masih asri meninggalkan semak dan suara-suara yang jika malam hari bikin merinding ketakutan.

Namun Tanjakan Mala dan Gunung Pabeasan yang selama ini dikenal sebagai kawasan yang rawan bencana alam, kecelakaan dan kriminal itu, sejak beberapa bulan terakhir menjadi lokasi wisata dan tempat beristirahat para pengguna jalan.

Pelebaran jalan Tanjakan Mala yang dilakukan akhir tahun 2018, menyisakan tebing yang masih dibalut bronjong dan menyulap jalan sempit menjadi lebar dan mulus. Proyek jalan dengan panjang 350 meter yang baru dibangun itu kini jadi lokasi wisata selfie karena keindahan pemandangan di sekitarnya.

Tanjakan Mala dengan ketinggian tebingnya sekitar 20 meter dibalut jaring baja hijau sebagai penahan longsor jadi lokasi baru swafoto bagi warga terutama pemudik yang melintas dari arah Cianjur menuju Bandung atau sebaliknya.

Mirip lukisan berkabut, tanjakan menyeramkan ini jadi lokasi selfie

Mirip lukisan indah, Tanjakan Mala di jalur perbatasan Kabupaten Bandung-Naringgul, Kabupaten Cianjur, menampilkan tempat yang cukup asyik untuk berfoto.

Banyak warnaget yang terkejut ketika melihat di media sosial jalan Tanjakan Mala berubah jadi indah. Tidak aneh kalau kemudian banyak orang tertarik ingin datang dan menyempatkan diri untuk selfie melihat langsung ke lokasi.

Maklumlah jalan mulus di Cianjur bagian selatan ini masih susah didapat. Kebanyakan jago jalan gobet (jelek). Jadi pas Tanjakan Mala ini selesai dibangun masyarakat setempat jadi antusias banget.

Ditambah jalur Naringgul-Bandung suasana sepanjang jalannya memang indah. Masih asri dikelilingi banyak gunung. Pemandangan lainnya juga banyak air terjun dan pesawahan sehingga menambah daya tarik travelers yang hendak menuju Cianjur selatan ini.

Saya pikir Tanjakan Mala akan lebih fenomenal lagi jika di atas tebingnya diberi tulisan seperti “Welcome to Tanjakan Mala Naringgul” atau pakai bahasa sunda “Wilujeng Sumping di Tanjakan Mala Naringgul” Yah apapun lah tulisannya pokoknya seperti di luar negeri sana, gitu. Hehehe. Keren kan?

Staycation saat lebaran, why not?

Jelang lebaran, dipastikan para pemudik di jalur selatan Provinsi Jawa Barat, akan ada banyak yang menjadikan lokasi ini sebagai tempat pemberhentian dan beristirahat. Terbukti saat ini sudah banyak netizen yang upload selfie di Tanjakan Mala tersebut.

Buat pemudik yang lelah karena perjalanan dan tertarik untuk menikmati lebih banyak suasana seger ini jangan risau. Mampir dan nikmatilah sepuasnya.

Gunung Pabeasan yang semula terkesan angker sudah disulap masyarakat setempat jadi Wanawisata Gunung Pambeasan yang dapat digunakan pemudik untuk beristirahat. Jejeran pepohonan dengan pemandangan yang indah ke bawah menyuguhkan pemandangan alam yang asri. Cocok jadi tempat berisitirahat pemudik sebelum melanjutkan perjalanan. Hammockan sambil beristirahat menghirup udara nan segar dalam perjalanan dipercaya bisa mengikis rasa stress. Bersantai memang asyik.

 

Di lokasi Wanawisata Gunung Pambeasan terdapat beberapa pondokan atau saung dari kayu yang dapat digunakan pemudik untuk melepas lelah.

Nah dari saung-saung itu, kita bisa menikmati pemandangan yang terkesan mengelilingi kecamatan Naringgul, kecamatan yang paling ujung di Cianjur. Ketika sore menjelang malam, jika cuaca bagus kita pun bisa melihat matahari yang mulai terbenam.

Dipastikan ini jadi tahun pertama lokasi wisata favorit di Naringgul itu dapat disingghai. Sebelumnya seperti yang saya jelaskan di awal kalau Tanjakan Mala Gunung Pabeasan terkenal sebagai lokasi angker dan rawan bencana.

Bisa dipastikan jelang arus mudik dua pekan lagi ini pemudik yang akan pulang kampung menuju kampung halamannya di wilayah selatan Jawa Barat seperti Cianjur, Garut dan Tasikmalaya akan singgah di Tanjakan Mala Gunung Pabeasan ini.

Mau coba main ke Cianjur Selatan? Yuk sekalian kunjungi lokasi wisata yang masih perawan lainnya. Biar sekali jalan dapat mengunjungi beberapa spot sekaligus. Kecamatan Naringgul dikenal sebagai kecamatan ‘seribu curug’ karena banyak curug berada di daerah ini. Ada Curug Dendeng, Curug Taraje, Curug Batu Ngomong, Curug Ceret dan Curug Tutugan.

 

Ini artikel Curug Ngebul yang hits dan Viral 

 

Yuk intip juga: Keindahan Curug Citambur

View this post on Instagram

Emak Setrong! Naik ke bukit demi bisa melihat seutuhnya penampakan kekinian Curug Citambur yang eksotik. Curug Citambur terletak di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Bisa ditempuh melalui kota Cianjur, atau melalui Ciwidey, Rancabali Kab. Bandung. Dulu curug ini tidak terawat. Setelah diambil alih oleh Perum Perhutani maka curug ini semakin ditata dan menjadi wana wisata unggulan di Cianjur. Beberapa brand terkait kekuatan dan petualangan, menggunakan curug ini sebagai latar lokasi syutingnya, lho! Meski berada di "ujung dunia" eh maksudnya berada di perbatasan antara Kab. Cianjur dan Kab. Bandung, namun waktu tempuh yang berjam-jam itu terbayar dengan keindahan serta sejuknya hawa di sekitar curug. Hayu ameng ka Cianjur… nanti saya bawa ke Curug Citambur 🙂 Berhubung jarak tempuh cukup jauh, maka disarankan menginap di tempat aman. Jadi jika selama ini ada istilah SEMALAM DI CIANJUR itu tidak akan cukup dan istilah itu harus dirubah menjadi SEMINGGU DI CIANJUR. Karena mengunjungi istana ini saja tidak cukup waktu sehari! #bloggercianjur #dutawisatacianjur #visitcianjur #cianjurjago #pesonajawabaratku #WonderfulIndonesia #HACI #HayuAmengkaCianjur #curug #curugcitambur #momblogger @gempita.cianjur @pesonajawabaratku

A post shared by Okti Li 阿姨 (@tehokti) on

 

Bagi yang suka laut, dapat menikmati wisata bahari di tiga kecamatan lainnya di Cianjur Selatan seperti Pantai Pelabuhan Jayanti di Kecamatan Cidaun, Pantai Apra di Sidangbarang dan Pantai Lugina di Kecamatan Agrabinta. Semua masih perawan.

 

Ini Lengkapnya: Lokasi Wisata Pelabuhan Jayanti 

Naringgul sendiri berbatasan langsung dengan Ciwidey, lokasi dimana wisata kekinian Bandung Selatan berada. Jika mudik lewat jalur ini sekalian nikmati wana wisata yang ada seperti Kawah Putih, Kampung Cai Ranca Upas, Pemandian air panas Cimanggu, Situ Patenggang, Rumah Makan Glamping Lakeside Rancabali, dan masih banyak lagi.

Pokoknya mumpung bisa mudik yok puas-puaskan deh mengunjungi seluruh lokasi wisata yang ada ini. Jika tidak terjangkau dalam satu hari mengunjungi, jangan khawatir mau nginap dimana. Meski kondisi darurat jelang lebaran, kini Traveloka punya fitur pay at hotel alias pesan penginapan same day booking. Tidak harus pakai kartu kredit kita sudah bisa mendapatkan penginapan yang direkomendasikan.

Dengan fitur hotel terdekat pada aplikasi Traveloka, kita bisa mendapat informasi akurat dimana ada penginapan sekitar dan kita bisa langsung deh pesan hotel termurah. Saat orang lain terjebak macet seputar hari raya kita bisa enjoy menikmati liburan meski dadakan di penginapan yang sangat nyaman.

Nah sudah clear kan ya jika mau melancong ke daerah Bandung dan atau Cianjur bagian selatan tidak perlu khawatir mau nginap dimana. Karena disini ada banyak penginapan. Kita bisa pesan hotel termurah yang bisa kita pilih melalui Traveloka.

 

Gunung Pabeasan Naringgul Cianjur. Sumber @pesonacianjurkidul

Pastikan menginap di Bandung Selatan supaya kebagian menikmati kabut mendamaikan

Comments

  1. Wah makasih nihhh rekomended buat saya untuk travelling kesana .. The best pula untuk selfie .. Jadi ngilerrr banget pengen kesana ..
    Thanks for informationnya ya tehokti ..

    • Wow cantik banget. Nggak kebayang sebelumnya suasananya angker. Aku pernah denger juga sih kisah2 tentang Tanjakan Mala ini. Bagus idenya, secara gak langsung mengubah persepsi rawan kecelakaan itu bikin orang lebih santai ketika lewatin area situ, jd mengurangi kecelakaan ya. Karena bisa sambil menikmati pemandangan sekitar.

  2. Jadi ingin ikut selfi di sana, tampak indah sekali itu tanjakan mala.
    Kriminalitasnya itu yang bikin saya takut.

  3. Waduh, aku malah fokus ke bagusnya tempat-tempat itu deh. Jadi lupa kayaknya cerita2 serem soal tempat2 itu. Gunung, curug, pantai, lengkap ya ternyata tempat wisata di Cianjur. Aku cuma baru lihat gunung-gunungnya aja.Heuheu… kudet.

  4. Saya juga klo dekat Tanjakan Mala itu pasti sudah ke sana juga, cakaap bangat tempatnya, saya juga akan lupa klo itu tempatnya horor hahaha

    Duuuuh pinisi resto bagus bangat, viewnya cantik pake bangat, pengen ke sana deh saya jadinya.

  5. Aku suka lho dengan cerita cerita seram gitu hahaha pun doanya jangan sampai deh liat liat mahkluk halus. Ini Tanjakan Mala Gunung Pabeasan, makin diceritain dari mulut ke mulut makin hit lho. Boleh juga kapan kapan selfie akh hahaha

  6. Wkt jalan2 ke Solo.jg pernah diceritain sama supir grab kalau tpt yg kami tujuitu tot yg terkenal paling angker di jawa tengah…hahaha padahal kalau tau dr awal ga jd deh …

  7. Kirain orang-orang suka wisata angker. Sampai heran.
    Ternyata udah diubah jadi jalanan cantik, ya.

  8. Jadi beda banget tampilannya ya mba, setelah dibuat tempat pariwisata jadi cantik dan menarik hati. Mungkin kalo ada foto after-before bakalan tercengang sih. Dan paling suka sama air terjunnya.

    • tetehokti says

      Before nya itu yang kena longsor
      After nya jalan yang udah dihotmix dan tebingnya pakai kawat hijau
      Hehehe

  9. Ngeliat bentuk tanjakannya aja bawaannya deg degan, apalagi pas naik itu tanjakan bawaannya tambah kencang baca doa nih

  10. Angker tapi emang bagus banget ya pemandangannya.
    Rasanya sejuuukkk gitu.

    meskipun bahkan bayanginnya aja deg2an lewat sana hahaha.

    Staycation di daerah kayak gini juga asyik banget mah.
    Jadi auto buka Traveloka deh 🙂

    Secaraaa..
    kalau masalah wisata mah ingatnya Traveloka *eh 😀

    • Beteweee, Pinisi resto itu keren banget ya, Jabar mah surganya wisata alam instagramable.
      Sejuk, hijau, rasanya tenanggg banget.

      Meski sekarang kayaknya mulai macet ya.

  11. Aku baru tau nih teh kalau tanjakan mala sebagai ini sekarang. Asik banget kayaknya menikmati udara sejuk pagi2 di sana

  12. wow, masyaAllah, Cianjur wisatanya banyak juga yaa.. dan semua wisata, view nya menenangkan..
    kalo dilihat dari foto update di atas, tanjakan mala itu ga seseram kisah tragedinya ya, hehe..
    tapi aku lebih penasaran sama curug-curugnya, aku belum pernah ajak anak-anak liat pemandangan alam seperti air terjun begitu teh.. Nuhun infonya ya.. ^^

  13. Cianjur yang saya tau hanya seputar Pasir Hayam dan toko2 manisan. Baca tulisan ini, saya jadi ingin eksplor Cianjur lagi. Sayangnya,sekarang wilayah ini bukan daerah yang rutin saya kunjungi lagi.

    • tetehokti says

      Pasir Hayam mah di kota. Ke tempat saya sekitar 3 jam lagi ke selatan. Kalau ke Tanjakan Mala ini sekitar 4-5 jam lagi kalau dari Pasir Hayam

  14. Wah sekarang udah jadi keren banget yah teh walapun tadinya tempat angker hehe. Terima kasih rekomendasi tempatnya teh 😀

  15. Aku takut kalau longsor aja, mana tanjakannya lumayan curam ya. Saya ke Cianjur eh perbatasan ke Taman Bunga Nusantara aja, belum explore daerah lain. Bisa jadi rekomendasi nih, wisata ke Cianjur

  16. Makin tergoda sama keindahan Cianjur. Duhhh Indonesia emang indah ya. Lama lama bisa ada penginapan khisus kali ya di.dekat Tanjakan Mala sana.

    Btw soal pay at hotel, asiknya Traveloka sih begini. Makanya saya betah pakai Traveloka.

  17. Suka liat viewnya Kak, meski rada serem ya, itu tanjakan tajam sy liat. Smoga gak membahayakan bg siapapun yg sibuk selfie 🙂

  18. Memang jaman sekarang canggih mbak, tempat apa saja bisa dijadikan instagramable. Tanjakan jadi tempat swafoto kan keren. Bisa mengurangi keletihan pengendara jadi bisa berhenti sejenak untuk foto-foto. Maksud mbak tulisan di atas kayak HOLLYWOOD yang di Amerika ya lebih bagus lagi hehe. Tapi cocok sih udaranya juga santai, ngaso sambil foto2 ria jadi engggak serem lagi.

  19. Kalo dulu angker karena mungkin sepi ya, tapi begitu diolah lokasinya dengan memperlebar jalan dan jadi ramai, keangkerannya hilang. Foto-fotonya keren loh, jadi pengen jalan-jalan ke Cianjur. Suamiku paling suka wisata alam, seperti air terjun atau pantai.

    • tetehokti says

      Iya setelah Cianjur tertinggal dari sarana dan prasarana sekian periode kini periode Emil UU semoga sampai merata ke semua pelosok Jabar

  20. apa pada ga takut datang ketempat angker, sudah seperti teman saya yang ala ala ghostbuster mereka senang kedaerah yang seram

  21. kira-kira, kalau berkunjung, terus menginap itinerary jadwalnya bagusnya kemana aja teh okti? Rencana libur lebaran mau jalan2 beberapa hari, salah satu alternatifnya ke cianjur nih kayaknya.

    • tetehokti says

      Tentukan saja mau yang mana dulu diam cuma foto2 atau treking berpetualang?
      Jika cuma foto2 di daerah Bandung Selatan. Tapi kalau mau yg agak ekstrem, tujuan awalnya ke Cianjur Selatan dulu, baru kembali menginap ke hotel pilihan di daerah Ciwidey

  22. Diah Woro says

    Teh, kalo dari arah jonggol ke mana ya? Aku biasanya klo ke bandung lewat jonggol cianjur gitu tp ga tau ada tanjakan mala gini. Pemandangannya indah tp serem juga ya hihii

    • tetehokti says

      Jonggol berbatasan dengan Cikalong Kulon, itu di Cianjur Utara. Jadi kalau mau ke Tanjakan Mala, harus ke Cianjur kota dulu, baru ke Cianjur Selatan. Dari Jonggol masih lama, sekitar 5-6 jam kendaraan.
      Atau lewat Bandung, menuju Ciwidey dulu baru lanjut ke Tanjakan Mala di Naringgul

  23. Nah, aku tertarik nih main ke Cianjur Selatan, ke tempat wisata perawan yang biasanya masih terjaga keasriannya.

    Baidewei,
    Tahun ini tanjakan Mala Gunung Pabeasan bakal jadi primadona para pemudik dong.

    Jadi, sebaiknya siapkan pose dan outfit favoritmu ya!

  24. Tanjakan Mala bagus mbak, dan ituuu pemandangan di Glamping Lakeside keren banget ya. Nginap di kamar itu dengan pemandangan luar hijau asri duh kebayang sejuknyaaa.

  25. Aku pernah ke Cianjur eh ngelewatin deh. Hihihi. Tapi nggak tahu mau main ke mananya karena kurang begitu paham lokasi. Baca ini jadi pengen ke curugnya mbaa

  26. Tanjakan Mala keren gitu pemandangannya ya, Teh. Nggak nyangka kalo dikenal sebagai lokasi rawan bencana. Aku belum pernah ke Cianjur, hehe

  27. Duh, keluarga petualang ini, Hem baru tau itu tanjakan Mala, pemandangannya beuh (langsung membayangkan sejuknya udara) hiks udah lama gak tempat seperti itu.

  28. Tempatnya memang bagus banget ya, terasa pasti sejuk banget di situ, wisata alam yang menantang begini memangs elalu lebih menarik kok

  29. MasyaAllah seger mataku baca postingan si Teteh, hejo hejo euy, tapi dibalik kemistisan tanjakan Mala, etdah pas selfi memang kece banget yak ❤️

  30. Wah, ada-aja ya sekarang. Menarik tapi mesti tetap berhati-hati ya mbak

  31. Itu tanjakannya bisa jadi cakep gitu ya. Terus terang sih Mbak, aku agak serem foto2 di tanjakan. Ntar kendaraan pada lewat gitu kan, kesian kepepet. Tapi mudik tuh emang kudu liburan juga. Apalagi kalau bisa staycation gitu

  32. Berwisata di tempat angker itu butuh nyali besar yaa, Mba. Bagi orang yang penakut seperti saya kayaknya milih tempat wisata yang mainstream-mainstream aja dari pada ketakutan, hehehe 🙂

  33. Mungkin dibilang angker karena jalannya yang curam dan maut jadi banyak yg celaka di sana ya. Di Cianjur banyak ya jalan-jalan kaya gini.
    Pemerintah setempat pinter juga memanfaatkan keadaan ya dulunay angker sekarang jadi objek wisata.
    Hati2 atuh kalau selfie di sana ya

  34. tempatnya instagramable teh, jadi kesan horornya ketutup. familiar tempatnya tuh kayak pernah lewatin 😀

  35. Masya Allah indah bgt ini, kak. Pengen ke air terjunnya jg, kerennnnnn.

  36. Teh Okti, salfok ihh. Foto-fotonya teduh pisan. Jadi, enggak terlihat kesan angkernya. Tapi, udah tau track recordnya kayak gini, akupun jadi mikir2 lagi buat piknik kesana hihii

  37. Teteeh…
    So sweet.
    Jaketnya kembaran sama suami.
    Aaiih~

    Btw,
    Kami beberapa kali ke Cianjur dari Bandung, tapi kok ga lewat tanjakan Mala yaa, teh?

    Takut akutu kalo track perjalanannya ga nyaman gini, secara suamiku kalo nyetir mak weng-weng… Huuhuu~

  38. Sekarang masih angker gak teh? Aku mah agak penakut anaknya, ngeri aja bawaannya kalau tau tempatnya angker. Apalagi kalau nginep, belum kebayang saat malam tiba. Heheheeee… Tapi seru juga itu beberapa tempat wisatanya ya. Ada glamping lakeside yang kece.

  39. Asri banget ya teh..aku suka lihat kabut nya itu benar-benar kayak lukisan ya teh. Mudah-mudahan ada kesempatan bisa main kesini.

  40. Sekarang memang banyak tempat2 yang tadinya dianggap angker malah dijadikan tempat wisata. Seperti tanjakan Mala ini ya mbak, begitu disulap menjadi tempat wisata yang indah kesan angker itu hilang. Apalagi ada gunung pabeasan yang ramai dikunjungi orang, pastinya tempat ini makin ramai pengunjung. Jadi ingin suatu saat bisa wisata ke tempat ini sekaligus staycation di hotel sekitar Bandung Selatan. Bener2 bikin mupeng apalagi kalau menuju ke tempat ini sangat mudah, cukup memanfaatkan aplikasi Traveloka maka semuanya terpenuhi, bisa pesan tiket pesawat lengkap dengan tempat penginapannya.

  41. Kalau pas ditanjakan dan banyak orang berhenti untuk selfie bukannya bahaya bagi kendaraan lain nih mbak?

  42. Heran juga kenapa tpt2 angker suka jd tpt wisata ya…bukan hanya tpt yg dgn view indah kyk di ata..kayak gedung2 angker gitu..jd tpt wisata juga…menjajal diri mungkin ya..hehe

  43. Aku kalo ke Cianjur pasti lewat puncak atau Purwakarta. Belom pernah via Ciwidey. Ngeri kayaknya ya via gunung yang banyak bulak-beloknya. Tapi, udah semua jalannya bagus? Kalo bagus, kayaknya bisa deh ke sana via Ciwidey.Pemandangannya baguuus…

  44. the power of social media ya mba. tanjakan yang tadinya biasa aja setelah ada yang foto dan masuk IG, bisa langsung jadi hits. Dan aku baru sadar di cianjur banyak tempat wisata menarik, suatu saat harus banget nih mampir cianjur 🙂

  45. Wuih itu posisi kamarnya senang banget lihatnya. Jadi berasa pengen punya rumah di daerah seperti itu. Adem.

  46. Masya Allah indah banget ya terh pemandangannya , liat jni jadi pengen main di air terjun soale udah lama banget ga pernah ke curug hehe.

  47. Tempat angker itu tergantung manusianya juga sih ya, percaya atau tidak, lebih baik menghilangkan kata “tempat angker” menjadi tempat wisata menyenangkan.. banyak tempat yang bagus dan indah loh ternyata dicianjur.. kabut dan suana alami pedesaannya yang bikin orang mau bela belain jauh jauh ke cianjur untuk refreshing

  48. Tanjakannya bisa jadi wow gitu ya. Jadi inget loh jalanan semacam ini di Amrik, yang kedua sisinya terdiri dari bongkahan salju yang sengaja dibelah. Jadi mobil2 lewat di tengahnya gitu. Sama ngerinya juga kaaan… Aku pernah lihat di beberapa kartu pos yang kudapat dari teman2 di sana.

  49. Setuju teh tempat angker jadi medan tersendiri buat sebagian orang.. penasaran sudah tentu.. apalagi generasi milenial ya teh, ras ingin tahunya besar banget apalagi yang suka travelling, suka foto selfie dan share di media sosial.. bisa jadi konten tersendiri nih

  50. Masyaallah bagus ya. Waktu jaman single dulu, pasti langsung meluncur nih Paling suka tempar2 seperti ini.

  51. Yang warna hijau dibelakang foto itu kayak jaring penahan longsor. Bener ga sih? Tapi jadi keren tanjakannya

  52. MasyaAllah teh bagus bnaget yah, bener – bener lokasi buat liburan nih. Harus planning liburan kesini nih.

    • indah sekali pemandangan yg terbentuk secara proses alamiah yaa.. pegunungan, curug, laut.. benar2 daerah Jawa Barat bagian selatan menawarkan eksotisme yg sungguh memukau.. Glamping LakeSlide dan Phinisi Restonya juga cantik banget..

  53. Wow.. keren nih, Mbak. Dari sesuatu yang dianggap angker, kini jadi tempat yang menarik. Jadi bisa mengubah minset selama ini ya, Mbak. Dan ini patut dicontoh. Soalnha saya yakin, banyak tempat seperti ini. Dianggap angker, namun sebenarnya indah. Hanya belum diubah minsetnya.

  54. Wah seru banget traveling kesini, terhitung nggak jauh juga dari Jakarta ya, pingin deh bisa kesini suatu saat, udah dapat referensi begini jadi lebih enak perjalanannya..

  55. Wah ternyata banyak banget ya tempat wisata disana. Aku udah pernah ke glamping dan asyik banget. Tp ke tempat lainnya sih belum pernah. Kapan2 mau travelling ke sana

  56. Belum pernah kesana, bener juga ya klo moment liburan seperti hari raya biasanya dijadikan kesempatan untuk berpoto sekalian lewat atau sengaja datang ketempat yang katanya dibilang angker. Tapi indah juga ya pemandangannya.

Speak Your Mind

*